<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Capello Nilai Conte Bukan Pengkhianat meski Tangani Inter</title><description>Keputusan Antonio Conte untuk melatih Inter Milan nyatanya mendapat banyak kritik, yang utamanya datang dari fans Juventus.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/18/47/2067608/capello-nilai-conte-bukan-pengkhianat-meski-tangani-inter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/06/18/47/2067608/capello-nilai-conte-bukan-pengkhianat-meski-tangani-inter"/><item><title>Capello Nilai Conte Bukan Pengkhianat meski Tangani Inter</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/18/47/2067608/capello-nilai-conte-bukan-pengkhianat-meski-tangani-inter</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/06/18/47/2067608/capello-nilai-conte-bukan-pengkhianat-meski-tangani-inter</guid><pubDate>Selasa 18 Juni 2019 02:11 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/18/47/2067608/capello-nilai-conte-bukan-pengkhianat-meski-tangani-inter-h3TiODvxSU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Antonio Conte (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/18/47/2067608/capello-nilai-conte-bukan-pengkhianat-meski-tangani-inter-h3TiODvxSU.jpg</image><title>Antonio Conte (Foto: AFP)</title></images><description>TURIN &amp;ndash; Keputusan Antonio Conte untuk melatih Inter Milan nyatanya mendapat banyak kritik, yang utamanya datang dari fans Juventus. Pasalnya, mereka menganggap Conte telah mengkhianati Juve lantaran kini melatih di klub yang menjadi musuh bebuyutan Bianconeri selama ini.
Sebagaimana diketahui, Juve dan Inter memiliki rivalitas yang panas. Selain memperebutkan status sebagai klub terbaik di Italia, hubungan Juve dan Inter juga diperburuk dengan skandal Calciopoli yang sempat terjadi pada 2006. Kala itu, Juve yang keluar sebagai juara, statusnya sebagai pemenang dicopot dan diberikan kepada Inter.
(Baca juga: Demi Lukaku, Inter Tawarkan Icardi ke Man United)

Sementara itu, Conte adalah sosok yang sudah sangat identik dengan Juve. Kala berstatus sebagai pemain, Conte pernah mengemban jabatan sebagai kapten tim. Sedangkan, saat menjadi pelatih, Conte adalah sosok yang mampu membawa Juve kembali berjaya setelah mengalami keterpurukan gara-gara kasus Calciopoli.
Maka dari itu, ketika Conte didapuk sebagai pelatih Inter, banyak di antara fans Juve yang merasa kecewa. Karena, Conte kini pastinya akan mengusahakan yang terbaik bagi Inter, termasuk mengalahkan Juve dan berusaha melengserkan dominasi Bianconeri di ajang Liga Italia.

Kendati demikian, menurut pantan pelatih Juve, Fabio Capello, apa  yang dilakukan Conte tersebut bukanlah suatu bentuk pengkhianatan.  Pasalnya, Conte hanya mencoba menjadi pelatih sepakbola yang profesional  dan siap menangani klub mana pun.

&amp;ldquo;Saya tahu dia (Conte) telah dikritik karena pindah ke Inter, namun  siapa pun yang mengatakan hal-hal seperti itu harus diabaikan. Pelatih  adalah seorang profesional, meskipun jika sepakbola menjadi sebuah  bisnis, alih-alih bicara tentang hasrat, maka itu adalah masalah,&amp;rdquo; ujar  Capello, mengutip dari Sempre Inter, Selasa (18/6/2019).</description><content:encoded>TURIN &amp;ndash; Keputusan Antonio Conte untuk melatih Inter Milan nyatanya mendapat banyak kritik, yang utamanya datang dari fans Juventus. Pasalnya, mereka menganggap Conte telah mengkhianati Juve lantaran kini melatih di klub yang menjadi musuh bebuyutan Bianconeri selama ini.
Sebagaimana diketahui, Juve dan Inter memiliki rivalitas yang panas. Selain memperebutkan status sebagai klub terbaik di Italia, hubungan Juve dan Inter juga diperburuk dengan skandal Calciopoli yang sempat terjadi pada 2006. Kala itu, Juve yang keluar sebagai juara, statusnya sebagai pemenang dicopot dan diberikan kepada Inter.
(Baca juga: Demi Lukaku, Inter Tawarkan Icardi ke Man United)

Sementara itu, Conte adalah sosok yang sudah sangat identik dengan Juve. Kala berstatus sebagai pemain, Conte pernah mengemban jabatan sebagai kapten tim. Sedangkan, saat menjadi pelatih, Conte adalah sosok yang mampu membawa Juve kembali berjaya setelah mengalami keterpurukan gara-gara kasus Calciopoli.
Maka dari itu, ketika Conte didapuk sebagai pelatih Inter, banyak di antara fans Juve yang merasa kecewa. Karena, Conte kini pastinya akan mengusahakan yang terbaik bagi Inter, termasuk mengalahkan Juve dan berusaha melengserkan dominasi Bianconeri di ajang Liga Italia.

Kendati demikian, menurut pantan pelatih Juve, Fabio Capello, apa  yang dilakukan Conte tersebut bukanlah suatu bentuk pengkhianatan.  Pasalnya, Conte hanya mencoba menjadi pelatih sepakbola yang profesional  dan siap menangani klub mana pun.

&amp;ldquo;Saya tahu dia (Conte) telah dikritik karena pindah ke Inter, namun  siapa pun yang mengatakan hal-hal seperti itu harus diabaikan. Pelatih  adalah seorang profesional, meskipun jika sepakbola menjadi sebuah  bisnis, alih-alih bicara tentang hasrat, maka itu adalah masalah,&amp;rdquo; ujar  Capello, mengutip dari Sempre Inter, Selasa (18/6/2019).</content:encoded></item></channel></rss>
