<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Pemain Terbaik Italia Sepanjang Sejarah</title><description>Berikut ini adalah lima pemain terbaik Italia sepanjang sejarah.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/24/47/2070364/5-pemain-terbaik-italia-sepanjang-sejarah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/06/24/47/2070364/5-pemain-terbaik-italia-sepanjang-sejarah"/><item><title>5 Pemain Terbaik Italia Sepanjang Sejarah</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/24/47/2070364/5-pemain-terbaik-italia-sepanjang-sejarah</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/06/24/47/2070364/5-pemain-terbaik-italia-sepanjang-sejarah</guid><pubDate>Senin 24 Juni 2019 19:47 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/24/47/2070364/5-pemain-terbaik-italia-sepanjang-sejarah-SdwiO5TGXT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Legenda AC Milan, Paolo Maldini (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/24/47/2070364/5-pemain-terbaik-italia-sepanjang-sejarah-SdwiO5TGXT.jpg</image><title>Legenda AC Milan, Paolo Maldini (Foto: AFP)</title></images><description>ITALIA merupakan salah satu negara sepakbola terbaik di dunia. Meski dalam satu dekade terakhir performa Timnas Italia dan kualitas liga mereka sedang melorot, namun pada medio 90-an Italia merupakan kiblat persepakbolaan dunia.
Ketangguhan Timnas Italia sebenarnya telah terbukti dengan empat gelar juara Piala Dunia dan satu Piala Eropa yang mereka raih. Keberhasilan Italia tersebut tentunya tak lepas dari kontribusi para pemain hebat yang ikut ambil bagian di dalamnya. Berikut ini adalah lima pemain terbaik Italia sepanjang sejarah.
5. Gianluigi Buffon

Tak ada yang membantah bahwa pada masanya Gianluigi Buffon merupakan penjaga gawang terbaik di dunia. Bahkan, eksistensi Buffon sebagai penjaga gawang terbaik telah dibuktikannya sejak ia masih muda hingga usianya mendekati 40 tahun.
Buffon juga memegang rekor sebagai penjaga gawang termahal di dunia saat dibeli Juventus dari AC Parma pada musim panas 2001 dengan harga 52,88 juta euro. Rekor tersebut baru bisa dipatahkan musim panas lalu kala Chelsea menebus Kepa Arrizabalaga dari Athletic Bilbao dengan mahar 72 juta pounds.
Sebagai seorang pemain, Buffon telah memenangkan berbagai gelar juara, dari mulai kompetisi domestik Liga Italia hingga gelar juara Piala Dunia. Hanya trofi Liga Champions saja gelar juara bergengsi yang belum bisa didapat Buffon.
4. Paolo Maldini

Dalam dunia sepakbola, Paolo Maldini erat dikaitkan sebagai simbol  kesetiaan. Pasalnya, selama berkarier sebagai seorang pesepakbola,  Maldini hanya membela satu klub saja, yakni AC Milan. Kendati demikian,  bersama Milan, Maldini telah banyak meraih gelar juara.
Dari total tujuh gelar Liga Champions yang dimiliki Milan, lima di  antaranya mereka raih saat bersama Maldini. Selain itu, kombinasi mereka  juga menghasilkan gelar juara Liga Italia, Coppa Italia, Piala Super  Eropa, hingga juara Piala Dunia Klub. Sebagai seorang bek, Maldini  dikenal solid dalam menggalang pertahanan, yang mana menjadikannya  sebagai salah satu bek terbaik sepanjang sejarah sepakbola.
3. Franco Baresi

Selain Paolo Maldini, AC Milan juga memiliki legenda lainnya yang   menjadi simbol tim, yakni Franco Baresi. Kedua pemain tersebut sejatinya   adalah duet pertahanan yang tangguh kala mereka bermain bersama pada   medio 90-an.
Bersama Milan, Baresi telah memenangkan tiga gelar juara Liga   Champions dan enam trofi Liga Italia. Berbeda dengan Maldini yang tak   bisa merasakan manisnya gelar juara Piala Dunia, Baresi berhasil membawa   Gli Azzurri memenangkan turnamen tersebut pada 1982. Sebagai seorang   bek, Baresi dikenal sebagai pemain bertahan paling bersih sepanjang   sejarah karena ia sangat sedikit membuat pelanggaran.
2. Roberto Baggio

Italia merupakan negara yang terkenal menghasilkan para pemain    bertahan dan penjaga gawang top dunia. Kendati demikian, bukan berarti    sektor gelandang dan lini serang mereka kalah dari negara lain. Roberto    Baggio adalah contoh nyata betapa berbahayanya permainan menyerang  yang   dimiliki Italia.
Meski berposisi sebagai gelandang serang, namun Baggio juga bisa    ditempakan sebagai second striker. Pasalnya, meski kerap mengemban tugas    sebagai playmaker, namun Baggio juga tak jarang membobol gawang  lawan.   Pada 1993 Baggio mendapat penghargaan trofi Ballon d&amp;rsquo;Or.

1. Gianni Rivera

Gianni Rivera merupakan sosok yang disebut-sebut sebagai pesepakbola     Italia terbaik sepanjang sejarah. Aktif bermain sejak medio  1958-1979,    Rivera dinilai telah menginspirasi para pesepakbola Italia  di  generasi   berikutnya.
Sepanjang kariernya sebagai pesepakbola, Rivera telah memenangkan dua     gelar juara Liga Champions, tiga trofi Liga Italia, dan lima Piala     Super Italia. Kesemuanya itu ia raih bersama satu klub saja, AC Milan.     Sedangkan di level tim nasional, ia mengantarkan Gli Azzurri  menjuarai    Piala Eropa 1968.</description><content:encoded>ITALIA merupakan salah satu negara sepakbola terbaik di dunia. Meski dalam satu dekade terakhir performa Timnas Italia dan kualitas liga mereka sedang melorot, namun pada medio 90-an Italia merupakan kiblat persepakbolaan dunia.
Ketangguhan Timnas Italia sebenarnya telah terbukti dengan empat gelar juara Piala Dunia dan satu Piala Eropa yang mereka raih. Keberhasilan Italia tersebut tentunya tak lepas dari kontribusi para pemain hebat yang ikut ambil bagian di dalamnya. Berikut ini adalah lima pemain terbaik Italia sepanjang sejarah.
5. Gianluigi Buffon

Tak ada yang membantah bahwa pada masanya Gianluigi Buffon merupakan penjaga gawang terbaik di dunia. Bahkan, eksistensi Buffon sebagai penjaga gawang terbaik telah dibuktikannya sejak ia masih muda hingga usianya mendekati 40 tahun.
Buffon juga memegang rekor sebagai penjaga gawang termahal di dunia saat dibeli Juventus dari AC Parma pada musim panas 2001 dengan harga 52,88 juta euro. Rekor tersebut baru bisa dipatahkan musim panas lalu kala Chelsea menebus Kepa Arrizabalaga dari Athletic Bilbao dengan mahar 72 juta pounds.
Sebagai seorang pemain, Buffon telah memenangkan berbagai gelar juara, dari mulai kompetisi domestik Liga Italia hingga gelar juara Piala Dunia. Hanya trofi Liga Champions saja gelar juara bergengsi yang belum bisa didapat Buffon.
4. Paolo Maldini

Dalam dunia sepakbola, Paolo Maldini erat dikaitkan sebagai simbol  kesetiaan. Pasalnya, selama berkarier sebagai seorang pesepakbola,  Maldini hanya membela satu klub saja, yakni AC Milan. Kendati demikian,  bersama Milan, Maldini telah banyak meraih gelar juara.
Dari total tujuh gelar Liga Champions yang dimiliki Milan, lima di  antaranya mereka raih saat bersama Maldini. Selain itu, kombinasi mereka  juga menghasilkan gelar juara Liga Italia, Coppa Italia, Piala Super  Eropa, hingga juara Piala Dunia Klub. Sebagai seorang bek, Maldini  dikenal solid dalam menggalang pertahanan, yang mana menjadikannya  sebagai salah satu bek terbaik sepanjang sejarah sepakbola.
3. Franco Baresi

Selain Paolo Maldini, AC Milan juga memiliki legenda lainnya yang   menjadi simbol tim, yakni Franco Baresi. Kedua pemain tersebut sejatinya   adalah duet pertahanan yang tangguh kala mereka bermain bersama pada   medio 90-an.
Bersama Milan, Baresi telah memenangkan tiga gelar juara Liga   Champions dan enam trofi Liga Italia. Berbeda dengan Maldini yang tak   bisa merasakan manisnya gelar juara Piala Dunia, Baresi berhasil membawa   Gli Azzurri memenangkan turnamen tersebut pada 1982. Sebagai seorang   bek, Baresi dikenal sebagai pemain bertahan paling bersih sepanjang   sejarah karena ia sangat sedikit membuat pelanggaran.
2. Roberto Baggio

Italia merupakan negara yang terkenal menghasilkan para pemain    bertahan dan penjaga gawang top dunia. Kendati demikian, bukan berarti    sektor gelandang dan lini serang mereka kalah dari negara lain. Roberto    Baggio adalah contoh nyata betapa berbahayanya permainan menyerang  yang   dimiliki Italia.
Meski berposisi sebagai gelandang serang, namun Baggio juga bisa    ditempakan sebagai second striker. Pasalnya, meski kerap mengemban tugas    sebagai playmaker, namun Baggio juga tak jarang membobol gawang  lawan.   Pada 1993 Baggio mendapat penghargaan trofi Ballon d&amp;rsquo;Or.

1. Gianni Rivera

Gianni Rivera merupakan sosok yang disebut-sebut sebagai pesepakbola     Italia terbaik sepanjang sejarah. Aktif bermain sejak medio  1958-1979,    Rivera dinilai telah menginspirasi para pesepakbola Italia  di  generasi   berikutnya.
Sepanjang kariernya sebagai pesepakbola, Rivera telah memenangkan dua     gelar juara Liga Champions, tiga trofi Liga Italia, dan lima Piala     Super Italia. Kesemuanya itu ia raih bersama satu klub saja, AC Milan.     Sedangkan di level tim nasional, ia mengantarkan Gli Azzurri  menjuarai    Piala Eropa 1968.</content:encoded></item></channel></rss>
