<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tangis Petr Cech Pecah Kelar Laga Final Liga Eropa Chelsea vs Arsenal</title><description>Cech menangis setelah laga Chelsea vs Arsenal di final Liga Eropa 2018-2019.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/05/30/51/2062079/tangis-petr-cech-pecah-kelar-laga-final-liga-eropa-chelsea-vs-arsenal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/05/30/51/2062079/tangis-petr-cech-pecah-kelar-laga-final-liga-eropa-chelsea-vs-arsenal"/><item><title>Tangis Petr Cech Pecah Kelar Laga Final Liga Eropa Chelsea vs Arsenal</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/05/30/51/2062079/tangis-petr-cech-pecah-kelar-laga-final-liga-eropa-chelsea-vs-arsenal</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/05/30/51/2062079/tangis-petr-cech-pecah-kelar-laga-final-liga-eropa-chelsea-vs-arsenal</guid><pubDate>Kamis 30 Mei 2019 10:24 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/30/51/2062079/tangis-petr-cech-pecah-kelar-laga-final-liga-eropa-chelsea-vs-arsenal-9mFqEKo1Mc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cech tak bisa menahan tangis. (Foto: Sportbible)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/30/51/2062079/tangis-petr-cech-pecah-kelar-laga-final-liga-eropa-chelsea-vs-arsenal-9mFqEKo1Mc.jpg</image><title>Cech tak bisa menahan tangis. (Foto: Sportbible)</title></images><description>BAKU &amp;ndash; Petr Cech tidak bisa menahan tangis setelah wasit Gianluca Rocchi meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandigan final Liga Eropa 2018-2019 Chelsea vs Arsenal dini hari tadi. Selain kesal karena Arsenal kalah 1-4 dari Chelsea, itu merupakan laga terakhirnya sebagai pesepakbola.
Cech sejak 1999 menjalani karier sebagai pesepakbola profesional. Mayoritas karier sepakbola Cech dihabiskan bersama Chelsea, yakni selama 11 musim (2004-2015). Selama 11 musim membela Chelsea, kiper berpaspor Republik Ceko itu memenangi 15 gelar, dan satu di antaranya adalah trofi Liga Champions.

Setelah itu atau sejak 2015, Cech membela Arsenal. Usai empat musim membela Arsenal, Cech memutuskan 2018-2019 sebagai akhir dari perjalanannya sebagai pesepakbola. Uniknya, laga terakhir Cech sebagai pesepakbola dihadapkan dengan klub yang begitu dicintainya, Chelsea.
BACA JUGA: Unai Emery: Arsenal Bakal Lebih Kuat di Musim Depan
Seperti yang sudah diutarakan di atas, Cech gagal menutup kariernya dengan manis. Gawangnya harus rela dibobol empat kali oleh pemain Chelsea, tepatnya lewat aksi Olivier Giroud pada menit 49, Pedro Rodriguez (60&amp;rsquo;) dan Eden Hazard (65&amp;rsquo; dan 72&amp;rsquo;).&amp;ldquo;Saya bangga terhadap diri saya sendiri. Sebab, ketika Anda bermain di partai final pada pertandingan terakhir Anda, terdapat banyak tekanan dan spekulasi. Arsenal tidak layak mendapatkan hasil ini, mengingat mereka sudah bekerja maksimal di sepanjang musim,&amp;rdquo; kata Cech mengutip dari Sportbible, Kamis (30/5/2019).
&amp;nbsp;
Setelah kontraknya bersama Arsenal berakhir pada 30 Juni 2019, Cech disebut-sebut akan melanjutkan karier sebagai direktur olahraga. Chelsea dilaporkan telah mencapai kesepakatan untuk menjadikan Cech sebagai direktur olahraga mereka per musim depan. Cech menggantikan posisi peninggalan Michael Emenalo yang lowong sejak November 2017.</description><content:encoded>BAKU &amp;ndash; Petr Cech tidak bisa menahan tangis setelah wasit Gianluca Rocchi meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandigan final Liga Eropa 2018-2019 Chelsea vs Arsenal dini hari tadi. Selain kesal karena Arsenal kalah 1-4 dari Chelsea, itu merupakan laga terakhirnya sebagai pesepakbola.
Cech sejak 1999 menjalani karier sebagai pesepakbola profesional. Mayoritas karier sepakbola Cech dihabiskan bersama Chelsea, yakni selama 11 musim (2004-2015). Selama 11 musim membela Chelsea, kiper berpaspor Republik Ceko itu memenangi 15 gelar, dan satu di antaranya adalah trofi Liga Champions.

Setelah itu atau sejak 2015, Cech membela Arsenal. Usai empat musim membela Arsenal, Cech memutuskan 2018-2019 sebagai akhir dari perjalanannya sebagai pesepakbola. Uniknya, laga terakhir Cech sebagai pesepakbola dihadapkan dengan klub yang begitu dicintainya, Chelsea.
BACA JUGA: Unai Emery: Arsenal Bakal Lebih Kuat di Musim Depan
Seperti yang sudah diutarakan di atas, Cech gagal menutup kariernya dengan manis. Gawangnya harus rela dibobol empat kali oleh pemain Chelsea, tepatnya lewat aksi Olivier Giroud pada menit 49, Pedro Rodriguez (60&amp;rsquo;) dan Eden Hazard (65&amp;rsquo; dan 72&amp;rsquo;).&amp;ldquo;Saya bangga terhadap diri saya sendiri. Sebab, ketika Anda bermain di partai final pada pertandingan terakhir Anda, terdapat banyak tekanan dan spekulasi. Arsenal tidak layak mendapatkan hasil ini, mengingat mereka sudah bekerja maksimal di sepanjang musim,&amp;rdquo; kata Cech mengutip dari Sportbible, Kamis (30/5/2019).
&amp;nbsp;
Setelah kontraknya bersama Arsenal berakhir pada 30 Juni 2019, Cech disebut-sebut akan melanjutkan karier sebagai direktur olahraga. Chelsea dilaporkan telah mencapai kesepakatan untuk menjadikan Cech sebagai direktur olahraga mereka per musim depan. Cech menggantikan posisi peninggalan Michael Emenalo yang lowong sejak November 2017.</content:encoded></item></channel></rss>
