<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penampilan Buruk Lukaku di Man United adalah Kesalahan Solskjaer</title><description>Solskjaer disebut bertanggung jawab terhadap performa minor Lukaku bersama Man United.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/07/15/45/2078962/penampilan-buruk-lukaku-di-man-united-adalah-kesalahan-solskjaer</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/07/15/45/2078962/penampilan-buruk-lukaku-di-man-united-adalah-kesalahan-solskjaer"/><item><title>Penampilan Buruk Lukaku di Man United adalah Kesalahan Solskjaer</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/07/15/45/2078962/penampilan-buruk-lukaku-di-man-united-adalah-kesalahan-solskjaer</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/07/15/45/2078962/penampilan-buruk-lukaku-di-man-united-adalah-kesalahan-solskjaer</guid><pubDate>Senin 15 Juli 2019 11:25 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/15/45/2078962/penampilan-buruk-lukaku-di-man-united-adalah-kesalahan-solskjaer-6b0EqKbbhE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Romelu Lukaku dan Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Facebook Manchester United)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/15/45/2078962/penampilan-buruk-lukaku-di-man-united-adalah-kesalahan-solskjaer-6b0EqKbbhE.jpg</image><title>Romelu Lukaku dan Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Facebook Manchester United)</title></images><description>BRUSSEL &amp;ndash; Mantan juru taktik tim nasional (Timnas) Belgia, Georges Leekens, coba mengomentari performa Romelu Lukaku bersama Manchester United di sepanjang musim 2018-2019. Leekens menilai penurunan performa Lukaku merupakan murni kesalahan dari manajernya, Ole Gunnar Solskjaer.
Sebagaimana diketahui, Lukaku sendiri resmi bergabung dengan Man United pada jendela transfer musim panas 2017. Manajemen Man United merekrut Lukaku dari Everton dengan mahar mencapai 85 juta euro atau sekira Rp1,48 triliun.

Pada musim perdananya bersama Man United, Lukaku sendiri tampil sangat tajam. Ya, penyerang yang memiliki tinggi badan 190 cm tersebut mampu menyumbangkan 27 gol dari 51 penampilannya berseragam Setan Merah &amp;ndash;julukan Man United.
Baca Juga: Masa Depan Pogba Tak Lagi Bersama Man United?
Akan tetapi pada musim 2018-2019, catatan gol Lukaku mengalami penurunan drastis. Lukaku hanya mampu mencatatkan namanya di papan skor sebanyak 15 kali dari 45 penampilan. Situasi Lukaku di Man United semakin sulit ketika posisi Jose Mourinho sebagai manajer digantikan oleh Solskjaer.Ya, Solskjaer lebih memilih memasukan nama Marcus Rashford sebagai  ujung tombak Man United. Sementara Lukaku lebih banyak menghabiskan  waktu di bangku cadangan. Fakta itulah yang membuat Leekens kesal pada  Solskjaer, dan menyebut pria asal Norwegia tersebut bertanggung jawab  atas performa minor Lukaku bersama Man United di sisa musim lalu.

&amp;ldquo;Dia (Lukaku) adalah pemain fantastis, tapi pergantian pelatih di  Manchester tidak berhasil untuknya. Dia terlihat lepas ketika bermain  untuk (Timnas) Belgia dan bisa dilihat dari cara dia bermain dan  mencetak gol dalam laga kualifikasi terakhir melawan Kazakhstan dan  Skotlandia,&amp;rdquo; ucap Leekens, seperti disadur dari The Sun, Senin (15/7/2019).
Bac Juga: Hengkang ke Man United, Wan-Bissaka Akui Dinasihati Zaha
&amp;ldquo;Dia butuh kepercayaan diri, dia butuh merasa diinginkan. Ketika Anda  ragu untuk memilihnya, dia merasakannya dan tidak melupakannya. Momen  ketika dia merasa ada keraguan tentang dirinya, dia tidak akan ragu  untuk melakukan apa yang menurutnya terbaik,&amp;rdquo; tuntasnya.</description><content:encoded>BRUSSEL &amp;ndash; Mantan juru taktik tim nasional (Timnas) Belgia, Georges Leekens, coba mengomentari performa Romelu Lukaku bersama Manchester United di sepanjang musim 2018-2019. Leekens menilai penurunan performa Lukaku merupakan murni kesalahan dari manajernya, Ole Gunnar Solskjaer.
Sebagaimana diketahui, Lukaku sendiri resmi bergabung dengan Man United pada jendela transfer musim panas 2017. Manajemen Man United merekrut Lukaku dari Everton dengan mahar mencapai 85 juta euro atau sekira Rp1,48 triliun.

Pada musim perdananya bersama Man United, Lukaku sendiri tampil sangat tajam. Ya, penyerang yang memiliki tinggi badan 190 cm tersebut mampu menyumbangkan 27 gol dari 51 penampilannya berseragam Setan Merah &amp;ndash;julukan Man United.
Baca Juga: Masa Depan Pogba Tak Lagi Bersama Man United?
Akan tetapi pada musim 2018-2019, catatan gol Lukaku mengalami penurunan drastis. Lukaku hanya mampu mencatatkan namanya di papan skor sebanyak 15 kali dari 45 penampilan. Situasi Lukaku di Man United semakin sulit ketika posisi Jose Mourinho sebagai manajer digantikan oleh Solskjaer.Ya, Solskjaer lebih memilih memasukan nama Marcus Rashford sebagai  ujung tombak Man United. Sementara Lukaku lebih banyak menghabiskan  waktu di bangku cadangan. Fakta itulah yang membuat Leekens kesal pada  Solskjaer, dan menyebut pria asal Norwegia tersebut bertanggung jawab  atas performa minor Lukaku bersama Man United di sisa musim lalu.

&amp;ldquo;Dia (Lukaku) adalah pemain fantastis, tapi pergantian pelatih di  Manchester tidak berhasil untuknya. Dia terlihat lepas ketika bermain  untuk (Timnas) Belgia dan bisa dilihat dari cara dia bermain dan  mencetak gol dalam laga kualifikasi terakhir melawan Kazakhstan dan  Skotlandia,&amp;rdquo; ucap Leekens, seperti disadur dari The Sun, Senin (15/7/2019).
Bac Juga: Hengkang ke Man United, Wan-Bissaka Akui Dinasihati Zaha
&amp;ldquo;Dia butuh kepercayaan diri, dia butuh merasa diinginkan. Ketika Anda  ragu untuk memilihnya, dia merasakannya dan tidak melupakannya. Momen  ketika dia merasa ada keraguan tentang dirinya, dia tidak akan ragu  untuk melakukan apa yang menurutnya terbaik,&amp;rdquo; tuntasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
