<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Benzema Anggap Zidane seperti Kakaknya </title><description>Karim Benzema menganggap Zinedine Zidane sebagai kakaknya.&amp;nbsp;</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/05/17/46/2057034/benzema-anggap-zidane-seperti-kakaknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/05/17/46/2057034/benzema-anggap-zidane-seperti-kakaknya"/><item><title>Benzema Anggap Zidane seperti Kakaknya </title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/05/17/46/2057034/benzema-anggap-zidane-seperti-kakaknya</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/05/17/46/2057034/benzema-anggap-zidane-seperti-kakaknya</guid><pubDate>Jum'at 17 Mei 2019 16:17 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/17/46/2057034/benzema-anggap-zidane-seperti-kakaknya-i1Fcjp7si3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyerang Real Madrid Karim Benzema (Foto: La Liga)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/17/46/2057034/benzema-anggap-zidane-seperti-kakaknya-i1Fcjp7si3.jpg</image><title>Penyerang Real Madrid Karim Benzema (Foto: La Liga)</title></images><description>MADRID &amp;ndash; Penyerang Real Madrid, Karim Benzema, mengaku hubungannya dengan sang pelatih, Zinedine Zidane, seperti saudara. Ikatan antara kedua sosok asal Prancis itu bahkan mirip dengan kakak-adik.
Karim Benzema menjelma menjadi juru gedor utama Real Madrid musim 2018-2019 sepeninggal Cristiano Ronaldo. Mantan penyerang Olympique Lyon tersebut sudah mengemas 30 gol sepanjang musim ini, terbanyak di antara penggawa Los Blancos lainnya.
Akan tetapi, keberadaan Karim Benzema di daftar susunan pemain awal Real Madrid tidak terlalu disukai oleh para penggemar. Pria berdarah Aljazair itu dituding merupakan anak kesayangan Zinedine Zidane karena terus menghiasi lini depan Real Madrid meski dalam tren yang buruk musim lalu.

(Baca juga: Benzema Tak Pedulikan Rumor Transfernya)
&amp;ldquo;Dia (Zidane) seperti keluarga buat saya. Hubungan kami berdua sangat kuat. Relasi kami berdua sudah dimulai sejak lama, saya bertemu dengannya sebelum dia menjadi pelatih dan beliau banyak membantu saya,&amp;rdquo; tutur Karim Benzema, mengutip dari Football Espana, Jumat (17/5/2019).
&amp;ldquo;Kami sering berbicara soal sepakbola dan kehidupan di luar lapangan. Dia seperti kakak buat saya. Namun, dia tidak segan-segan mengkritik saya dan juga sebaliknya,&amp;rdquo; imbuh pemain berusia 31 tahun itu.

Benz mengklaim menjalani masa-masa yang indah sepanjang kariernya di Real Madrid sejak bergabung pada 2009. Meski sedih karena akan mengakhiri musim tanpa trofi, Karim Benzema tetap bangga dengan penampilannya sepanjang 2018-2019.</description><content:encoded>MADRID &amp;ndash; Penyerang Real Madrid, Karim Benzema, mengaku hubungannya dengan sang pelatih, Zinedine Zidane, seperti saudara. Ikatan antara kedua sosok asal Prancis itu bahkan mirip dengan kakak-adik.
Karim Benzema menjelma menjadi juru gedor utama Real Madrid musim 2018-2019 sepeninggal Cristiano Ronaldo. Mantan penyerang Olympique Lyon tersebut sudah mengemas 30 gol sepanjang musim ini, terbanyak di antara penggawa Los Blancos lainnya.
Akan tetapi, keberadaan Karim Benzema di daftar susunan pemain awal Real Madrid tidak terlalu disukai oleh para penggemar. Pria berdarah Aljazair itu dituding merupakan anak kesayangan Zinedine Zidane karena terus menghiasi lini depan Real Madrid meski dalam tren yang buruk musim lalu.

(Baca juga: Benzema Tak Pedulikan Rumor Transfernya)
&amp;ldquo;Dia (Zidane) seperti keluarga buat saya. Hubungan kami berdua sangat kuat. Relasi kami berdua sudah dimulai sejak lama, saya bertemu dengannya sebelum dia menjadi pelatih dan beliau banyak membantu saya,&amp;rdquo; tutur Karim Benzema, mengutip dari Football Espana, Jumat (17/5/2019).
&amp;ldquo;Kami sering berbicara soal sepakbola dan kehidupan di luar lapangan. Dia seperti kakak buat saya. Namun, dia tidak segan-segan mengkritik saya dan juga sebaliknya,&amp;rdquo; imbuh pemain berusia 31 tahun itu.

Benz mengklaim menjalani masa-masa yang indah sepanjang kariernya di Real Madrid sejak bergabung pada 2009. Meski sedih karena akan mengakhiri musim tanpa trofi, Karim Benzema tetap bangga dengan penampilannya sepanjang 2018-2019.</content:encoded></item></channel></rss>
