<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Damir Skomina Bangga Terpilih sebagai Wasit Final Liga Champions 2018-2019</title><description>Damir Skomina bakal mencatat prestasi unik, yakni treble memimpin laga final kompetisi antarklub Eropa.&amp;nbsp;</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/01/261/2062944/damir-skomina-bangga-terpilih-sebagai-wasit-final-liga-champions-2018-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/06/01/261/2062944/damir-skomina-bangga-terpilih-sebagai-wasit-final-liga-champions-2018-2019"/><item><title>Damir Skomina Bangga Terpilih sebagai Wasit Final Liga Champions 2018-2019</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/06/01/261/2062944/damir-skomina-bangga-terpilih-sebagai-wasit-final-liga-champions-2018-2019</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/06/01/261/2062944/damir-skomina-bangga-terpilih-sebagai-wasit-final-liga-champions-2018-2019</guid><pubDate>Sabtu 01 Juni 2019 19:09 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/01/261/2062944/damir-skomina-bangga-terpilih-sebagai-wasit-final-liga-champions-2018-2019-0rKzxrBhRS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Damir Skomina akan menjadi wasit di Final Liga Champions 2018-2019 (Foto: Getty Images)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/01/261/2062944/damir-skomina-bangga-terpilih-sebagai-wasit-final-liga-champions-2018-2019-0rKzxrBhRS.jpg</image><title>Damir Skomina akan menjadi wasit di Final Liga Champions 2018-2019 (Foto: Getty Images)</title></images><description>MADRID &amp;ndash; Federasi Sepakbola Eropa, UEFA, menugaskan wasit asal Slovenia, Damir Skomina, sebagai pengadil laga Final Liga Champions 2018-2019 antara Tottenham Hotspur vs Liverpool. Pria berusia 42 tahun itu bakal mencatat rekor unik, yakni memimpin tiga partai final di kompetisi antarklub Eropa.
Damir Skomina sebelumnya pernah memimpin laga Final Liga Eropa 2016-2017 antara Ajax Amsterdam vs Manchester United. Sebelumnya, pria asal Koper tersebut menjadi pengadil laga Piala Super Eropa 2012 antara Chelsea berhadapan dengan Atletico Madrid.
Pria yang juga bekerja sebagai agen tur tersebut mengaku tidak membayangkan dapat mencetak treble sebagai pengadil di tiga kompetisi antarklub Eropa saat ini. Namun, Skomina cukup bangga dapat terpilih untuk menjadi wasit di Final Liga Champions 2018-2019.

(Baca juga: Ini Wasit yang Pimpin Final Liga Champions 2018-2019)
&amp;ldquo;Saya tidak pernah menargetkan capaian tersebut. Akan tetapi, saya merasa sudah bekerja cukup keras selama beberapa tahun terakhir untuk mencapai level ini. Saya sangat bangga dapat terpilih menjadi pengadil untuk laga ini,&amp;rdquo; tutur Damir Skomina, mengutip dari laman resmi UEFA, Sabtu (1/6/2019).Ayah dari dua orang anak itu memulai kariernya sebagai wasit pada 1992 ketika masih berusia 15 tahun. Karier tersebut dipilih setelah seorang dokter menyarankannya untuk tidak lagi bermain sepakbola. Menjadi seorang wasit adalah caranya untuk tetap berdekatan dengan dunia yang dicintainya, sepakbola.
&amp;ldquo;Dokter mengatakan saya harus berhenti karena mereka pikir saya punya masalah kesehatan. Jadi, saya mulai merintis karier sebagai wasit agar tetap berada di dunia sepakbola. Ketika berdiri bersama kedua tim di lorong stadion, saya akan benar-benar berkonsentrasi pada pertandingan,&amp;rdquo; imbuh Damir Skomina.

Tentu saja Damir Skomina tidak sendirian dalam memimpin laga. Ia akan ditemani Jure Praprotnik dan Robert Vukan sebagai asisten dan Antonio Mateu Lahoz selaku wasit keempat atau cadangan. Laga final di Stadion Wanda Metropolitano tersebut juga akan melibatkan VAR yang sudah diuji coba sejak babak 16 besar.</description><content:encoded>MADRID &amp;ndash; Federasi Sepakbola Eropa, UEFA, menugaskan wasit asal Slovenia, Damir Skomina, sebagai pengadil laga Final Liga Champions 2018-2019 antara Tottenham Hotspur vs Liverpool. Pria berusia 42 tahun itu bakal mencatat rekor unik, yakni memimpin tiga partai final di kompetisi antarklub Eropa.
Damir Skomina sebelumnya pernah memimpin laga Final Liga Eropa 2016-2017 antara Ajax Amsterdam vs Manchester United. Sebelumnya, pria asal Koper tersebut menjadi pengadil laga Piala Super Eropa 2012 antara Chelsea berhadapan dengan Atletico Madrid.
Pria yang juga bekerja sebagai agen tur tersebut mengaku tidak membayangkan dapat mencetak treble sebagai pengadil di tiga kompetisi antarklub Eropa saat ini. Namun, Skomina cukup bangga dapat terpilih untuk menjadi wasit di Final Liga Champions 2018-2019.

(Baca juga: Ini Wasit yang Pimpin Final Liga Champions 2018-2019)
&amp;ldquo;Saya tidak pernah menargetkan capaian tersebut. Akan tetapi, saya merasa sudah bekerja cukup keras selama beberapa tahun terakhir untuk mencapai level ini. Saya sangat bangga dapat terpilih menjadi pengadil untuk laga ini,&amp;rdquo; tutur Damir Skomina, mengutip dari laman resmi UEFA, Sabtu (1/6/2019).Ayah dari dua orang anak itu memulai kariernya sebagai wasit pada 1992 ketika masih berusia 15 tahun. Karier tersebut dipilih setelah seorang dokter menyarankannya untuk tidak lagi bermain sepakbola. Menjadi seorang wasit adalah caranya untuk tetap berdekatan dengan dunia yang dicintainya, sepakbola.
&amp;ldquo;Dokter mengatakan saya harus berhenti karena mereka pikir saya punya masalah kesehatan. Jadi, saya mulai merintis karier sebagai wasit agar tetap berada di dunia sepakbola. Ketika berdiri bersama kedua tim di lorong stadion, saya akan benar-benar berkonsentrasi pada pertandingan,&amp;rdquo; imbuh Damir Skomina.

Tentu saja Damir Skomina tidak sendirian dalam memimpin laga. Ia akan ditemani Jure Praprotnik dan Robert Vukan sebagai asisten dan Antonio Mateu Lahoz selaku wasit keempat atau cadangan. Laga final di Stadion Wanda Metropolitano tersebut juga akan melibatkan VAR yang sudah diuji coba sejak babak 16 besar.</content:encoded></item></channel></rss>
