<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luka saat Hadapi Madrid Jadi Motivasi Salah Menangi Liga Champions</title><description>Winger Liverpool, Mohamed Salah, mengaku sangat puas bisa mengantarkan timnya tersebut menjadi juara Liga Champions 2018-2019.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/04/261/2063463/luka-saat-hadapi-madrid-jadi-motivasi-salah-menangi-liga-champions</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/06/04/261/2063463/luka-saat-hadapi-madrid-jadi-motivasi-salah-menangi-liga-champions"/><item><title>Luka saat Hadapi Madrid Jadi Motivasi Salah Menangi Liga Champions</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/04/261/2063463/luka-saat-hadapi-madrid-jadi-motivasi-salah-menangi-liga-champions</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/06/04/261/2063463/luka-saat-hadapi-madrid-jadi-motivasi-salah-menangi-liga-champions</guid><pubDate>Selasa 04 Juni 2019 01:11 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/03/261/2063463/luka-saat-hadapi-madrid-jadi-motivasi-salah-menangi-liga-champions-aZkzBwSLUN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Winger Liverpool, Mohamed Salah (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/03/261/2063463/luka-saat-hadapi-madrid-jadi-motivasi-salah-menangi-liga-champions-aZkzBwSLUN.jpg</image><title>Winger Liverpool, Mohamed Salah (Foto: UEFA)</title></images><description>LIVERPOOL &amp;ndash; Winger Liverpool, Mohamed Salah, mengaku sangat puas bisa mengantarkan timnya tersebut menjadi juara Liga Champions 2018-2019. Salah tidak memungkiri kalau faktor utama yang membuatnya sangat termotivasi untuk memenangi final Liga Champions kali ini adalah guna membayar kegagalan tahun lalu.
Pada gelaran Liga Champions 2017-2018, Liverpool tampil di final Liga Champions untuk berhadapan dengan Real Madrid. Sayangnya, dalam pertandingan tersebut Salah hanya bisa tampil 30 menit lantaran dirinya mengalami cedera setelah dilanggar oleh kapten Madrid, Sergio Ramos. Liverpool pun kemudian tumbang 1-3 dari Madrid.
(Baca juga: Mourinho Percaya Liverpool Akan Ikuti Jejak Real Madrid)

Diakui oleh Salah kalau sebelum laga final melawan Tottenham Hotspur, ia sempat melihat foto dari pertandingan kontra Madrid musim lalu. Hal itu pun membuat Salah bersemangat dan terpacu untuk bisa meraih gelar juara kali ini.
&amp;ldquo;Saya melihat foto dari tahun lalu sebelum pertandingan. Saya tidak melihat fotonya untuk waktu yang lama. Anda bisa merasakan apa yang bisa mengalahkan Anda jadi saya hanya melihatnya sekali dan berkata, 'OK - ayo pergi,'&amp;rdquo; beber Salah, menyadur dari Daily Star, Selasa (4/6/2019).

&amp;ldquo;Saya mempersiapkan diri sebelum pertandingan. Saya sangat kecewa  karena cedera (di final tahun lalu) dan keluar setelah 30 menit dan kami  kalah. Jadi itu sesuatu yang memotivasi saya untuk memenangkan yang  satu ini,&amp;rdquo; lanjutnya.

&amp;ldquo;Tahun lalu adalah salah satu momen terburuk dalam hidup saya, dan ya  saya pikir ini adalah salah satu yang terbaik. Kami sangat kecewa dan  kecewa setelah final, dan sekarang di sini kami kembali dan memenangkan  trofi. Keenam kalinya bagi Liverpool, ini adalah sesuatu yang hebat,&amp;rdquo;  tukas winger asal Mesir itu.</description><content:encoded>LIVERPOOL &amp;ndash; Winger Liverpool, Mohamed Salah, mengaku sangat puas bisa mengantarkan timnya tersebut menjadi juara Liga Champions 2018-2019. Salah tidak memungkiri kalau faktor utama yang membuatnya sangat termotivasi untuk memenangi final Liga Champions kali ini adalah guna membayar kegagalan tahun lalu.
Pada gelaran Liga Champions 2017-2018, Liverpool tampil di final Liga Champions untuk berhadapan dengan Real Madrid. Sayangnya, dalam pertandingan tersebut Salah hanya bisa tampil 30 menit lantaran dirinya mengalami cedera setelah dilanggar oleh kapten Madrid, Sergio Ramos. Liverpool pun kemudian tumbang 1-3 dari Madrid.
(Baca juga: Mourinho Percaya Liverpool Akan Ikuti Jejak Real Madrid)

Diakui oleh Salah kalau sebelum laga final melawan Tottenham Hotspur, ia sempat melihat foto dari pertandingan kontra Madrid musim lalu. Hal itu pun membuat Salah bersemangat dan terpacu untuk bisa meraih gelar juara kali ini.
&amp;ldquo;Saya melihat foto dari tahun lalu sebelum pertandingan. Saya tidak melihat fotonya untuk waktu yang lama. Anda bisa merasakan apa yang bisa mengalahkan Anda jadi saya hanya melihatnya sekali dan berkata, 'OK - ayo pergi,'&amp;rdquo; beber Salah, menyadur dari Daily Star, Selasa (4/6/2019).

&amp;ldquo;Saya mempersiapkan diri sebelum pertandingan. Saya sangat kecewa  karena cedera (di final tahun lalu) dan keluar setelah 30 menit dan kami  kalah. Jadi itu sesuatu yang memotivasi saya untuk memenangkan yang  satu ini,&amp;rdquo; lanjutnya.

&amp;ldquo;Tahun lalu adalah salah satu momen terburuk dalam hidup saya, dan ya  saya pikir ini adalah salah satu yang terbaik. Kami sangat kecewa dan  kecewa setelah final, dan sekarang di sini kami kembali dan memenangkan  trofi. Keenam kalinya bagi Liverpool, ini adalah sesuatu yang hebat,&amp;rdquo;  tukas winger asal Mesir itu.</content:encoded></item></channel></rss>
