<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sang Ayah Ungkap Arti Pelukan Haru Henderson Usai Final Liga Champions</title><description>Brian mengungkapkan arti pelukan sang anak yang begitu mengharukan usai final Liga Champions 2018-2019.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/02/261/2063180/sang-ayah-ungkap-arti-pelukan-haru-henderson-usai-final-liga-champions</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/06/02/261/2063180/sang-ayah-ungkap-arti-pelukan-haru-henderson-usai-final-liga-champions"/><item><title>Sang Ayah Ungkap Arti Pelukan Haru Henderson Usai Final Liga Champions</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/02/261/2063180/sang-ayah-ungkap-arti-pelukan-haru-henderson-usai-final-liga-champions</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/06/02/261/2063180/sang-ayah-ungkap-arti-pelukan-haru-henderson-usai-final-liga-champions</guid><pubDate>Minggu 02 Juni 2019 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/02/261/2063180/sang-ayah-ungkap-arti-pelukan-haru-henderson-usai-final-liga-champions-bD9VigIY6z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jordan Henderson (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/02/261/2063180/sang-ayah-ungkap-arti-pelukan-haru-henderson-usai-final-liga-champions-bD9VigIY6z.jpg</image><title>Jordan Henderson (Foto: UEFA)</title></images><description>MADRID &amp;ndash; Ayah Jordan Henderson, Brian, mengungkapkan arti pelukan sang anak yang begitu mengharukan usai membawa Liverpool menjadi juara Liga Champions 2018-2019. Aksi keduanya pun tertangkap kamera yang terlihat begitu emosional.
Brian mengatakan keberhasilan anaknya meraih trofi Liga Champions adalah cita-cita Henderson sejak kecil. Kemenangan itu juga memenuhi janji Henderson terhadap sang ayah ketika ia masih berusia 10 tahun.
Baca juga Liverpool Juara Liga Champions, Salah Bahagia Sukses Balaskan Dendam
Pada usia belia tersebut, Henderson menunjukkan tekad keras kepada kedua orang tuanya untuk bisa berdiri di laga final Liga Champions. Bahkan janjinya itu pun telah dipenuhi tahun lalu ketika Liverpool menjadi runner-up Liga Champions 2017-2018.

Akan tetapi kali ini situasinya berbeda. Setelah dua kali memenuhi janji sang ayah tampil ke final, Henderson memberinya dengan lebih. Pada final keduanya, Henderson berhasil mengangkat trofi Liga Champions bersama Liverpool.  Karena itu pelukan disertai tangisan haru secara spontan mengalir begitu saja.&amp;ldquo;Ketika dia berusia 10 tahun, saya membawanya untuk melihat final  Liga Champions di Manchester United antara dua Milan. Kemudian dia  berkata kepada kami, ketika mereka keluar dengan musik Liga Champions.  Dia berkata &amp;lsquo;Ayah saya akan bermain di sana suatu hari nanti&amp;rsquo;,&amp;rdquo; ungkap  Henderson, mengutip dari Liverpool Echo, Minggu (2/6/2019).








View this post on Instagram







This is what football is all about. @jhenderson
A post shared by  Bleacher Report Football (@brfootball) on Jun 1, 2019 at 4:36pm PDT




&amp;ldquo;Dia melakukannya bukan sekali, tapi dua kali. Bahkan kini dia telah  memenangkannya satu. Saya benar-benar senang untuknya. Saya rasa kalau  dia tidak mengambil piala itu, dia akan mengalami musim panas yang  buruk. Tetapi sekarang dia akan mengalami musim panas yang fantastis  bersama anak-anak,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>MADRID &amp;ndash; Ayah Jordan Henderson, Brian, mengungkapkan arti pelukan sang anak yang begitu mengharukan usai membawa Liverpool menjadi juara Liga Champions 2018-2019. Aksi keduanya pun tertangkap kamera yang terlihat begitu emosional.
Brian mengatakan keberhasilan anaknya meraih trofi Liga Champions adalah cita-cita Henderson sejak kecil. Kemenangan itu juga memenuhi janji Henderson terhadap sang ayah ketika ia masih berusia 10 tahun.
Baca juga Liverpool Juara Liga Champions, Salah Bahagia Sukses Balaskan Dendam
Pada usia belia tersebut, Henderson menunjukkan tekad keras kepada kedua orang tuanya untuk bisa berdiri di laga final Liga Champions. Bahkan janjinya itu pun telah dipenuhi tahun lalu ketika Liverpool menjadi runner-up Liga Champions 2017-2018.

Akan tetapi kali ini situasinya berbeda. Setelah dua kali memenuhi janji sang ayah tampil ke final, Henderson memberinya dengan lebih. Pada final keduanya, Henderson berhasil mengangkat trofi Liga Champions bersama Liverpool.  Karena itu pelukan disertai tangisan haru secara spontan mengalir begitu saja.&amp;ldquo;Ketika dia berusia 10 tahun, saya membawanya untuk melihat final  Liga Champions di Manchester United antara dua Milan. Kemudian dia  berkata kepada kami, ketika mereka keluar dengan musik Liga Champions.  Dia berkata &amp;lsquo;Ayah saya akan bermain di sana suatu hari nanti&amp;rsquo;,&amp;rdquo; ungkap  Henderson, mengutip dari Liverpool Echo, Minggu (2/6/2019).








View this post on Instagram







This is what football is all about. @jhenderson
A post shared by  Bleacher Report Football (@brfootball) on Jun 1, 2019 at 4:36pm PDT




&amp;ldquo;Dia melakukannya bukan sekali, tapi dua kali. Bahkan kini dia telah  memenangkannya satu. Saya benar-benar senang untuknya. Saya rasa kalau  dia tidak mengambil piala itu, dia akan mengalami musim panas yang  buruk. Tetapi sekarang dia akan mengalami musim panas yang fantastis  bersama anak-anak,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
