<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Man United Sulit Dapatkan Pemain Besar, Nicol: Itu Takkan Terjadi jika Mereka Dilatih Guardiola!</title><description>Menurut Nicol, Man United takkan sulit dapatkan pemain bintang jika mereka dilatih oleh Guardiola.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/11/45/2065043/man-united-sulit-dapatkan-pemain-besar-nicol-itu-takkan-terjadi-jika-mereka-dilatih-guardiola</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/06/11/45/2065043/man-united-sulit-dapatkan-pemain-besar-nicol-itu-takkan-terjadi-jika-mereka-dilatih-guardiola"/><item><title>Man United Sulit Dapatkan Pemain Besar, Nicol: Itu Takkan Terjadi jika Mereka Dilatih Guardiola!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/11/45/2065043/man-united-sulit-dapatkan-pemain-besar-nicol-itu-takkan-terjadi-jika-mereka-dilatih-guardiola</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/06/11/45/2065043/man-united-sulit-dapatkan-pemain-besar-nicol-itu-takkan-terjadi-jika-mereka-dilatih-guardiola</guid><pubDate>Selasa 11 Juni 2019 08:20 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/10/45/2065043/man-united-sulit-dapatkan-pemain-besar-nicol-itu-takkan-terjadi-jika-mereka-dilatih-guardiola-2EvXvVicnz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Para pemain Manchester United (Foto: Twitter Man United)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/10/45/2065043/man-united-sulit-dapatkan-pemain-besar-nicol-itu-takkan-terjadi-jika-mereka-dilatih-guardiola-2EvXvVicnz.jpg</image><title>Para pemain Manchester United (Foto: Twitter Man United)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Mantan pemain Liverpool, Steve Nicol, mengomentari kesusahan manajemen Manchester United untuk merekrut pemain besar ke skuad mereka saat ini. Nicol percaya situasi seperti itu takkan dialami Man United, andaikan mereka memiliki pelatih macam Josep Guardiola.
Sebagaimana diketahui, Man United memang masih berstatus sebagai salah satu tim papan atas di dunia saat ini. Akan tetapi nama besar Man United nampaknya mulai tidak terlalu dipandang oleh sebagian besar pada pemain bintang.

Hal tersebut terbukti dengan keharusan manajemen Man United berusaha lebih keras pada setiap bursa transfer untuk bisa meminang pemain incaran mereka. Bahkan beberapa kali juga Man United gagal mendapatkan pemain bidikannya.
Baca Juga: Maradona Klaim Dirinya Cocok Jadi Pelatih Man United
Pada musim panas 2019 saja, Man United sendiri baru meminang Daniel James dari Swansea City dengan nilai transfer 18 juta euro atau sekira Rp290 miliar. Namun fakta James hanya berkiprah di divisi Championship belum membuat para pendukung Man United puas akan aktifitas transfer klub kesayangannya itu.Nicol pun percaya bahwa situasi yang dialami Man United tersebut  karena mereka tak memiliki sosok pelatih yang bisa menjadi magnet para  pemain bintang. Berbeda dengan rival sekotanya, Manchester City, yang  memiliki Guardiola untuk bisa meyakinkan para pemain besar bergabung.
&amp;ldquo;Saya kira terdapat perbedan siapa pelatih yang menangani tim dan  saya kira anda lebih kesuliatan ketika para pemain tidak memahami  kemampuan pelatih,&amp;rdquo; ucap Nicol, seperti dilansir dari Talksport, Selasa  (11/6/2019).

&amp;ldquo;Ya, ini memang Manchester United (yang merupakan sebuah klub besar).  Akan tetapi di dunia sepakbola seperti saat ini mereka mungkin hanya  pilihan ke tujuh dalam daftar pilihan klub,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Jadi, ya, dua hal itu berpengaruh, dan jika ada Pep Guardiola  sebagai pelatih MU, itu bakal membuat perbedaan. Apabila Ole Gunnar  Solskjaer yang melatih, saya kira pemain akan berpikir dua kali,&amp;rdquo; tuntas  pria berusia 57 tahun tersebut.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Mantan pemain Liverpool, Steve Nicol, mengomentari kesusahan manajemen Manchester United untuk merekrut pemain besar ke skuad mereka saat ini. Nicol percaya situasi seperti itu takkan dialami Man United, andaikan mereka memiliki pelatih macam Josep Guardiola.
Sebagaimana diketahui, Man United memang masih berstatus sebagai salah satu tim papan atas di dunia saat ini. Akan tetapi nama besar Man United nampaknya mulai tidak terlalu dipandang oleh sebagian besar pada pemain bintang.

Hal tersebut terbukti dengan keharusan manajemen Man United berusaha lebih keras pada setiap bursa transfer untuk bisa meminang pemain incaran mereka. Bahkan beberapa kali juga Man United gagal mendapatkan pemain bidikannya.
Baca Juga: Maradona Klaim Dirinya Cocok Jadi Pelatih Man United
Pada musim panas 2019 saja, Man United sendiri baru meminang Daniel James dari Swansea City dengan nilai transfer 18 juta euro atau sekira Rp290 miliar. Namun fakta James hanya berkiprah di divisi Championship belum membuat para pendukung Man United puas akan aktifitas transfer klub kesayangannya itu.Nicol pun percaya bahwa situasi yang dialami Man United tersebut  karena mereka tak memiliki sosok pelatih yang bisa menjadi magnet para  pemain bintang. Berbeda dengan rival sekotanya, Manchester City, yang  memiliki Guardiola untuk bisa meyakinkan para pemain besar bergabung.
&amp;ldquo;Saya kira terdapat perbedan siapa pelatih yang menangani tim dan  saya kira anda lebih kesuliatan ketika para pemain tidak memahami  kemampuan pelatih,&amp;rdquo; ucap Nicol, seperti dilansir dari Talksport, Selasa  (11/6/2019).

&amp;ldquo;Ya, ini memang Manchester United (yang merupakan sebuah klub besar).  Akan tetapi di dunia sepakbola seperti saat ini mereka mungkin hanya  pilihan ke tujuh dalam daftar pilihan klub,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Jadi, ya, dua hal itu berpengaruh, dan jika ada Pep Guardiola  sebagai pelatih MU, itu bakal membuat perbedaan. Apabila Ole Gunnar  Solskjaer yang melatih, saya kira pemain akan berpikir dua kali,&amp;rdquo; tuntas  pria berusia 57 tahun tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
