<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Chelsea Juara Liga Eropa 2018-2019 Usai Bikin Arsenal Tak Berkutik</title><description>Chelsea memetik kemenangan besar dengan skor 4-1 kala menghadapi Arsenal di partai final Liga Eropa 2018-2019.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/05/30/51/2062032/chelsea-juara-liga-eropa-2018-2019-usai-bikin-arsenal-tak-berkutik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/05/30/51/2062032/chelsea-juara-liga-eropa-2018-2019-usai-bikin-arsenal-tak-berkutik"/><item><title>Chelsea Juara Liga Eropa 2018-2019 Usai Bikin Arsenal Tak Berkutik</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/05/30/51/2062032/chelsea-juara-liga-eropa-2018-2019-usai-bikin-arsenal-tak-berkutik</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/05/30/51/2062032/chelsea-juara-liga-eropa-2018-2019-usai-bikin-arsenal-tak-berkutik</guid><pubDate>Kamis 30 Mei 2019 03:59 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/30/51/2062032/chelsea-juara-liga-eropa-2018-2019-usai-bikin-arsenal-tak-berkutik-VHAFXNRioE.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/30/51/2062032/chelsea-juara-liga-eropa-2018-2019-usai-bikin-arsenal-tak-berkutik-VHAFXNRioE.jpg</image><title></title></images><description>BAKU &amp;ndash; Chelsea memetik kemenangan besar dengan skor 4-1 kala menghadapi Arsenal di partai final Liga Eropa 2018-2019. Sempat bermain ketat di babak pertama, Arsenal justru mengalami antiklimaks pada babak kedua. Buruknya lini pertahanan Arsenal sukses dieksploitasi para pemain Chelsea untuk mendulang gol demi gol.
Jalannya Pertandingan
 
Babak Pertama:
Kedua tim langsung berusaha melancarkan serangan setelah wasit memulai pertandingan. Meski begitu, peluang emas pertama baru tercipta di menit kesembilan. Maitland-Niles mengirimkan umpan silang yang tidak bisa diantisipasi dengan baik oleh Kepa Arrizabalaga. Bola liar pun lekas disambar Pierre-Emerick Aubameyang. Akan tetapi, beruntung bagi Chelsea, sepakan Aubameyang masih melebar.
Pada menit ke-18, insiden sempat terjadi kala Alexandre Lacazette dijatuhkan Kepa Arrizabalaga di kotak terlarang. Kendati begitu, setelah wasit melihat VAR, ia memutuskan untuk tak memberikan penalti untuk Arsenal lantaran pemain Chelsea dianggap tak melakukan pelanggaran.

Setelah melewati menit ke-30, Chelsea mulai balik menekan. Hasilnya, di menit ke-34, skuad asuhan Maurizio Sarri itu mendapat peluang yang membahayakan Arsenal. Emerson Palmieri mampu merangsek ke wilayah pertahanan Arsenal dan melepaskan tembakan langsung. Meski demikian, Petr Cech dengan sigap meninju datangnya bola.
Tak berhenti sampai di situ. Pada menit ke-39 Chelsea kembali menebar ancaman. Olivier Giroud mendapat peluang setelah The Blues melakukan kerja sama satu-dua. Meski begitu, Cech lagi-lagi dengan sigap mampu mematahkannya. Pada akhirnya, babak pertama usai dengan skor sama kuat 0-0.Babak Kedua:
Memasuki babak kedua, Chelsea langsung tancap gas menggalang  serangan. Hasilnya tak percuma, karena pada menit ke-49 tim berjuluk The  Blues itu memecah kebuntuan. Adalah mantan stiker Arsenal, Olivier  Giroud, yang mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan silang  rendah dari Emerson, Giroud pun melakukan sundulan menyelam. Bola masuk  ke gawang, Chelsea unggul 1-0.
Unggul satu gol, membuat kepercayaan diri para pemain Chelsea semakin  meningkat. Di menit ke-60, Chelsea pun menggandakan keunggulannya. Kali  ini giliran Pedro Rodriguez yang mencetak gol setelah dengan sempurna  menuntaskan umpan tarik Eden Hazard. Cech tak kuasa menghentikan laju  bola dan membuat Chelsea memimpin 2-0.
Arsenal yang kemudian mencoba bangkit justru kembali mendapat petaka.  Bagaimana tidak, pasalnya di menit ke-65 Chelsea mendapat hadiah  penalti setelah Maitland-Niles melanggar Giroud di kotak terlarang.  Hazard yang maju sebagai eksekutor, tak membuang kesempatan tersebut  untuk membawa Chelsea menjauh 3-0.

Meski tertinggal tiga gol, namun para pemain The Gunners masih belum  ingin melepas laga final ini. Mereka tetap berupaya mengejar  ketertinggalan. Harapan pun sempat tercipta di menit ke-69 kala Alex  Iwobi mencetak gol melalui tendangan volinya dari luar kotak penalti.  Skor kini berubah menjadi 3-1.
Kendati demikian, harapan Arsenal untuk bisa mengejar ketertinggalan  tersebut kembali menjadi semakin sulit dicapai. Pasalnya, tiga menit  berselang Chelsea kembali mencetak gol. Hazard sukses membawa timnya  kembali menjauh setelah ia menuntaskan umpan cungkil Giroud. Papan skor  berubah menjadi 4-1 untuk keunggulan Chelsea.
Di sepanjang sisa pertandingan, Arsenal terus berupaya menyamakan  kedudukan. Akan tetapi, hingga wasit meniup peluit panjang, keadaan  tetap tidak berubah. Chelsea mengalahkan Arsenal di laga final ini  dengan skor 4-1 dan berhak mengangkat trofi Liga Eropa 2018-2019.
Susunan Pemain:
 
Chelsea: Kepa Arrizabalaga; Cesar Azpilicueta, Andreas Christensen,  David Luiz, Emerson; N&amp;rsquo;Golo Kante, Jorginho, Mateo Kovacic; Pedro,  Olivier Giroud, Eden Hazard.
Arsenal: Petr Cech; Sokratis, Laurent Koscielny, Nacho Monreal;  Ainsley Maitland-Niles, Lucas Torreira, Granit Xhaka, Sead Kolasinac;  Mesut Ozil; Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette.</description><content:encoded>BAKU &amp;ndash; Chelsea memetik kemenangan besar dengan skor 4-1 kala menghadapi Arsenal di partai final Liga Eropa 2018-2019. Sempat bermain ketat di babak pertama, Arsenal justru mengalami antiklimaks pada babak kedua. Buruknya lini pertahanan Arsenal sukses dieksploitasi para pemain Chelsea untuk mendulang gol demi gol.
Jalannya Pertandingan
 
Babak Pertama:
Kedua tim langsung berusaha melancarkan serangan setelah wasit memulai pertandingan. Meski begitu, peluang emas pertama baru tercipta di menit kesembilan. Maitland-Niles mengirimkan umpan silang yang tidak bisa diantisipasi dengan baik oleh Kepa Arrizabalaga. Bola liar pun lekas disambar Pierre-Emerick Aubameyang. Akan tetapi, beruntung bagi Chelsea, sepakan Aubameyang masih melebar.
Pada menit ke-18, insiden sempat terjadi kala Alexandre Lacazette dijatuhkan Kepa Arrizabalaga di kotak terlarang. Kendati begitu, setelah wasit melihat VAR, ia memutuskan untuk tak memberikan penalti untuk Arsenal lantaran pemain Chelsea dianggap tak melakukan pelanggaran.

Setelah melewati menit ke-30, Chelsea mulai balik menekan. Hasilnya, di menit ke-34, skuad asuhan Maurizio Sarri itu mendapat peluang yang membahayakan Arsenal. Emerson Palmieri mampu merangsek ke wilayah pertahanan Arsenal dan melepaskan tembakan langsung. Meski demikian, Petr Cech dengan sigap meninju datangnya bola.
Tak berhenti sampai di situ. Pada menit ke-39 Chelsea kembali menebar ancaman. Olivier Giroud mendapat peluang setelah The Blues melakukan kerja sama satu-dua. Meski begitu, Cech lagi-lagi dengan sigap mampu mematahkannya. Pada akhirnya, babak pertama usai dengan skor sama kuat 0-0.Babak Kedua:
Memasuki babak kedua, Chelsea langsung tancap gas menggalang  serangan. Hasilnya tak percuma, karena pada menit ke-49 tim berjuluk The  Blues itu memecah kebuntuan. Adalah mantan stiker Arsenal, Olivier  Giroud, yang mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan silang  rendah dari Emerson, Giroud pun melakukan sundulan menyelam. Bola masuk  ke gawang, Chelsea unggul 1-0.
Unggul satu gol, membuat kepercayaan diri para pemain Chelsea semakin  meningkat. Di menit ke-60, Chelsea pun menggandakan keunggulannya. Kali  ini giliran Pedro Rodriguez yang mencetak gol setelah dengan sempurna  menuntaskan umpan tarik Eden Hazard. Cech tak kuasa menghentikan laju  bola dan membuat Chelsea memimpin 2-0.
Arsenal yang kemudian mencoba bangkit justru kembali mendapat petaka.  Bagaimana tidak, pasalnya di menit ke-65 Chelsea mendapat hadiah  penalti setelah Maitland-Niles melanggar Giroud di kotak terlarang.  Hazard yang maju sebagai eksekutor, tak membuang kesempatan tersebut  untuk membawa Chelsea menjauh 3-0.

Meski tertinggal tiga gol, namun para pemain The Gunners masih belum  ingin melepas laga final ini. Mereka tetap berupaya mengejar  ketertinggalan. Harapan pun sempat tercipta di menit ke-69 kala Alex  Iwobi mencetak gol melalui tendangan volinya dari luar kotak penalti.  Skor kini berubah menjadi 3-1.
Kendati demikian, harapan Arsenal untuk bisa mengejar ketertinggalan  tersebut kembali menjadi semakin sulit dicapai. Pasalnya, tiga menit  berselang Chelsea kembali mencetak gol. Hazard sukses membawa timnya  kembali menjauh setelah ia menuntaskan umpan cungkil Giroud. Papan skor  berubah menjadi 4-1 untuk keunggulan Chelsea.
Di sepanjang sisa pertandingan, Arsenal terus berupaya menyamakan  kedudukan. Akan tetapi, hingga wasit meniup peluit panjang, keadaan  tetap tidak berubah. Chelsea mengalahkan Arsenal di laga final ini  dengan skor 4-1 dan berhak mengangkat trofi Liga Eropa 2018-2019.
Susunan Pemain:
 
Chelsea: Kepa Arrizabalaga; Cesar Azpilicueta, Andreas Christensen,  David Luiz, Emerson; N&amp;rsquo;Golo Kante, Jorginho, Mateo Kovacic; Pedro,  Olivier Giroud, Eden Hazard.
Arsenal: Petr Cech; Sokratis, Laurent Koscielny, Nacho Monreal;  Ainsley Maitland-Niles, Lucas Torreira, Granit Xhaka, Sead Kolasinac;  Mesut Ozil; Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette.</content:encoded></item></channel></rss>
