<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fabregas Sebut Sarri sebagai Pelatih yang Keras Kepala</title><description>Farbegas menilai Sarri merupakan sosok pelatih yang sangat keras kepala.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/13/45/2065877/fabregas-sebut-sarri-sebagai-pelatih-yang-keras-kepala</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/06/13/45/2065877/fabregas-sebut-sarri-sebagai-pelatih-yang-keras-kepala"/><item><title>Fabregas Sebut Sarri sebagai Pelatih yang Keras Kepala</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/13/45/2065877/fabregas-sebut-sarri-sebagai-pelatih-yang-keras-kepala</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/06/13/45/2065877/fabregas-sebut-sarri-sebagai-pelatih-yang-keras-kepala</guid><pubDate>Kamis 13 Juni 2019 03:13 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/13/45/2065877/fabregas-sebut-sarri-sebagai-pelatih-yang-keras-kepala-o0U86WACfb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cesc Fabregas dan Maurizio Sarri (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/13/45/2065877/fabregas-sebut-sarri-sebagai-pelatih-yang-keras-kepala-o0U86WACfb.jpg</image><title>Cesc Fabregas dan Maurizio Sarri (Foto: Ist)</title></images><description>MONTE CARLO &amp;ndash; Francesc Fabregas membeberkan sikap asli mantan manajernya di Chelsea, yakni Maurizio Sarri. Fabregas mengakui bahwa Sarri merupakan sosok pelatih yang  sangat kepala serta hingga kini masih percaya akan sesuatu yang bersifat takhayul.
Sebagaimana diketahui, Fabregas memang sempat merasakan tangan dingin Sarri sekira lima bulan. Pada awal tahun ini, Fabregas memutuskan untuk hengkang dari Chelsea dan bergabung dengan AS Monaco.

Meski hanya berkerja sama kurang lebih lima bulan bersama Sarri, Fabregas nyatanya sangat mengenal sosok Sarri. Ya, menurut gelandang berkebangsaan Spanyol tersebut, Sarri merupakan sosok manajer yang sangat keras kepala serta masih mempercayai hal-hal berbau takhayul.
Baca Juga: Kepergian Sarri ke Juventus Bukan karena Dipecat Chelsea
&amp;ldquo;Dia (Sarri) sangat mempercayai takhayul. Dia benar-benar keras kepala dalam hal ini. Dia adalah manajer dengan ide-idenya sendiri dan dia tidak mau banyak beralih dari standar dia ini,&amp;rdquo; ungkap Fabregas, seperti disadur dari Mirror, Kamis (13/6/2019).&amp;ldquo;Dia selalu mempunyai rencana bagaimana dia ingin bermain, serta  menunjukkan sepakbola yang benar-benar dia ingin terapkan. Dia tidak mau  beranjak dari itu,&amp;rdquo; mantan pemain Arsenal dan Barcelona tersebut.

&amp;ldquo;Tidak peduli Anda memberitahu dia, tidak peduli bagaimana Anda  menasihati dia, tidak peduli bagaimana opini Anda, dia tidak akan pernah  berubah. Dia memang punya visinya sendirinya dalam sepakbola. Pada  akhirnya, dia menuai apa yang ditanamnya, Anda harus menghargai itu,&amp;rdquo;  tutupnya.</description><content:encoded>MONTE CARLO &amp;ndash; Francesc Fabregas membeberkan sikap asli mantan manajernya di Chelsea, yakni Maurizio Sarri. Fabregas mengakui bahwa Sarri merupakan sosok pelatih yang  sangat kepala serta hingga kini masih percaya akan sesuatu yang bersifat takhayul.
Sebagaimana diketahui, Fabregas memang sempat merasakan tangan dingin Sarri sekira lima bulan. Pada awal tahun ini, Fabregas memutuskan untuk hengkang dari Chelsea dan bergabung dengan AS Monaco.

Meski hanya berkerja sama kurang lebih lima bulan bersama Sarri, Fabregas nyatanya sangat mengenal sosok Sarri. Ya, menurut gelandang berkebangsaan Spanyol tersebut, Sarri merupakan sosok manajer yang sangat keras kepala serta masih mempercayai hal-hal berbau takhayul.
Baca Juga: Kepergian Sarri ke Juventus Bukan karena Dipecat Chelsea
&amp;ldquo;Dia (Sarri) sangat mempercayai takhayul. Dia benar-benar keras kepala dalam hal ini. Dia adalah manajer dengan ide-idenya sendiri dan dia tidak mau banyak beralih dari standar dia ini,&amp;rdquo; ungkap Fabregas, seperti disadur dari Mirror, Kamis (13/6/2019).&amp;ldquo;Dia selalu mempunyai rencana bagaimana dia ingin bermain, serta  menunjukkan sepakbola yang benar-benar dia ingin terapkan. Dia tidak mau  beranjak dari itu,&amp;rdquo; mantan pemain Arsenal dan Barcelona tersebut.

&amp;ldquo;Tidak peduli Anda memberitahu dia, tidak peduli bagaimana Anda  menasihati dia, tidak peduli bagaimana opini Anda, dia tidak akan pernah  berubah. Dia memang punya visinya sendirinya dalam sepakbola. Pada  akhirnya, dia menuai apa yang ditanamnya, Anda harus menghargai itu,&amp;rdquo;  tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
