<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Alasan Timnas Brasil Akan Juara Copa America 2019</title><description>Berikut ini adalah tiga faktor yang membuat Timnas Brasil bisa menjuarai Copa America 2019.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/07/05/51/2075199/3-alasan-timnas-brasil-akan-juara-copa-america-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/07/05/51/2075199/3-alasan-timnas-brasil-akan-juara-copa-america-2019"/><item><title>3 Alasan Timnas Brasil Akan Juara Copa America 2019</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/07/05/51/2075199/3-alasan-timnas-brasil-akan-juara-copa-america-2019</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/07/05/51/2075199/3-alasan-timnas-brasil-akan-juara-copa-america-2019</guid><pubDate>Jum'at 05 Juli 2019 19:29 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/07/05/51/2075199/3-alasan-timnas-brasil-akan-juara-copa-america-2019-cQAiO8ZOpG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Brasil melakukan selebrasi (Foto: Media Timnas Brasil)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/07/05/51/2075199/3-alasan-timnas-brasil-akan-juara-copa-america-2019-cQAiO8ZOpG.jpg</image><title>Timnas Brasil melakukan selebrasi (Foto: Media Timnas Brasil)</title></images><description>TIMNAS Brasil berhasil melangkah ke partai final Copa America 2019 usai mengalahkan Argentina di semifinal dengan skor 2-0. Ini merupakan pertama kalinya bagi Brasil melenggang ke partai puncak sejak terakhir kali terjadi pada 2007.
Di partai final kali ini, Brasil akan menghadapi Timnas Peru, negara yang telah dua kali menjuarai Copa America. Melihat calon lawannya tersebut, Brasil tentunya diunggulkan untuk bisa menjadi juara. Terlebih lagi dengan status mereka sebagai tuan rumah. Berikut ini adalah tiga faktor yang membuat Timnas Brasil bisa menjuarai Copa America 2019.
3. Performa Alisson Becker

Alisson Becker merupakan salah satu penjaga gawang terbaik di dunia saat ini. Penjaga gawang asal Brasil itu telah menjalani musim terbaiknya pada 2018-2019 kala mengantarkan klubnya, Liverpool, menjadi juara Liga Champions. Tidak hanya itu, Alisson pun dianugerahi penghargaan Golden Gloves atas penampilan apiknya di ajang Liga Inggris dan Liga Champions.
Performa gemilang Alisson itu pun berlanjut bersama Timnas Brasil. Bagaimana tidak, pasalnya sepanjang turnamen Copa America 2019 bergulir, Alisson belum pernah sekalipun mengalami kebobolan. Tak ayal, kondisi tersebut membuat Brasil akhirnya lebih diunggulkan untuk bisa mengangkat trofi Copa America 2019 karena gawang mereka telah dijaga oleh sosok yang tepat.
2. Pertahanan yang Solid

Sebelum gelaran Copa America 2019 dimulai, Timnas Brasil sempat  mendapat kritik karena lini pertahanan mereka dinilai sudah terlalu tua.  Tercatat, nama-nama seperti Dani Alves, Felipe Luis, dan Thiago Silva  adalah para pemain yang sudah berusia di atas 30 tahun.
Kendati demikian, pada kenyataannya para pemain tersebut justru  membuat Brasil menjadi tim yang tak pernah mengalami kebobolan sejauh  ini. Selain itu, lini pertahanan Brasil juga kerap membantu penyerang  untuk bisa mencetak gol, seperti apa yang dilakukan oleh Dani Alves.  Meski sudah berusi 36 tahun, namun Alves tak terlihat melambat dan masih  menjadi ancaman bagi pertahanan lawan.
1. Kebangkitan di Bawah Tite

Setelah mengalami kejayaan sekitar dua dekade lalu, sepakbola Brasil   bisa dibilang mencapai titik terendahnya kala mereka gagal lolos dari   fase grup dalam gelaran Copa America 2016. Setelah turnamen tersebut,   Federasi Sepakbola Brasil pun menunjuk Tite untuk mengambil alih tim.
Di bawah arahan Tite, Brasil terbukti mampu bangkit kembali.   Tercatat, dalam 42 pertandingan yang telah dijalani Tim Samba bersama   Tite, mereka baru dua kali mengalami kekalahan. Kehadiran Tite juga   membuat lini pertahanan Brasil sulit ditembus, dengan menggunakan skema   empat bek dan Casemiro di depannya. Kondisi tersebut membuat para   penyerang Brasil bisa bergerak bebas membombardir pertahanan lawan.
</description><content:encoded>TIMNAS Brasil berhasil melangkah ke partai final Copa America 2019 usai mengalahkan Argentina di semifinal dengan skor 2-0. Ini merupakan pertama kalinya bagi Brasil melenggang ke partai puncak sejak terakhir kali terjadi pada 2007.
Di partai final kali ini, Brasil akan menghadapi Timnas Peru, negara yang telah dua kali menjuarai Copa America. Melihat calon lawannya tersebut, Brasil tentunya diunggulkan untuk bisa menjadi juara. Terlebih lagi dengan status mereka sebagai tuan rumah. Berikut ini adalah tiga faktor yang membuat Timnas Brasil bisa menjuarai Copa America 2019.
3. Performa Alisson Becker

Alisson Becker merupakan salah satu penjaga gawang terbaik di dunia saat ini. Penjaga gawang asal Brasil itu telah menjalani musim terbaiknya pada 2018-2019 kala mengantarkan klubnya, Liverpool, menjadi juara Liga Champions. Tidak hanya itu, Alisson pun dianugerahi penghargaan Golden Gloves atas penampilan apiknya di ajang Liga Inggris dan Liga Champions.
Performa gemilang Alisson itu pun berlanjut bersama Timnas Brasil. Bagaimana tidak, pasalnya sepanjang turnamen Copa America 2019 bergulir, Alisson belum pernah sekalipun mengalami kebobolan. Tak ayal, kondisi tersebut membuat Brasil akhirnya lebih diunggulkan untuk bisa mengangkat trofi Copa America 2019 karena gawang mereka telah dijaga oleh sosok yang tepat.
2. Pertahanan yang Solid

Sebelum gelaran Copa America 2019 dimulai, Timnas Brasil sempat  mendapat kritik karena lini pertahanan mereka dinilai sudah terlalu tua.  Tercatat, nama-nama seperti Dani Alves, Felipe Luis, dan Thiago Silva  adalah para pemain yang sudah berusia di atas 30 tahun.
Kendati demikian, pada kenyataannya para pemain tersebut justru  membuat Brasil menjadi tim yang tak pernah mengalami kebobolan sejauh  ini. Selain itu, lini pertahanan Brasil juga kerap membantu penyerang  untuk bisa mencetak gol, seperti apa yang dilakukan oleh Dani Alves.  Meski sudah berusi 36 tahun, namun Alves tak terlihat melambat dan masih  menjadi ancaman bagi pertahanan lawan.
1. Kebangkitan di Bawah Tite

Setelah mengalami kejayaan sekitar dua dekade lalu, sepakbola Brasil   bisa dibilang mencapai titik terendahnya kala mereka gagal lolos dari   fase grup dalam gelaran Copa America 2016. Setelah turnamen tersebut,   Federasi Sepakbola Brasil pun menunjuk Tite untuk mengambil alih tim.
Di bawah arahan Tite, Brasil terbukti mampu bangkit kembali.   Tercatat, dalam 42 pertandingan yang telah dijalani Tim Samba bersama   Tite, mereka baru dua kali mengalami kekalahan. Kehadiran Tite juga   membuat lini pertahanan Brasil sulit ditembus, dengan menggunakan skema   empat bek dan Casemiro di depannya. Kondisi tersebut membuat para   penyerang Brasil bisa bergerak bebas membombardir pertahanan lawan.
</content:encoded></item></channel></rss>
