<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wan-Bissaka Siap Hadapi Tekanan Besar dari Pendukung Man United</title><description>Wan-Bissaka tak takut dengan tekanan besar dari para pendukung Man United.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/07/15/45/2079234/wan-bissaka-siap-hadapi-tekanan-besar-dari-pendukung-man-united</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/07/15/45/2079234/wan-bissaka-siap-hadapi-tekanan-besar-dari-pendukung-man-united"/><item><title>Wan-Bissaka Siap Hadapi Tekanan Besar dari Pendukung Man United</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/07/15/45/2079234/wan-bissaka-siap-hadapi-tekanan-besar-dari-pendukung-man-united</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/07/15/45/2079234/wan-bissaka-siap-hadapi-tekanan-besar-dari-pendukung-man-united</guid><pubDate>Senin 15 Juli 2019 19:25 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/15/45/2079234/wan-bissaka-siap-hadapi-tekanan-besar-dari-pendukung-man-united-ENxBrkH2i8.png" expression="full" type="image/jpeg">Aaron Wan-Bissaka (Foto: Twitter Man United)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/15/45/2079234/wan-bissaka-siap-hadapi-tekanan-besar-dari-pendukung-man-united-ENxBrkH2i8.png</image><title>Aaron Wan-Bissaka (Foto: Twitter Man United)</title></images><description>PERTH &amp;ndash; Aaron Wan-Bissaka menyadari betul bahwa penggemar klub anyarnya, Manchester United, merupakan penggemar yang selalu memiliki tuntutan besar terhadap para pemain. Meski begitu, Wan-Bissa mengaku sudah siap menghadapi besarnya tekanan yang diberikan para penggemar Man United kepadanya.
Sebagaimana diketahui, saga transfer Wan-Bissaka menuju Man United memang telah berakhir beberapa hari lalu. Ya, Wan-Bissaka akhirnya resmi diboyong oleh manajemen Man United di jendela transfer musim panas 2019.

Pihak Man United sendiri harus membayar mahar besar untuk menebus Wan-Bissaka dari Crystal Palace. Ya, Man United disebut-sebut harus mengeluarkan uang sebesar 55 juta euro atau sekira Rp875 miliar untuk mendapatkan servis Wan-Bissaka.
Baca Juga: Berdasarkan Studi, Peringkat Man United di Bawah Real Sociedad
Keputusan Man United merekrut Wan-Bissaka dengan nilai transfer yang teramat tinggi memang menuai kontroversi. Terlebih banyak yang masih menaruh keraguan terhadap kualitas yang dimiliki oleh fullback kanan berusia 21 tahun tersebut.Selain itu, Wan-Bissaka juga diprediksi takkan mampu tahan menghadapi  para penggemar Man United yang dikenal selalu menuntut performa terbaik  dari klub kesayangannya di setiap laga. Namun, Wan-Bissaka mengaku  dirinya sudah siap menjalani segala situasi bersama Man United.
&amp;ldquo;Saya berusaha tidak fokus pada hal itu (ekspektasi pendukung Man  United). Bagi saya, ini hanyalah soal berkembang sebagai pemain dan  kemampuan saya untuk membantu tim terus melaju,&amp;rdquo; ucap Wan-Bissaka,  seperti disadur dari Daily Mail, Senin (15/7/2019).

&amp;ldquo;Saya sudah menduga tekanan besar itu ketika tiba di sini. MU adalah  klub besar. Saya tidak akan berada di sini jika tidak dibantu Crystal  Palace, jadi sorotan itu akan selalu ada. Saya hanya perlu memainkan  permainan saya dan mengabaikan hal-hal itu,&amp;rdquo; sambung pemain asal Inggris  itu.
Baca Juga: Leekens: Sudah saatnya bagi Lukaku Tinggalkan Man United!
&amp;ldquo;Saya ingin membawa perkembangan saya ke level berikutnya dan tim  inilah yang saya harapkan bisa membantu saya melakukan itu. Gaya  bermainnya, cara kerja mereka, intensitasnya dan itu semua bakal  mengembangkan saya sebagai pemain. Saya selalu ingin didorong mencapai  potensi terbaik saya,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>PERTH &amp;ndash; Aaron Wan-Bissaka menyadari betul bahwa penggemar klub anyarnya, Manchester United, merupakan penggemar yang selalu memiliki tuntutan besar terhadap para pemain. Meski begitu, Wan-Bissa mengaku sudah siap menghadapi besarnya tekanan yang diberikan para penggemar Man United kepadanya.
Sebagaimana diketahui, saga transfer Wan-Bissaka menuju Man United memang telah berakhir beberapa hari lalu. Ya, Wan-Bissaka akhirnya resmi diboyong oleh manajemen Man United di jendela transfer musim panas 2019.

Pihak Man United sendiri harus membayar mahar besar untuk menebus Wan-Bissaka dari Crystal Palace. Ya, Man United disebut-sebut harus mengeluarkan uang sebesar 55 juta euro atau sekira Rp875 miliar untuk mendapatkan servis Wan-Bissaka.
Baca Juga: Berdasarkan Studi, Peringkat Man United di Bawah Real Sociedad
Keputusan Man United merekrut Wan-Bissaka dengan nilai transfer yang teramat tinggi memang menuai kontroversi. Terlebih banyak yang masih menaruh keraguan terhadap kualitas yang dimiliki oleh fullback kanan berusia 21 tahun tersebut.Selain itu, Wan-Bissaka juga diprediksi takkan mampu tahan menghadapi  para penggemar Man United yang dikenal selalu menuntut performa terbaik  dari klub kesayangannya di setiap laga. Namun, Wan-Bissaka mengaku  dirinya sudah siap menjalani segala situasi bersama Man United.
&amp;ldquo;Saya berusaha tidak fokus pada hal itu (ekspektasi pendukung Man  United). Bagi saya, ini hanyalah soal berkembang sebagai pemain dan  kemampuan saya untuk membantu tim terus melaju,&amp;rdquo; ucap Wan-Bissaka,  seperti disadur dari Daily Mail, Senin (15/7/2019).

&amp;ldquo;Saya sudah menduga tekanan besar itu ketika tiba di sini. MU adalah  klub besar. Saya tidak akan berada di sini jika tidak dibantu Crystal  Palace, jadi sorotan itu akan selalu ada. Saya hanya perlu memainkan  permainan saya dan mengabaikan hal-hal itu,&amp;rdquo; sambung pemain asal Inggris  itu.
Baca Juga: Leekens: Sudah saatnya bagi Lukaku Tinggalkan Man United!
&amp;ldquo;Saya ingin membawa perkembangan saya ke level berikutnya dan tim  inilah yang saya harapkan bisa membantu saya melakukan itu. Gaya  bermainnya, cara kerja mereka, intensitasnya dan itu semua bakal  mengembangkan saya sebagai pemain. Saya selalu ingin didorong mencapai  potensi terbaik saya,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
