<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Analisis Mourinho soal Messi dan Pemain Barcelona Lainnya Bocor</title><description>Analisis yang dilakukan Mourinho dan Villas-Boas kepada pemain Barcelona di musim 2005-2006 bocor ke publik.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/03/18/261/2031478/analisis-mourinho-soal-messi-dan-pemain-barcelona-lainnya-bocor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/03/18/261/2031478/analisis-mourinho-soal-messi-dan-pemain-barcelona-lainnya-bocor"/><item><title>Analisis Mourinho soal Messi dan Pemain Barcelona Lainnya Bocor</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/03/18/261/2031478/analisis-mourinho-soal-messi-dan-pemain-barcelona-lainnya-bocor</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/03/18/261/2031478/analisis-mourinho-soal-messi-dan-pemain-barcelona-lainnya-bocor</guid><pubDate>Senin 18 Maret 2019 11:42 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/18/261/2031478/analisis-mourinnho-soal-messi-dan-pemain-barcelona-lainnya-bocor-reawFZT84Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mourinho (kanan) menganalisis Messi pada 2006. (Foto: Sportbible)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/18/261/2031478/analisis-mourinnho-soal-messi-dan-pemain-barcelona-lainnya-bocor-reawFZT84Y.jpg</image><title>Mourinho (kanan) menganalisis Messi pada 2006. (Foto: Sportbible)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Jose Mourinho terkenal sebagai pelatih yang detail. Pelatih 55 tahun itu selalu menganalisis secara mendalam, terkait strategi dan kelebihan yang dimiliki tim dan pemain lawan. Hal yang sama pun dilakukan Mourinho, jelang memimpin timnya  (Chelsea) bertemu Barcelona di babak 16 besar Liga Champions 2005-2006.
Akun Twitter @PerformanceAna2 pun membocorkan detail analisis yang dilakukan Mourinho terhadap pemain Barcelona. Saat itu bersama sang asisten yakni Andre Villas-Boas, Mourinho melakukan analisis kepada empat pemain Barcelona.

Keempat pemain yang dimaksud ialah Carles Puyol, Andres Iniesta, Ronaldinho Gaucho dan Lionel Messi. Jelas, analisis yang dilakukan Mourinho terhadap Ronaldinho dan Messi paling menarik perhatian.
BACA JUGA: Messi Tak Sangka Dapat Aplaus dari Fans Real Betis
&amp;ldquo;Memiliki kualitas teknik, pemain belakang diimbau menghindari merebut bola dalam satu percobaan. Ketika menerima bola, Ronaldinho langsung menyerang fullback dan kemudian melepaskan tembakan atau melontarkan umpan silang,&amp;rdquo; kata Mourinho soal Ronaldinho, mengutip dari akun Twitter @PerformanceAna2.
&amp;ldquo;Kualitas ditambah kecepatan, namun sangat mengandalkan kaki kiri. Jelas, gaya permainannya tidak jauh berbeda dengan Ronaldinho. Ia menyisir lapangan dan kemudian melalukan gerakan diagonal. Ia sangat luar biasa dalam situasi satu lawan satu,&amp;rdquo; kata Mourinho soal penilaiannya terhadap Messi.

Akan tetapi, analisis yang dilakukan Mourinho terasa sia-sia. Sebab, pada akhirnya Chelsea takluk dari Barcelona. Setelah melalui dua pertandingan di babak 16 besar Liga Champions 2005-2006, Blaugrana &amp;ndash;julukan Barcelona&amp;ndash; unggul agregat 3-2 atas Chelsea.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Jose Mourinho terkenal sebagai pelatih yang detail. Pelatih 55 tahun itu selalu menganalisis secara mendalam, terkait strategi dan kelebihan yang dimiliki tim dan pemain lawan. Hal yang sama pun dilakukan Mourinho, jelang memimpin timnya  (Chelsea) bertemu Barcelona di babak 16 besar Liga Champions 2005-2006.
Akun Twitter @PerformanceAna2 pun membocorkan detail analisis yang dilakukan Mourinho terhadap pemain Barcelona. Saat itu bersama sang asisten yakni Andre Villas-Boas, Mourinho melakukan analisis kepada empat pemain Barcelona.

Keempat pemain yang dimaksud ialah Carles Puyol, Andres Iniesta, Ronaldinho Gaucho dan Lionel Messi. Jelas, analisis yang dilakukan Mourinho terhadap Ronaldinho dan Messi paling menarik perhatian.
BACA JUGA: Messi Tak Sangka Dapat Aplaus dari Fans Real Betis
&amp;ldquo;Memiliki kualitas teknik, pemain belakang diimbau menghindari merebut bola dalam satu percobaan. Ketika menerima bola, Ronaldinho langsung menyerang fullback dan kemudian melepaskan tembakan atau melontarkan umpan silang,&amp;rdquo; kata Mourinho soal Ronaldinho, mengutip dari akun Twitter @PerformanceAna2.
&amp;ldquo;Kualitas ditambah kecepatan, namun sangat mengandalkan kaki kiri. Jelas, gaya permainannya tidak jauh berbeda dengan Ronaldinho. Ia menyisir lapangan dan kemudian melalukan gerakan diagonal. Ia sangat luar biasa dalam situasi satu lawan satu,&amp;rdquo; kata Mourinho soal penilaiannya terhadap Messi.

Akan tetapi, analisis yang dilakukan Mourinho terasa sia-sia. Sebab, pada akhirnya Chelsea takluk dari Barcelona. Setelah melalui dua pertandingan di babak 16 besar Liga Champions 2005-2006, Blaugrana &amp;ndash;julukan Barcelona&amp;ndash; unggul agregat 3-2 atas Chelsea.</content:encoded></item></channel></rss>
