<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tekanan Publik Bikin Timnas Argentina seperti Sedang Perang</title><description>Lionel Scaloni menilai tekanan yang diberikan publik kepada Timnas Argentina sangat besar.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/24/51/2070239/tekanan-publik-bikin-timnas-argentina-seperti-sedang-perang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/06/24/51/2070239/tekanan-publik-bikin-timnas-argentina-seperti-sedang-perang"/><item><title>Tekanan Publik Bikin Timnas Argentina seperti Sedang Perang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/24/51/2070239/tekanan-publik-bikin-timnas-argentina-seperti-sedang-perang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/06/24/51/2070239/tekanan-publik-bikin-timnas-argentina-seperti-sedang-perang</guid><pubDate>Senin 24 Juni 2019 15:57 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/24/51/2070239/tekanan-publik-bikin-timnas-argentina-seperti-sedang-perang-u0d51sZf0W.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Argentina vs Qatar (Foto: Media Timnas Argentina)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/24/51/2070239/tekanan-publik-bikin-timnas-argentina-seperti-sedang-perang-u0d51sZf0W.jpg</image><title>Timnas Argentina vs Qatar (Foto: Media Timnas Argentina)</title></images><description>PORT ALEGRE &amp;ndash; Meski berhail lolos ke babak perempatfinal Copa America 2019, namun performa Timnas Argentina di sepanjang turnamen tersebut bisa dibilang tidak memuaskan. Tak ayal, kondisi tersebut membuat tim berjuluk Albiceleste itu mendapat banyak tekanan.
Argentina sejatinya adalah salah satu tim unggulan di Copa America 2019. Sebab, Argentina memiliki materi pemain top dunia, dengan kehadiran Lionel Messi, Paulo Dybala, dan Sergio Aguero. Kendati begitu, pada dua laga perdana di babak penyisihan Grup B, Argentina justru gagal mendapat kemenangan.
(Baca juga: Messi dan Aguero Tak Bisa Lakukan Kerja Sama)

Pada laga perdana melawan Kolombia, Argentina takluk 0-2. Sedangkan di laga kedua menghadapi Paraguay, mereka hanya bisa bermain imbang 1-1. Barulah di pertandingan terakhir melawan Qatar, mereka menang dengan skor 2-0.
Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, tidak memungkiri kalau tekanan yang didapat timnya membuat mereka berada pada situasi seperti sedang berperang. Pasalnya, Timnas Argentina dituntut untuk bisa meraih kemenangan jika tidak ingin mendapat kritik dan hujatan dari publik.&amp;ldquo;Saya tidak pernah memikirkan diri saya sendiri. Saya selalu berpikir  tentang tim nasional. Saya ingin pesannya berbeda, seimbang di akhir  turnamen. Segala sesuatu di sekitar tim nasional harus lebih seimbang,&amp;rdquo;  ujar Scaloni, menyadur dari Goal, Senin (24/6/2019).

&amp;ldquo;Kadang-kadang, orang-orang ini (para pemain) pergi bermain sepakbola  dan terlihat seperti sedang berperang. Dengan tekanan pada mereka,  terkadang itu menjadi sulit untuk dimainkan. Pesannya seharusnya adalah  saat bermain di Copa America kita semua berada di sisi yang sama,&quot;  lanjut Scaloni.</description><content:encoded>PORT ALEGRE &amp;ndash; Meski berhail lolos ke babak perempatfinal Copa America 2019, namun performa Timnas Argentina di sepanjang turnamen tersebut bisa dibilang tidak memuaskan. Tak ayal, kondisi tersebut membuat tim berjuluk Albiceleste itu mendapat banyak tekanan.
Argentina sejatinya adalah salah satu tim unggulan di Copa America 2019. Sebab, Argentina memiliki materi pemain top dunia, dengan kehadiran Lionel Messi, Paulo Dybala, dan Sergio Aguero. Kendati begitu, pada dua laga perdana di babak penyisihan Grup B, Argentina justru gagal mendapat kemenangan.
(Baca juga: Messi dan Aguero Tak Bisa Lakukan Kerja Sama)

Pada laga perdana melawan Kolombia, Argentina takluk 0-2. Sedangkan di laga kedua menghadapi Paraguay, mereka hanya bisa bermain imbang 1-1. Barulah di pertandingan terakhir melawan Qatar, mereka menang dengan skor 2-0.
Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, tidak memungkiri kalau tekanan yang didapat timnya membuat mereka berada pada situasi seperti sedang berperang. Pasalnya, Timnas Argentina dituntut untuk bisa meraih kemenangan jika tidak ingin mendapat kritik dan hujatan dari publik.&amp;ldquo;Saya tidak pernah memikirkan diri saya sendiri. Saya selalu berpikir  tentang tim nasional. Saya ingin pesannya berbeda, seimbang di akhir  turnamen. Segala sesuatu di sekitar tim nasional harus lebih seimbang,&amp;rdquo;  ujar Scaloni, menyadur dari Goal, Senin (24/6/2019).

&amp;ldquo;Kadang-kadang, orang-orang ini (para pemain) pergi bermain sepakbola  dan terlihat seperti sedang berperang. Dengan tekanan pada mereka,  terkadang itu menjadi sulit untuk dimainkan. Pesannya seharusnya adalah  saat bermain di Copa America kita semua berada di sisi yang sama,&quot;  lanjut Scaloni.</content:encoded></item></channel></rss>
