<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebanggaan Ayah Henderson Saksikan sang Anak Angkat Trofi Liga Champions</title><description>Rasa bangga dan haru tak bisa dipungkiri dari sang ayah, Brian, yang menyaksikan langsung Henderson mengangkat trofi Liga Champions.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/03/261/2063204/kebanggaan-ayah-henderson-saksikan-sang-anak-angkat-trofi-liga-champions</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/06/03/261/2063204/kebanggaan-ayah-henderson-saksikan-sang-anak-angkat-trofi-liga-champions"/><item><title>Kebanggaan Ayah Henderson Saksikan sang Anak Angkat Trofi Liga Champions</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/03/261/2063204/kebanggaan-ayah-henderson-saksikan-sang-anak-angkat-trofi-liga-champions</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/06/03/261/2063204/kebanggaan-ayah-henderson-saksikan-sang-anak-angkat-trofi-liga-champions</guid><pubDate>Senin 03 Juni 2019 01:22 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/02/261/2063204/kebangaan-ayah-henderson-saksikan-sang-anak-angkat-trofi-liga-champions-VncLuG1Fbf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jordan Henderson dan sang Ayah (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/02/261/2063204/kebangaan-ayah-henderson-saksikan-sang-anak-angkat-trofi-liga-champions-VncLuG1Fbf.jpg</image><title>Jordan Henderson dan sang Ayah (Foto: UEFA)</title></images><description>MADRID &amp;ndash; Kapten Liverpool, Jordan Henderson, berhasil mengantarkan timnya meraih gelar juara Liga Champions musim ini. Rasa bangga dan haru tak bisa dipungkiri dari sosok sang ayah, Brian, yang menyaksikan langsung sang anak mengangkat trofi Liga Champions.
Sebagai kapten, Henderson adalah pemain pertama Liverpool yang mengangkat trofi Liga Champions. Tak ada yang bisa disampaikan Brian selain kata-kata bangga saat melihat sang anak mengangkat trofi di hadapan rekan-rekannya.
Baca juga Sang Ayah Ungkap Arti Pelukan Haru Henderson Usai Final Liga Champions
&amp;ldquo;Saya orang paling bangga di dunia. Tentu saja,&amp;rdquo; ungkap Brian, mengutip dari Liverpool Echo, Senin (3/6/2019).

Brian mengatakan tak bisa menahan perasaan emosional yang begitu bangga dengan sang anak. Tangis haru pun dirasakan sang ayah saat momen sakral tersebut berlangsung. Bahkan setelah perayaan selesai, Brian mendatangi Henderson untuk memberi pelukan hangat yang berakhir dengan haru pula.&amp;ldquo;Saya hanya memiliki perasaan emosional, air mata keluar, saya mulai  gemetar, saya ambil istri saya, saya ambil menantu saya, saya ambil  siapa pun yang ada di sekitar saya. Saya sangat, sangat senang,&amp;rdquo;  tambahnya.

Melihat pertandingan itu sendiri, Brian tidak menyangka jika  Liverpool mampu memenangi laga dengan skor 2-0. Ia sendiri sempat  memprediksi laga akan berakhir dengan imbang 1-1 dan laga berjalan lebih  dari 90 menit.
&amp;ldquo;Saya tidak mengharapkan seperti apa pertandingannya. Saya pikir itu  akan menjadi 1-1 dan masuk ke perpanjangan waktu,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>MADRID &amp;ndash; Kapten Liverpool, Jordan Henderson, berhasil mengantarkan timnya meraih gelar juara Liga Champions musim ini. Rasa bangga dan haru tak bisa dipungkiri dari sosok sang ayah, Brian, yang menyaksikan langsung sang anak mengangkat trofi Liga Champions.
Sebagai kapten, Henderson adalah pemain pertama Liverpool yang mengangkat trofi Liga Champions. Tak ada yang bisa disampaikan Brian selain kata-kata bangga saat melihat sang anak mengangkat trofi di hadapan rekan-rekannya.
Baca juga Sang Ayah Ungkap Arti Pelukan Haru Henderson Usai Final Liga Champions
&amp;ldquo;Saya orang paling bangga di dunia. Tentu saja,&amp;rdquo; ungkap Brian, mengutip dari Liverpool Echo, Senin (3/6/2019).

Brian mengatakan tak bisa menahan perasaan emosional yang begitu bangga dengan sang anak. Tangis haru pun dirasakan sang ayah saat momen sakral tersebut berlangsung. Bahkan setelah perayaan selesai, Brian mendatangi Henderson untuk memberi pelukan hangat yang berakhir dengan haru pula.&amp;ldquo;Saya hanya memiliki perasaan emosional, air mata keluar, saya mulai  gemetar, saya ambil istri saya, saya ambil menantu saya, saya ambil  siapa pun yang ada di sekitar saya. Saya sangat, sangat senang,&amp;rdquo;  tambahnya.

Melihat pertandingan itu sendiri, Brian tidak menyangka jika  Liverpool mampu memenangi laga dengan skor 2-0. Ia sendiri sempat  memprediksi laga akan berakhir dengan imbang 1-1 dan laga berjalan lebih  dari 90 menit.
&amp;ldquo;Saya tidak mengharapkan seperti apa pertandingannya. Saya pikir itu  akan menjadi 1-1 dan masuk ke perpanjangan waktu,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
