<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Spalletti Sebut Mediasi Inter dengan Icardi Sebuah Penghinaan </title><description>Spalletti merasa mediasi hanya untuk memaksa seseorang mengenakan kostum Inter Milan adalah sebuah bentuk penghinaan.&amp;nbsp;</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/04/01/47/2037739/spalletti-sebut-mediasi-inter-dengan-icardi-sebuah-penghinaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/04/01/47/2037739/spalletti-sebut-mediasi-inter-dengan-icardi-sebuah-penghinaan"/><item><title>Spalletti Sebut Mediasi Inter dengan Icardi Sebuah Penghinaan </title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/04/01/47/2037739/spalletti-sebut-mediasi-inter-dengan-icardi-sebuah-penghinaan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/04/01/47/2037739/spalletti-sebut-mediasi-inter-dengan-icardi-sebuah-penghinaan</guid><pubDate>Senin 01 April 2019 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/01/47/2037739/spalletti-sebut-mediasi-inter-dengan-icardi-sebuah-penghinaan-3GnezSOzfv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyerang Inter Milan Mauro Icardi (Foto: Mauro Icardi/Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/01/47/2037739/spalletti-sebut-mediasi-inter-dengan-icardi-sebuah-penghinaan-3GnezSOzfv.jpg</image><title>Penyerang Inter Milan Mauro Icardi (Foto: Mauro Icardi/Instagram)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Inter Milan kembali menelan kekalahan di kandangnya, Stadion Giuseppe Meazza. Kali ini, Lazio menorehkan luka bagi Interisti lewat gol Sergej Milinkovic-Savic. Selain kekalahan tersebut, fokus pembicaraan kembali ke seputar Mauro Icardi.
Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, menyebut mantan kaptennya itu mempermalukan klub karena terus menunda negosiasi kontrak. Pria asal Italia itu mengatakan, lambannya perpanjangan kontrak tersebut merupakan sebuah penghinaan bagi tifosi.
Sebagaimana diketahui, Mauro Icardi tengah dibekukan statusnya oleh Inter Milan sejak Februari 2019. Lambannya negosiasi kontrak diduga menjadi ihwal perseteruan kedua pihak yang sebelumnya saling menghormati tersebut. Beppe Marotta selaku Direktur Olahraga sampai harus turun tangan untuk mediasi.&amp;nbsp;

(Baca juga: Sindir Icardi, Spalletti: Ia Bukan Messi!)
&amp;ldquo;Mediasi ini adalah sebuah penghinaan kepada penggemar dan siapa saja yang mencintai Inter. Mereka harus melakukan mediasi dengan seseorang hanya untuk mengenakan kostum yang mereka cintai. Sebuah penghinaan,&amp;rdquo; ujar Luciano Spalletti, mengutip dari Football Italia, Senin (1/4/2019).
&amp;ldquo;Negosiasi dengan seseorang hanya untuk mengenakan kostum Inter. Apakah saya harus mengirim e-mail ke 20 pengacara?&amp;rdquo; imbuh pria berusia 60 tahun itu.

Kekalahan tersebut membuat posisi Inter Milan kini semakin terancam di zona Liga Champions (empat besar). I Nerazzurri kini hanya berjarak lima poin dengan Lazio yang berada di posisi lima dengan sembilan pertandingan tersisa.</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Inter Milan kembali menelan kekalahan di kandangnya, Stadion Giuseppe Meazza. Kali ini, Lazio menorehkan luka bagi Interisti lewat gol Sergej Milinkovic-Savic. Selain kekalahan tersebut, fokus pembicaraan kembali ke seputar Mauro Icardi.
Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, menyebut mantan kaptennya itu mempermalukan klub karena terus menunda negosiasi kontrak. Pria asal Italia itu mengatakan, lambannya perpanjangan kontrak tersebut merupakan sebuah penghinaan bagi tifosi.
Sebagaimana diketahui, Mauro Icardi tengah dibekukan statusnya oleh Inter Milan sejak Februari 2019. Lambannya negosiasi kontrak diduga menjadi ihwal perseteruan kedua pihak yang sebelumnya saling menghormati tersebut. Beppe Marotta selaku Direktur Olahraga sampai harus turun tangan untuk mediasi.&amp;nbsp;

(Baca juga: Sindir Icardi, Spalletti: Ia Bukan Messi!)
&amp;ldquo;Mediasi ini adalah sebuah penghinaan kepada penggemar dan siapa saja yang mencintai Inter. Mereka harus melakukan mediasi dengan seseorang hanya untuk mengenakan kostum yang mereka cintai. Sebuah penghinaan,&amp;rdquo; ujar Luciano Spalletti, mengutip dari Football Italia, Senin (1/4/2019).
&amp;ldquo;Negosiasi dengan seseorang hanya untuk mengenakan kostum Inter. Apakah saya harus mengirim e-mail ke 20 pengacara?&amp;rdquo; imbuh pria berusia 60 tahun itu.

Kekalahan tersebut membuat posisi Inter Milan kini semakin terancam di zona Liga Champions (empat besar). I Nerazzurri kini hanya berjarak lima poin dengan Lazio yang berada di posisi lima dengan sembilan pertandingan tersisa.</content:encoded></item></channel></rss>
