<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berpeluang Jumpa Chelsea di Final Liga Eropa, Ini Tanggapan Cech</title><description>Cech akui sulit memikirkan bila benar-benar bertemu Chelsea di final Liga Eropa 2018-2019.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/05/09/51/2053655/berpeluang-jumpa-chelsea-di-final-liga-eropa-ini-tanggapan-cech</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/05/09/51/2053655/berpeluang-jumpa-chelsea-di-final-liga-eropa-ini-tanggapan-cech"/><item><title>Berpeluang Jumpa Chelsea di Final Liga Eropa, Ini Tanggapan Cech</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/05/09/51/2053655/berpeluang-jumpa-chelsea-di-final-liga-eropa-ini-tanggapan-cech</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/05/09/51/2053655/berpeluang-jumpa-chelsea-di-final-liga-eropa-ini-tanggapan-cech</guid><pubDate>Kamis 09 Mei 2019 18:10 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/09/51/2053655/berpeluang-jumpa-chelsea-di-final-liga-eropa-ini-tanggapan-cech-SffKdY5OuK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kiper Arsenal, Petr Cech. (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/09/51/2053655/berpeluang-jumpa-chelsea-di-final-liga-eropa-ini-tanggapan-cech-SffKdY5OuK.jpg</image><title>Kiper Arsenal, Petr Cech. (Foto: UEFA)</title></images><description>VALENCIA &amp;ndash; Arsenal tinggal selangkah lagi memastikan diri melaju ke final Liga Eropa 2018-2019. Kemenangan 3-1 atas Valencia di leg I semifinal kompetisi tersebut membuat Arsenal hanya membutuhkan hasil seri saja untuk membuat tim berjuluk The Gunners itu lolos ke final. Bisa mencapai final, bahkan menjuarai Liga Eropa tentu akan menjadi kado perpisahan yang manis untuk kiper Arsenal, Petr Cech.
Seperti yang diketahui, Cech sudah memutuskan untuk gantung sarung tangan di akhir musim 2018-2019. Ia pun sejak awal sudah menargetkan satu gelar harus dimilikinya bersama Arsenal sebelum dirinya pensiun dan Liga Eropa pun menjadi peluang terbesar Cech untuk mewujudkan itu semua.
Tentu Cech sangat senang bila itu semua terwujud. Akan tetapi, tampaknya keinginan Cech itu takkan berjalan mulus. Apalagi kalau lawan yang dihadapinya di final Liga Eropa 2018-2019 nanti adalah Chelsea.
Baca Juga: Tadic Benar-Benar Kecewa Ajax Gagal Melaju ke Final Liga Champions

Sebagaimana diketahui, sebelum bergabung dengan Arsenal, Cech terlebih dahulu membela The Blues &amp;ndash;julukan Chelsea. Bersama Chelsea, Cech merasakan puncak kariernya. Berbagai trofi pernah ia rasakan bersama tim kepunyaan Roman Abrahamovich itu.
Akan tetapi, kini Cech justru dihadapkan dengan skenario dirinya bersua Chelsea di final Liga Eropa. Tentu hal tersebut tak pernah terpikirkan sebelumnya oleh kiper asal Republik Ceko itu. Namun, bila itu benar-benar terjadi Cech mengaku perasaannya akan sangat tercampur aduk.

&amp;ldquo;Saya tidak tahu apakah skenario itu mimpi atau bukan (bila bertemu Chelsea di final). Anda saat ini memiliki laga terakhir dalam karier Anda, final Liga Eropa dan Anda harus melawan tim yang memiliki ikatan emosional dengan Anda, yang mungkin terlalu banyak bagi saya,&amp;rdquo; ujar Cech, dikutip dari laman resmi UEFA, Kamis (9/5/2019).
Kendati begitu, tentu skenario itu akan terwujud jika kedua tim benar-benar lolos ke final. Untuk Arsenal mungkin memiliki peluang yang cukup besar karena di leg pertamanya sudah menang 3-1. Akan tetapi, untuk Chelsea mungkin akan terasa berat untuk mewujudkan skenario tersebut. Pasalnya di leg pertamanya tim asuhan Maurizio Sarri itu hanya meraih hasil imbang 1-1 dengan Eintrancht Frankfurt.</description><content:encoded>VALENCIA &amp;ndash; Arsenal tinggal selangkah lagi memastikan diri melaju ke final Liga Eropa 2018-2019. Kemenangan 3-1 atas Valencia di leg I semifinal kompetisi tersebut membuat Arsenal hanya membutuhkan hasil seri saja untuk membuat tim berjuluk The Gunners itu lolos ke final. Bisa mencapai final, bahkan menjuarai Liga Eropa tentu akan menjadi kado perpisahan yang manis untuk kiper Arsenal, Petr Cech.
Seperti yang diketahui, Cech sudah memutuskan untuk gantung sarung tangan di akhir musim 2018-2019. Ia pun sejak awal sudah menargetkan satu gelar harus dimilikinya bersama Arsenal sebelum dirinya pensiun dan Liga Eropa pun menjadi peluang terbesar Cech untuk mewujudkan itu semua.
Tentu Cech sangat senang bila itu semua terwujud. Akan tetapi, tampaknya keinginan Cech itu takkan berjalan mulus. Apalagi kalau lawan yang dihadapinya di final Liga Eropa 2018-2019 nanti adalah Chelsea.
Baca Juga: Tadic Benar-Benar Kecewa Ajax Gagal Melaju ke Final Liga Champions

Sebagaimana diketahui, sebelum bergabung dengan Arsenal, Cech terlebih dahulu membela The Blues &amp;ndash;julukan Chelsea. Bersama Chelsea, Cech merasakan puncak kariernya. Berbagai trofi pernah ia rasakan bersama tim kepunyaan Roman Abrahamovich itu.
Akan tetapi, kini Cech justru dihadapkan dengan skenario dirinya bersua Chelsea di final Liga Eropa. Tentu hal tersebut tak pernah terpikirkan sebelumnya oleh kiper asal Republik Ceko itu. Namun, bila itu benar-benar terjadi Cech mengaku perasaannya akan sangat tercampur aduk.

&amp;ldquo;Saya tidak tahu apakah skenario itu mimpi atau bukan (bila bertemu Chelsea di final). Anda saat ini memiliki laga terakhir dalam karier Anda, final Liga Eropa dan Anda harus melawan tim yang memiliki ikatan emosional dengan Anda, yang mungkin terlalu banyak bagi saya,&amp;rdquo; ujar Cech, dikutip dari laman resmi UEFA, Kamis (9/5/2019).
Kendati begitu, tentu skenario itu akan terwujud jika kedua tim benar-benar lolos ke final. Untuk Arsenal mungkin memiliki peluang yang cukup besar karena di leg pertamanya sudah menang 3-1. Akan tetapi, untuk Chelsea mungkin akan terasa berat untuk mewujudkan skenario tersebut. Pasalnya di leg pertamanya tim asuhan Maurizio Sarri itu hanya meraih hasil imbang 1-1 dengan Eintrancht Frankfurt.</content:encoded></item></channel></rss>
