<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fabregas: Ozil Tak Punya Jiwa Pemimpin</title><description>Mesut Ozil semakin mengalami penurunan kualitas karena dianggap tak punya jiwa kepemimpinan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/05/31/45/2062356/fabregas-ozil-tak-punya-jiwa-pemimpin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/05/31/45/2062356/fabregas-ozil-tak-punya-jiwa-pemimpin"/><item><title>Fabregas: Ozil Tak Punya Jiwa Pemimpin</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/05/31/45/2062356/fabregas-ozil-tak-punya-jiwa-pemimpin</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/05/31/45/2062356/fabregas-ozil-tak-punya-jiwa-pemimpin</guid><pubDate>Jum'at 31 Mei 2019 06:16 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/31/45/2062356/fabregas-ozil-tak-punya-jiwa-pemimpin-atObtmtGSW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mesut Ozil (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/31/45/2062356/fabregas-ozil-tak-punya-jiwa-pemimpin-atObtmtGSW.jpg</image><title>Mesut Ozil (Foto: UEFA)</title></images><description>MADRID &amp;ndash; Dalam satu musim terakhir, gelandang Arsenal, Mesut Ozil, bisa dibilang mengalami penurunan kualitas yang sangat drastis. Menurut mantan kapten Arsenal, Cesc Fabregas, hal itu bisa terjadi lantaran dalam diri Ozil tidak memiliki jiwa kepemimpinan.
Fabregas menilai bahwa penurunan kualitas dan performa Ozil itu bermula ketika sang gelandang meninggalkan Real Madrid dan bergabung dengan Arsenal pada musim panas 2013. Meski pada awalnya Ozil mampu tampil memukau, namun seiring berjalannya waktu gelandang berpaspor Jerman itu dipandang menjadi semakin buruk.
(Baca juga: Kalah di Final Liga Eropa, Emery Akan Datangkan Pemain Baru)

Menanggapi kondisi itu, Fabregas mengaku maklum. Pasalnya, ketika berada di Madrid, Ozil dikelilingi oleh para pemain top, seperti Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, hingga Ricardo Kaka. Hal itu membuat Ozil selalu dituntut untuk menampilkan yang terbaik.
&amp;ldquo;Ketika dia berada di Real Madrid, dia dikelilingi oleh pemain-pemain top, dan salah satu pemain terbaik dalam sejarah olahraga dalam diri Cristiano Ronaldo. Saya tidak akan mengambil apa pun dari Mesut, dia memainkan sepakbola top di sana, namun begitu Anda mengalami kemunduran sedikit, Anda harus menunjukkan diri Anda sedikit lebih banyak,&amp;rdquo; jelas Fabregas, menyadur dari Squawka, Jumat (31/5/2019).
Sementara itu, ketika berada di Arsenal, Ozil menjadi lebih santai.  Pasalnya, ia sudah tidak dituntut untuk berpacu menjadi yang terbaik.  Hal itulah yang pada akhirnya membuat Ozil semakin lama semakin  mengalami kemunduran karena sang gelandang tak punya jiwa kepemimpinan  dalam dirinya.

&quot;Klub membeli Anda untuk menjadi pemimpin yang sebenarnya di sana.  Saya tidak berpikir Mesut memiliki itu dalam dirinya untuk dibawa. Saya  tidak berlatih dengannya setiap hari, namun saya berpikir dia tidak  memilikinya untuk menjadi pemimpin,&quot; lanjut Fabregas.
</description><content:encoded>MADRID &amp;ndash; Dalam satu musim terakhir, gelandang Arsenal, Mesut Ozil, bisa dibilang mengalami penurunan kualitas yang sangat drastis. Menurut mantan kapten Arsenal, Cesc Fabregas, hal itu bisa terjadi lantaran dalam diri Ozil tidak memiliki jiwa kepemimpinan.
Fabregas menilai bahwa penurunan kualitas dan performa Ozil itu bermula ketika sang gelandang meninggalkan Real Madrid dan bergabung dengan Arsenal pada musim panas 2013. Meski pada awalnya Ozil mampu tampil memukau, namun seiring berjalannya waktu gelandang berpaspor Jerman itu dipandang menjadi semakin buruk.
(Baca juga: Kalah di Final Liga Eropa, Emery Akan Datangkan Pemain Baru)

Menanggapi kondisi itu, Fabregas mengaku maklum. Pasalnya, ketika berada di Madrid, Ozil dikelilingi oleh para pemain top, seperti Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, hingga Ricardo Kaka. Hal itu membuat Ozil selalu dituntut untuk menampilkan yang terbaik.
&amp;ldquo;Ketika dia berada di Real Madrid, dia dikelilingi oleh pemain-pemain top, dan salah satu pemain terbaik dalam sejarah olahraga dalam diri Cristiano Ronaldo. Saya tidak akan mengambil apa pun dari Mesut, dia memainkan sepakbola top di sana, namun begitu Anda mengalami kemunduran sedikit, Anda harus menunjukkan diri Anda sedikit lebih banyak,&amp;rdquo; jelas Fabregas, menyadur dari Squawka, Jumat (31/5/2019).
Sementara itu, ketika berada di Arsenal, Ozil menjadi lebih santai.  Pasalnya, ia sudah tidak dituntut untuk berpacu menjadi yang terbaik.  Hal itulah yang pada akhirnya membuat Ozil semakin lama semakin  mengalami kemunduran karena sang gelandang tak punya jiwa kepemimpinan  dalam dirinya.

&quot;Klub membeli Anda untuk menjadi pemimpin yang sebenarnya di sana.  Saya tidak berpikir Mesut memiliki itu dalam dirinya untuk dibawa. Saya  tidak berlatih dengannya setiap hari, namun saya berpikir dia tidak  memilikinya untuk menjadi pemimpin,&quot; lanjut Fabregas.
</content:encoded></item></channel></rss>
