<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Pemain yang Tidak Layak Bela Klub Raksasa Inggris</title><description>Berikut 5 Pemain yang Tidak Layak Bela Klub Raksasa Inggris</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/04/24/51/2047635/5-pemain-yang-tidak-layak-bela-klub-raksasa-inggris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/04/24/51/2047635/5-pemain-yang-tidak-layak-bela-klub-raksasa-inggris"/><item><title>5 Pemain yang Tidak Layak Bela Klub Raksasa Inggris</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/04/24/51/2047635/5-pemain-yang-tidak-layak-bela-klub-raksasa-inggris</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/04/24/51/2047635/5-pemain-yang-tidak-layak-bela-klub-raksasa-inggris</guid><pubDate>Rabu 24 April 2019 19:57 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/24/51/2047635/5-pemain-yang-tidak-layak-bela-klub-raksasa-inggris-a8vowOwidc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemain Manchester United, Alexis Sanchezz (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/24/51/2047635/5-pemain-yang-tidak-layak-bela-klub-raksasa-inggris-a8vowOwidc.jpg</image><title>Pemain Manchester United, Alexis Sanchezz (Foto: AFP)</title></images><description>LIGA Inggris menjadi salah satu kompetisi sepakbola paling kompetitif saat ini. Tak heran jika pada akhirnya banyak pemain yang tertarik untuk bermain di kompetisi ini untuk mengasah kemampuan mereka atau bahkan hanya sekedar menguji kualitas permainan mereka.
Eden Hazard bersama Chelsea, Virgil van Dijk di Liverpool, dan Paul Pobga dengan Man United menjadi beberapa contoh dari sekian banyak pemain besar yang ikut andil dalam kompetisi musim ini. Akan tetapi, nyatanya tidak semua pemain dinilai layak untuk membela klub-klub besar Inggris
Melansir dari laman Sportskeeda, Rabu (24/4/2019), berikut lima pemain yang dinilai tidak layak membela klub raksasa Inggris.
5. Fabian Delph (Manchester City)

Delph bergabung ke Etihad Stadium pada 2015 kemarin. Pemain 29 tahun itu didatangkan dari Aston Vila dengan mahar sebesar 11juta euro atau sekira 173 miliar. Sayangnya harga tersebut ternyata terlalu tinggi jika melihat kurangnya kontribusi sang pemain untuk tim.
Musim ini saja, Delph baru dipercaya tampil sebanyak 11 kali di ajang Liga Inggris atau jika di total, ia hanya tampil sebanyak 20 kali di semua kompetisi bersama skuad utama sejak awal musim lalu.
4. Alberto Moreno (Liverpool)

Pemain berdarah Spanyol ini telah memikat klub Liga Inggris,  Liverpool yang akhirnya merekrutnya pada 2015 lalu. Sayang, hingga kini  Moreno belum mampu menunjukkan performa apik seperti yang ia tampilkan  bersama klubnya terdahulu, Sevilla.
Bertugas sebagai bek sayap, beberapa penampilan awal Moreno cukup  menjanjikan. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu bek 29 tahun itu  justru kehilangan konsistensi dan jarang mendapat keparcayaan untuk  mengisi skuad utama Liverpool.

3. Vincent Janssen (Tottenham Hotspur)

Pemain berdarah Belanda ini bergabung ke Tottenham Hotspur dari   Fenerbahce degan status bebas transfer pada Juni 2018 kemarin. Akan   tetapi, ia sulit bersaing untuk mengisi lini depan tim lantaran   nama-nama besar seperti Harry Kane.
Banyak yang menilai kecepatam Janssen di lapangan hijau masih kurang   jika ia ingin bermain di kompetisi sebesar Liga Inggris. Padahal,  pemain  kelahiran Juli 1994 itu sempat menjadi pemain muda Liga Belanda  yang  dilirik beberapa klub besar Eropa
2. Marcos Alonso (Chelsea)

Alonso tiba di Chelsea pada 2016 ketika Chelsea berada di bawah    kepelatihan Antonio Conte. Pemain bertahan asal Spanyol itu kerap    menjadi andalan Conte karena memiliki kemampuan dalam membantu lini    serang.
Akan tetapi, perlahan kontribusinya menurun terlebih saat Chelsea    mendatangkan pelatih baru, yakni Maurizio Sarri. Kondisi ini membuat    Alonso kerap menjadi penghias bangku cadangan. Musim ini saja, ia hanya    dipercaya tampi sebanyak 28 kali bersama skuad utamaChelsea.
1. Alexis Sanchez (Manchester United)

Sanchez menjadi salah satu pemain yang dinilai tak layak membela klub     raksasa Inggris. Setelah membela Arsenal, penampilannya selama     berseragam Manchester United memang jauh dari harapan. Padahal, pemain     berpaspor Chile itu sempat tampil impresif bersama klub lamanya,     Barcelona.
Perannya di lini depan Setan Merah pun tergantikan dengan nama-nama     pemain muda seperti Romelu Lukaku, Marcus Rashford, atau Anthony     Martial. Ia bahkan baru menorehkan dua gol dari 24 penampilannya bersama     Man United musim ini. Jumlah itu jelas bukan catatan yang baik bagi     seorang pemain  yang berposisi sebagai striker.</description><content:encoded>LIGA Inggris menjadi salah satu kompetisi sepakbola paling kompetitif saat ini. Tak heran jika pada akhirnya banyak pemain yang tertarik untuk bermain di kompetisi ini untuk mengasah kemampuan mereka atau bahkan hanya sekedar menguji kualitas permainan mereka.
Eden Hazard bersama Chelsea, Virgil van Dijk di Liverpool, dan Paul Pobga dengan Man United menjadi beberapa contoh dari sekian banyak pemain besar yang ikut andil dalam kompetisi musim ini. Akan tetapi, nyatanya tidak semua pemain dinilai layak untuk membela klub-klub besar Inggris
Melansir dari laman Sportskeeda, Rabu (24/4/2019), berikut lima pemain yang dinilai tidak layak membela klub raksasa Inggris.
5. Fabian Delph (Manchester City)

Delph bergabung ke Etihad Stadium pada 2015 kemarin. Pemain 29 tahun itu didatangkan dari Aston Vila dengan mahar sebesar 11juta euro atau sekira 173 miliar. Sayangnya harga tersebut ternyata terlalu tinggi jika melihat kurangnya kontribusi sang pemain untuk tim.
Musim ini saja, Delph baru dipercaya tampil sebanyak 11 kali di ajang Liga Inggris atau jika di total, ia hanya tampil sebanyak 20 kali di semua kompetisi bersama skuad utama sejak awal musim lalu.
4. Alberto Moreno (Liverpool)

Pemain berdarah Spanyol ini telah memikat klub Liga Inggris,  Liverpool yang akhirnya merekrutnya pada 2015 lalu. Sayang, hingga kini  Moreno belum mampu menunjukkan performa apik seperti yang ia tampilkan  bersama klubnya terdahulu, Sevilla.
Bertugas sebagai bek sayap, beberapa penampilan awal Moreno cukup  menjanjikan. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu bek 29 tahun itu  justru kehilangan konsistensi dan jarang mendapat keparcayaan untuk  mengisi skuad utama Liverpool.

3. Vincent Janssen (Tottenham Hotspur)

Pemain berdarah Belanda ini bergabung ke Tottenham Hotspur dari   Fenerbahce degan status bebas transfer pada Juni 2018 kemarin. Akan   tetapi, ia sulit bersaing untuk mengisi lini depan tim lantaran   nama-nama besar seperti Harry Kane.
Banyak yang menilai kecepatam Janssen di lapangan hijau masih kurang   jika ia ingin bermain di kompetisi sebesar Liga Inggris. Padahal,  pemain  kelahiran Juli 1994 itu sempat menjadi pemain muda Liga Belanda  yang  dilirik beberapa klub besar Eropa
2. Marcos Alonso (Chelsea)

Alonso tiba di Chelsea pada 2016 ketika Chelsea berada di bawah    kepelatihan Antonio Conte. Pemain bertahan asal Spanyol itu kerap    menjadi andalan Conte karena memiliki kemampuan dalam membantu lini    serang.
Akan tetapi, perlahan kontribusinya menurun terlebih saat Chelsea    mendatangkan pelatih baru, yakni Maurizio Sarri. Kondisi ini membuat    Alonso kerap menjadi penghias bangku cadangan. Musim ini saja, ia hanya    dipercaya tampi sebanyak 28 kali bersama skuad utamaChelsea.
1. Alexis Sanchez (Manchester United)

Sanchez menjadi salah satu pemain yang dinilai tak layak membela klub     raksasa Inggris. Setelah membela Arsenal, penampilannya selama     berseragam Manchester United memang jauh dari harapan. Padahal, pemain     berpaspor Chile itu sempat tampil impresif bersama klub lamanya,     Barcelona.
Perannya di lini depan Setan Merah pun tergantikan dengan nama-nama     pemain muda seperti Romelu Lukaku, Marcus Rashford, atau Anthony     Martial. Ia bahkan baru menorehkan dua gol dari 24 penampilannya bersama     Man United musim ini. Jumlah itu jelas bukan catatan yang baik bagi     seorang pemain  yang berposisi sebagai striker.</content:encoded></item></channel></rss>
