<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buffon Ungkap Alasan Tinggalkan PSG</title><description>Buffon mengungkapkan alasannya untuk meninggalkan Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas 2019.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/16/51/2067076/buffon-ungkap-alasan-tinggalkan-psg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/06/16/51/2067076/buffon-ungkap-alasan-tinggalkan-psg"/><item><title>Buffon Ungkap Alasan Tinggalkan PSG</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/16/51/2067076/buffon-ungkap-alasan-tinggalkan-psg</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/06/16/51/2067076/buffon-ungkap-alasan-tinggalkan-psg</guid><pubDate>Minggu 16 Juni 2019 19:12 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/16/51/2067076/buffon-ungkap-alasan-tinggalkan-psg-0p035FIr40.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gianluigi Buffon (Foto: Zimbio)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/16/51/2067076/buffon-ungkap-alasan-tinggalkan-psg-0p035FIr40.jpg</image><title>Gianluigi Buffon (Foto: Zimbio)</title></images><description>PARIS &amp;ndash; Legenda kiper asal Italia, Gianluigi Buffon, mengungkapkan alasannya untuk meninggalkan Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas 2019. Ia menjelaskan keputusannya sudah tepat bahwa ia ingin mencari opsi lainnya untuk menjadi kiper utama.
Buffon menolak perpanjangan kontrak dengan PSG setelah satu musim berkarier di Paris. Ia bahkan ditawarkan uang berlimpah agar tetap bertahan di Parc des Princes. Namun, Buffon mengungkapkan bahwa pada musim depan dirinya akan mendapat peran sebagai kiper kedua.
Baca juga Pogba Disarankan Tetap Bertahan di Man United
Pemain yang kini berusia 41 tahun itu menolak untuk mendapatkan peran tersebut. Di usia yang sudah tak muda lagi, ia mengatakan ingin mencari emosi yang membuatnya terpacu untuk terus bersaing.

&amp;ldquo;PSG sudah memberi tahu saya lima bulan lalu bahwa pada akhir musim saya akan diberi peran sebagai penjaga gawang pilihan kedua. Sejak Januari saya punya banyak waktu untuk memikirkannya dan sampai pada kesimpulan itu bukan untuk saya,&amp;rdquo; ungkap Buffon, mengutip dari Football Italia, Minggu (16/6/2019).&amp;ldquo;Jadi saya menyerah pada banyaknya uang dan pilihan untuk kontrak  satu tahun lagi. Permintaan mereka benar-benar sah, dapat dimengerti,  dan tawaran itu menarik. Namun, pada usia 41 tahun, saya memiliki  kebutuhan fisiologis untuk merasakan sensasi,&amp;rdquo; tambahnya.

&amp;ldquo;Emosi diterjemahkan menjadi energy, mimpi, perasaan diri Anda bagia  dari sesuatu. Itu juga pilihan yang tidak akan pernah bertentangan  dengan masa lalu saya di Juventus,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>PARIS &amp;ndash; Legenda kiper asal Italia, Gianluigi Buffon, mengungkapkan alasannya untuk meninggalkan Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas 2019. Ia menjelaskan keputusannya sudah tepat bahwa ia ingin mencari opsi lainnya untuk menjadi kiper utama.
Buffon menolak perpanjangan kontrak dengan PSG setelah satu musim berkarier di Paris. Ia bahkan ditawarkan uang berlimpah agar tetap bertahan di Parc des Princes. Namun, Buffon mengungkapkan bahwa pada musim depan dirinya akan mendapat peran sebagai kiper kedua.
Baca juga Pogba Disarankan Tetap Bertahan di Man United
Pemain yang kini berusia 41 tahun itu menolak untuk mendapatkan peran tersebut. Di usia yang sudah tak muda lagi, ia mengatakan ingin mencari emosi yang membuatnya terpacu untuk terus bersaing.

&amp;ldquo;PSG sudah memberi tahu saya lima bulan lalu bahwa pada akhir musim saya akan diberi peran sebagai penjaga gawang pilihan kedua. Sejak Januari saya punya banyak waktu untuk memikirkannya dan sampai pada kesimpulan itu bukan untuk saya,&amp;rdquo; ungkap Buffon, mengutip dari Football Italia, Minggu (16/6/2019).&amp;ldquo;Jadi saya menyerah pada banyaknya uang dan pilihan untuk kontrak  satu tahun lagi. Permintaan mereka benar-benar sah, dapat dimengerti,  dan tawaran itu menarik. Namun, pada usia 41 tahun, saya memiliki  kebutuhan fisiologis untuk merasakan sensasi,&amp;rdquo; tambahnya.

&amp;ldquo;Emosi diterjemahkan menjadi energy, mimpi, perasaan diri Anda bagia  dari sesuatu. Itu juga pilihan yang tidak akan pernah bertentangan  dengan masa lalu saya di Juventus,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
