<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mantan Pelatih Spartak Moskow Jadi Asisten Conte di Inter Milan?</title><description>Massimo Carrera membuka kemungkinan untuk kembali menjadi asisten pelatih Conte.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/05/24/47/2059784/mantan-pelatih-spartak-moskow-jadi-asisten-conte-di-inter-milan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/05/24/47/2059784/mantan-pelatih-spartak-moskow-jadi-asisten-conte-di-inter-milan"/><item><title>Mantan Pelatih Spartak Moskow Jadi Asisten Conte di Inter Milan?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/05/24/47/2059784/mantan-pelatih-spartak-moskow-jadi-asisten-conte-di-inter-milan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/05/24/47/2059784/mantan-pelatih-spartak-moskow-jadi-asisten-conte-di-inter-milan</guid><pubDate>Jum'at 24 Mei 2019 09:46 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/24/47/2059784/mantan-pelatih-spartak-moskow-jadi-asisten-conte-di-inter-milan-ifDdCgS3ID.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Carrera saat bertugas sebagai pelatih Spartak Moskow. (Foto: REUTERS/Sergei Karpukhin)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/24/47/2059784/mantan-pelatih-spartak-moskow-jadi-asisten-conte-di-inter-milan-ifDdCgS3ID.jpg</image><title>Carrera saat bertugas sebagai pelatih Spartak Moskow. (Foto: REUTERS/Sergei Karpukhin)</title></images><description>TURIN &amp;ndash; Massimo Carrera mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan banyak pihak. Eks pelatih Spartak Moskow itu mengaku bakal kembali bekerja sama dengan Antonio Conte dan bertugas sebagai asisten pelatih.
&amp;ldquo;Conte? Antonio adalah pelatih luar biasa, saya akan kembali bekerja sama dengannya besok jika memungkinkan,&amp;rdquo; kata Carrera mengutip dari Calciomercato, Jumat (24/5/2019).

(Carrera sempat menjadi pelatih interim di Juventus, tatkala Conte terkena skorsing pada Liga Italia 2012-2013)
Carrera sempat menjadi asisten Conte dalam periode 2012-2016. Dalam kurun 2012-2014, keduanya berkolaborasi di Juventus dan total menghadirkan dua trofi Liga Italia. Kemudian pada 2014-2016, mereka bekerja sama di Tim Nasional (Timnas) Italia.
BACA JUGA: Conte Bertemu Paratici di Milan, Guardiola Gagal Jadi Pelatih Juventus?
Hasilnya dengan skuad seadanya, Italia lolos ke perempatfinal Piala Eropa 2016, dan hanya kalah via adu penalti dari Jerman di fase tersebut. Karena itu, menarik menanti kombinasi Conte-Carrera.
Jika tidak ada aral melintang, kombinasi di atas bisa terlaksana di Inter Milan. Kabarnya, Inter sudah mencapai kesepakatan dengan Conte dan setuju untuk memberi kontrak selama empat tahun.

Andai benar menangani Inter, jelas Conte telah menyakiti banyak pihak. Sebab, sejumlah klub seperti AS Roma dan AC Milan tertarik mendapatkan jasa Conte. Akan tetapi, dalam sebuah wawancara, Conte mengaku hanya akan melatih klub yang memiliki ambisi juara dan berarti dalam pandangannya, Inter bisa merealisasikan keinginannya tersebut.</description><content:encoded>TURIN &amp;ndash; Massimo Carrera mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan banyak pihak. Eks pelatih Spartak Moskow itu mengaku bakal kembali bekerja sama dengan Antonio Conte dan bertugas sebagai asisten pelatih.
&amp;ldquo;Conte? Antonio adalah pelatih luar biasa, saya akan kembali bekerja sama dengannya besok jika memungkinkan,&amp;rdquo; kata Carrera mengutip dari Calciomercato, Jumat (24/5/2019).

(Carrera sempat menjadi pelatih interim di Juventus, tatkala Conte terkena skorsing pada Liga Italia 2012-2013)
Carrera sempat menjadi asisten Conte dalam periode 2012-2016. Dalam kurun 2012-2014, keduanya berkolaborasi di Juventus dan total menghadirkan dua trofi Liga Italia. Kemudian pada 2014-2016, mereka bekerja sama di Tim Nasional (Timnas) Italia.
BACA JUGA: Conte Bertemu Paratici di Milan, Guardiola Gagal Jadi Pelatih Juventus?
Hasilnya dengan skuad seadanya, Italia lolos ke perempatfinal Piala Eropa 2016, dan hanya kalah via adu penalti dari Jerman di fase tersebut. Karena itu, menarik menanti kombinasi Conte-Carrera.
Jika tidak ada aral melintang, kombinasi di atas bisa terlaksana di Inter Milan. Kabarnya, Inter sudah mencapai kesepakatan dengan Conte dan setuju untuk memberi kontrak selama empat tahun.

Andai benar menangani Inter, jelas Conte telah menyakiti banyak pihak. Sebab, sejumlah klub seperti AS Roma dan AC Milan tertarik mendapatkan jasa Conte. Akan tetapi, dalam sebuah wawancara, Conte mengaku hanya akan melatih klub yang memiliki ambisi juara dan berarti dalam pandangannya, Inter bisa merealisasikan keinginannya tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
