<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dihajar Thailand 0-4, Indra Sjafri Akui Permainan Timnas Indonesia U-23 Tidak Berkembang</title><description>Indra Sjafri mengakui anak asuhnya gagal tampil dengan standar yang diinginkan.&amp;nbsp;</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/03/22/51/2033778/dihajar-thailand-0-4-indra-sjafri-akui-permainan-timnas-indonesia-u-23-tidak-berkembang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/03/22/51/2033778/dihajar-thailand-0-4-indra-sjafri-akui-permainan-timnas-indonesia-u-23-tidak-berkembang"/><item><title>Dihajar Thailand 0-4, Indra Sjafri Akui Permainan Timnas Indonesia U-23 Tidak Berkembang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/03/22/51/2033778/dihajar-thailand-0-4-indra-sjafri-akui-permainan-timnas-indonesia-u-23-tidak-berkembang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/03/22/51/2033778/dihajar-thailand-0-4-indra-sjafri-akui-permainan-timnas-indonesia-u-23-tidak-berkembang</guid><pubDate>Jum'at 22 Maret 2019 20:48 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/22/51/2033778/dihajar-thailand-0-4-indra-sjafri-akui-permainan-timnas-indonesia-u-23-tidak-berkembang-OjwxmBJFzB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indonesia U-23 dihajar Thailand 0-4 (Foto: Laman resmi AFC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/22/51/2033778/dihajar-thailand-0-4-indra-sjafri-akui-permainan-timnas-indonesia-u-23-tidak-berkembang-OjwxmBJFzB.jpg</image><title>Timnas Indonesia U-23 dihajar Thailand 0-4 (Foto: Laman resmi AFC)</title></images><description>HANOI &amp;ndash; Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23, Indra Sjafri, mengakui keunggulan Thailand usai anak asuhnya dihajar 0-4 pada laga pembuka Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Pria berusia 56 tahun itu menyadari permainan Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan tidak bisa berkembang.
Timnas Thailand U-23 memang menguasai jalannya pertandingan selama 90 menit. Hal tersebut dibuktikan dengan statistik penguasaan bola yang mencapai 55-45 persen buat Tim Gajah Perang. Hasilnya, skor 4-0 tercipta ketika wasit meniup peluit panjang.
Pada babak pertama, Timnas Indonesia U-23 hanya kebobolan satu gol dari situasi bola mati. Namun, kebobolan tersebut sangat disesalkan oleh Indra Sjafri karena membuat skuad Garuda Muda akhirnya tidak bisa menampilkan yang terbaik.

(Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Takluk 0-4 dari Thailand)
&amp;ldquo;Kami akui di laga ini pemain tampil dibawah performa. Thailand mampu memanfaatkam situasi bola mati,&amp;rdquo; tutur Indra Sjafri dalam keterangan pers yang diterima Okezone, Jumat (22/3/2019).
&amp;ldquo;Kami tidak bisa mengembangkan permainan. Soal susunan pemain kami rasa tadi susunan terbaik setelah terakhir kami uji coba melawan Bali United,&amp;rdquo; pungkas mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 tersebut.

Kekalahan tersebut membuat langkah Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2020 semakin sulit. Sebab, Tim Merah Putih harus menyapu dua laga tersisa, yakni kontra Vietnam dan Brunei Darussalam agar bisa lolos.</description><content:encoded>HANOI &amp;ndash; Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23, Indra Sjafri, mengakui keunggulan Thailand usai anak asuhnya dihajar 0-4 pada laga pembuka Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Pria berusia 56 tahun itu menyadari permainan Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan tidak bisa berkembang.
Timnas Thailand U-23 memang menguasai jalannya pertandingan selama 90 menit. Hal tersebut dibuktikan dengan statistik penguasaan bola yang mencapai 55-45 persen buat Tim Gajah Perang. Hasilnya, skor 4-0 tercipta ketika wasit meniup peluit panjang.
Pada babak pertama, Timnas Indonesia U-23 hanya kebobolan satu gol dari situasi bola mati. Namun, kebobolan tersebut sangat disesalkan oleh Indra Sjafri karena membuat skuad Garuda Muda akhirnya tidak bisa menampilkan yang terbaik.

(Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Takluk 0-4 dari Thailand)
&amp;ldquo;Kami akui di laga ini pemain tampil dibawah performa. Thailand mampu memanfaatkam situasi bola mati,&amp;rdquo; tutur Indra Sjafri dalam keterangan pers yang diterima Okezone, Jumat (22/3/2019).
&amp;ldquo;Kami tidak bisa mengembangkan permainan. Soal susunan pemain kami rasa tadi susunan terbaik setelah terakhir kami uji coba melawan Bali United,&amp;rdquo; pungkas mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 tersebut.

Kekalahan tersebut membuat langkah Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2020 semakin sulit. Sebab, Tim Merah Putih harus menyapu dua laga tersisa, yakni kontra Vietnam dan Brunei Darussalam agar bisa lolos.</content:encoded></item></channel></rss>
