<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berperan Besar untuk Liverpool, Alexander-Arnold Tetap Merendah</title><description>Meski sanjungan dan pujian banyak diberikan kepadanya, Alexander-Arnold tetap rendah hati.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/02/261/2063186/berperan-besar-untuk-liverpool-alexander-arnold-tetap-merendah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/06/02/261/2063186/berperan-besar-untuk-liverpool-alexander-arnold-tetap-merendah"/><item><title>Berperan Besar untuk Liverpool, Alexander-Arnold Tetap Merendah</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/02/261/2063186/berperan-besar-untuk-liverpool-alexander-arnold-tetap-merendah</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/06/02/261/2063186/berperan-besar-untuk-liverpool-alexander-arnold-tetap-merendah</guid><pubDate>Minggu 02 Juni 2019 17:23 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/02/261/2063186/berperan-besar-untuk-liverpool-alexander-arnold-tetap-merendah-B0j1Nl8z1C.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Trent Alexander-Arnold (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/02/261/2063186/berperan-besar-untuk-liverpool-alexander-arnold-tetap-merendah-B0j1Nl8z1C.jpg</image><title>Trent Alexander-Arnold (Foto: UEFA)</title></images><description>MADRID &amp;ndash; Tak ada yang menyangkal peran Trent Alexander-Arnold bersama Liverpool pada musim ini begitu luar biasa. Kontribusi besarnya dalam mengantarkan Liverpool merengkuh gelar juara Liga Champions musim ini pun tidak perlu dipertanyakan lagi.
Pemain berusia 20 tahun itu bisa disebut sebagai pahlawan yang membantu Liverpool tampil ke final saat mengandaskan Barcelona di semifinal. Bahkan ia pun juga menunjukkan penampilan apik ketika menghadapi Tottenham Hotspur di Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB.
Baca juga Sang Ayah Ungkap Arti Pelukan Haru Henderson Usai Final Liga Champions
Meski sanjungan dan pujian banyak diberikan kepadanya, Alexander-Arnold tetap rendah hati. Bahkan ia merasa jika dirinya di Liverpool bukanlah siap-siapa. Ia merasa hanya bagian dari tim besar yang akhirnya mampu mewujudkan cita-cita untuk memenangi trofi Liga Champions bersama tim impiannya.

&amp;ldquo;Saya hanyalah bocah lain dari Liverpool yang impiannya menjadi kenyataan,&amp;rdquo; ungkap Alexander-Arnold, mengutip dari Marca, Minggu (2/6/2019).Selain itu, Alexander-Arnold juga menjawab kritikan terhadap Liverpool yang  dianggap memainkan laga membosankan saat melawan Spurs. Baginya apa pun  yang dilakukan timnya, Liverpool pantas meraih gelar juara musim ini.

&amp;ldquo;Ketika kami melihat ke belakang kami tidak akan ingat bahwa itu  adalah pertandingan yang membosankan. Kami akan ingat kami memenangkan  Liga Champions,&amp;rdquo; tambah pemain berpaspor Inggris tersebut.
&amp;ldquo;Sulit untuk menggambarkan (bagaimana perasaan saya) dengan kata.  Setelah musim yang kami miliki, kami pantas mendapatkan gelar ini lebih  dari siapa pun. Kami telah memainkan sesuatu yang istimewa dan kami  mendominasi permainan,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>MADRID &amp;ndash; Tak ada yang menyangkal peran Trent Alexander-Arnold bersama Liverpool pada musim ini begitu luar biasa. Kontribusi besarnya dalam mengantarkan Liverpool merengkuh gelar juara Liga Champions musim ini pun tidak perlu dipertanyakan lagi.
Pemain berusia 20 tahun itu bisa disebut sebagai pahlawan yang membantu Liverpool tampil ke final saat mengandaskan Barcelona di semifinal. Bahkan ia pun juga menunjukkan penampilan apik ketika menghadapi Tottenham Hotspur di Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB.
Baca juga Sang Ayah Ungkap Arti Pelukan Haru Henderson Usai Final Liga Champions
Meski sanjungan dan pujian banyak diberikan kepadanya, Alexander-Arnold tetap rendah hati. Bahkan ia merasa jika dirinya di Liverpool bukanlah siap-siapa. Ia merasa hanya bagian dari tim besar yang akhirnya mampu mewujudkan cita-cita untuk memenangi trofi Liga Champions bersama tim impiannya.

&amp;ldquo;Saya hanyalah bocah lain dari Liverpool yang impiannya menjadi kenyataan,&amp;rdquo; ungkap Alexander-Arnold, mengutip dari Marca, Minggu (2/6/2019).Selain itu, Alexander-Arnold juga menjawab kritikan terhadap Liverpool yang  dianggap memainkan laga membosankan saat melawan Spurs. Baginya apa pun  yang dilakukan timnya, Liverpool pantas meraih gelar juara musim ini.

&amp;ldquo;Ketika kami melihat ke belakang kami tidak akan ingat bahwa itu  adalah pertandingan yang membosankan. Kami akan ingat kami memenangkan  Liga Champions,&amp;rdquo; tambah pemain berpaspor Inggris tersebut.
&amp;ldquo;Sulit untuk menggambarkan (bagaimana perasaan saya) dengan kata.  Setelah musim yang kami miliki, kami pantas mendapatkan gelar ini lebih  dari siapa pun. Kami telah memainkan sesuatu yang istimewa dan kami  mendominasi permainan,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
