<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Gagal Amankan Tempat Ketiga di Piala Asia Futsal U-20</title><description>Timnas Futsal Iran berhasil menempati posisi ketiga di kejuaraan Piala Asia Futsal U-20 2019 setelah mengalahkan Indonesia dengan skor 9-1.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/22/51/2069724/indonesia-gagal-amankan-tempat-ketiga-di-piala-asia-futsal-u-20</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/06/22/51/2069724/indonesia-gagal-amankan-tempat-ketiga-di-piala-asia-futsal-u-20"/><item><title>Indonesia Gagal Amankan Tempat Ketiga di Piala Asia Futsal U-20</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/22/51/2069724/indonesia-gagal-amankan-tempat-ketiga-di-piala-asia-futsal-u-20</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/06/22/51/2069724/indonesia-gagal-amankan-tempat-ketiga-di-piala-asia-futsal-u-20</guid><pubDate>Sabtu 22 Juni 2019 20:21 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/22/51/2069724/indonesia-gagal-amankan-tempat-ketiga-di-piala-asia-futsal-u-20-srgndl2uo3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Futsal Indonesia U-20 (Foto: AFC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/22/51/2069724/indonesia-gagal-amankan-tempat-ketiga-di-piala-asia-futsal-u-20-srgndl2uo3.jpg</image><title>Timnas Futsal Indonesia U-20 (Foto: AFC)</title></images><description>TABRIZ &amp;ndash; Timnas Futsal Iran U-20 berhasil menempati posisi ketiga dalam kejuaraan Piala Asia Futsal U-20 2019 setelah mengalahkan Indonesia dengan skor telak 9-1. Keperkasaan Iran sebenarnya sudah terlihat sejak awal pertandingan, di mana mereka mencetak gol cepat.
Jalannya Pertandingan:
 
Babak Pertama:
Iran tampil menggebrak sejak awal laga. Berstatus sebagai negara dengan permainan futsal terbaik di Asia, Iran tentunya tak ingin dipermalukan. Terlebih lagi, status mereka di turnamen ini adalah sebagai tuan rumah. Bermain menekan sejak awal membuat mereka mampu unggul cepat atas Indonesia.
Tidak tanggung-tanggung, dalam enam menit pertama Iran sudah langsung unggul 3-0 atas Indonesia. Kurang disiplinnya penempatan posisi pemain Indonesia dimanfaatkan oleh Iran untuk melepaskan tendangan-tendangan jarak jauh yang berujung gol.

Kendati demikian, Indonesia bukannya tanpa perlawanan sama sekali. Melalui skema serangan balik Indonesia mencoba untuk bisa mencetak gol. Seperti yang terjadi pada menit kedelapan. Indonesia memperoleh mencetak gol melalui Dewa Rizki yang berdiri bebas. Akan tetapi, sepakannya masih bisa diblok.
Tak lama berselang, justru giliran Iran yang memanfaatkan rapuhnya pertahanan Indonesia untuk mencetak gol keempat mereka di laga ini. Indonesia benar-benar kesulitan meladeni permainan atraktif dari Iran. Kondisi ini membuat Indonesia mencoba melakukan pendekatan baru.
Kendati demikian, hal itu tak berpengaruh banyak bagi Indonesia. Dalam lima menit jelang turun minum, Iran mencetak dua gol tambahan. Tuan rumah kini memimpin dengang skor telak 6-0 di babak pertama. Dengan kondisi ini, Indonesia jelas harus bangkit di babak kedua.Babak Kedua:
Di babak kedua, Indonesia langsung bermain power play sejak awal.  Dengan skema permainan seperti ini, Indonesia tentunya berharap bisa  mencetak gol karena punya peluang yang lebih besar dengan seluruh pemain  tampil menyerang.
Kendati demikian, hal itu jelas tak menjamin kalau Indonesia bisa  menectak gol dengan mudah. Karena, meski sudah bermain power play  sekalipun, para pemain Indonesia tetap kesulitan menembus pertahanan  Iran.
Alih-alih berusaha menipiskan keadaan, Indonesia justru kembali  kebobolan. Di menit ke-24, Iran menambah pundi-pundi gol mereka. Gol  dilesakkan oleh Salar Arghapour melalui eksekusi penalti setelah pemain  Indonesia melakukan pelanggaran. Iran memimpin 7-0.

Tak berhenti sampai di situ, Iran kembali menambah keunggulannya di  menit ke-29. Lamanya transisi pemain Indonesia yang menerapkan power  play dari menyerang ke bertahan, dimanfaatkan oleh pemain Iran untuk  melancarkan serangan balasan. Kali ini Belal Esmaeli dengan mudah  membobol gawang Indonesia yang sudah lowong.
Jelang berakhirnya pertandingan, Indonesia akhirnya bisa membobol  gawang Iran. Adalah Firman Ardiansyah yang menjadi pemecah kebuntuan  bagi Indonesia. Meski begitu, sebelum wasit meniup peluit panjang, Iran  menambah satu gol lagi. Pertandingan pun usai dengan skor 9-1 untuk  kemenangan Iran atas Indonesia.
Susunan Pemain:
 
Indonesia: 1-MUHAMMAD WILDAN (GK), 13-RAMADHAN ZIDANI, 4-SYAIFULLAH, 5-M RIZKI XAVIER, 9-M AFIF RIZKY
Cadangan: 2-AHMAD HABIEBIE (GK), 6-ARI RAMDANI, 7-FIRMAN ARDIANSYAH,  8-ABDUSSALAM, 10-DEWA RIZKI AMANDA, 11-MUHAMMAD SANJAYA, 12-RIZAL  MUSTOFHA, 14-FILIPPO INZAGHI, 3-M AGUNG PANDEGA
Iran: 1-FARHAD EBRAHIMI (GK), 6-ERFAN IJIHOSSEINZADEH, 10-SALAR AGHAPOUR, 11-REZA GHANBARI, 13-MASOUD YOUSEF
Cadangan: 2-MOHAMMAD ALI NIKNAM, 3-MATIN MOHAMMADI, 4-SAJJAD SARBAZ,  5-EHSAN SOLEIMANI, 7-HASHEM SAJJADIAN, 9-ALI AKRAMI, 12- MAHDI  DEHGHANNEZHAD, 14-BELAL ESMAEILI</description><content:encoded>TABRIZ &amp;ndash; Timnas Futsal Iran U-20 berhasil menempati posisi ketiga dalam kejuaraan Piala Asia Futsal U-20 2019 setelah mengalahkan Indonesia dengan skor telak 9-1. Keperkasaan Iran sebenarnya sudah terlihat sejak awal pertandingan, di mana mereka mencetak gol cepat.
Jalannya Pertandingan:
 
Babak Pertama:
Iran tampil menggebrak sejak awal laga. Berstatus sebagai negara dengan permainan futsal terbaik di Asia, Iran tentunya tak ingin dipermalukan. Terlebih lagi, status mereka di turnamen ini adalah sebagai tuan rumah. Bermain menekan sejak awal membuat mereka mampu unggul cepat atas Indonesia.
Tidak tanggung-tanggung, dalam enam menit pertama Iran sudah langsung unggul 3-0 atas Indonesia. Kurang disiplinnya penempatan posisi pemain Indonesia dimanfaatkan oleh Iran untuk melepaskan tendangan-tendangan jarak jauh yang berujung gol.

Kendati demikian, Indonesia bukannya tanpa perlawanan sama sekali. Melalui skema serangan balik Indonesia mencoba untuk bisa mencetak gol. Seperti yang terjadi pada menit kedelapan. Indonesia memperoleh mencetak gol melalui Dewa Rizki yang berdiri bebas. Akan tetapi, sepakannya masih bisa diblok.
Tak lama berselang, justru giliran Iran yang memanfaatkan rapuhnya pertahanan Indonesia untuk mencetak gol keempat mereka di laga ini. Indonesia benar-benar kesulitan meladeni permainan atraktif dari Iran. Kondisi ini membuat Indonesia mencoba melakukan pendekatan baru.
Kendati demikian, hal itu tak berpengaruh banyak bagi Indonesia. Dalam lima menit jelang turun minum, Iran mencetak dua gol tambahan. Tuan rumah kini memimpin dengang skor telak 6-0 di babak pertama. Dengan kondisi ini, Indonesia jelas harus bangkit di babak kedua.Babak Kedua:
Di babak kedua, Indonesia langsung bermain power play sejak awal.  Dengan skema permainan seperti ini, Indonesia tentunya berharap bisa  mencetak gol karena punya peluang yang lebih besar dengan seluruh pemain  tampil menyerang.
Kendati demikian, hal itu jelas tak menjamin kalau Indonesia bisa  menectak gol dengan mudah. Karena, meski sudah bermain power play  sekalipun, para pemain Indonesia tetap kesulitan menembus pertahanan  Iran.
Alih-alih berusaha menipiskan keadaan, Indonesia justru kembali  kebobolan. Di menit ke-24, Iran menambah pundi-pundi gol mereka. Gol  dilesakkan oleh Salar Arghapour melalui eksekusi penalti setelah pemain  Indonesia melakukan pelanggaran. Iran memimpin 7-0.

Tak berhenti sampai di situ, Iran kembali menambah keunggulannya di  menit ke-29. Lamanya transisi pemain Indonesia yang menerapkan power  play dari menyerang ke bertahan, dimanfaatkan oleh pemain Iran untuk  melancarkan serangan balasan. Kali ini Belal Esmaeli dengan mudah  membobol gawang Indonesia yang sudah lowong.
Jelang berakhirnya pertandingan, Indonesia akhirnya bisa membobol  gawang Iran. Adalah Firman Ardiansyah yang menjadi pemecah kebuntuan  bagi Indonesia. Meski begitu, sebelum wasit meniup peluit panjang, Iran  menambah satu gol lagi. Pertandingan pun usai dengan skor 9-1 untuk  kemenangan Iran atas Indonesia.
Susunan Pemain:
 
Indonesia: 1-MUHAMMAD WILDAN (GK), 13-RAMADHAN ZIDANI, 4-SYAIFULLAH, 5-M RIZKI XAVIER, 9-M AFIF RIZKY
Cadangan: 2-AHMAD HABIEBIE (GK), 6-ARI RAMDANI, 7-FIRMAN ARDIANSYAH,  8-ABDUSSALAM, 10-DEWA RIZKI AMANDA, 11-MUHAMMAD SANJAYA, 12-RIZAL  MUSTOFHA, 14-FILIPPO INZAGHI, 3-M AGUNG PANDEGA
Iran: 1-FARHAD EBRAHIMI (GK), 6-ERFAN IJIHOSSEINZADEH, 10-SALAR AGHAPOUR, 11-REZA GHANBARI, 13-MASOUD YOUSEF
Cadangan: 2-MOHAMMAD ALI NIKNAM, 3-MATIN MOHAMMADI, 4-SAJJAD SARBAZ,  5-EHSAN SOLEIMANI, 7-HASHEM SAJJADIAN, 9-ALI AKRAMI, 12- MAHDI  DEHGHANNEZHAD, 14-BELAL ESMAEILI</content:encoded></item></channel></rss>
