<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Hal yang Jadi Pembicaraan Usai Timnas Indonesia U-22 Juarai Piala AFF U-22 2019</title><description>Berikut lima hal yang jadi pembicaraan seusai Timnas Indonesia U-22 menjuarai Piala AFF U-22 2019.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/02/27/51/2023411/5-hal-yang-jadi-pembicaraan-usai-timnas-indonesia-u-22-juarai-piala-aff-u-22-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/02/27/51/2023411/5-hal-yang-jadi-pembicaraan-usai-timnas-indonesia-u-22-juarai-piala-aff-u-22-2019"/><item><title>5 Hal yang Jadi Pembicaraan Usai Timnas Indonesia U-22 Juarai Piala AFF U-22 2019</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/02/27/51/2023411/5-hal-yang-jadi-pembicaraan-usai-timnas-indonesia-u-22-juarai-piala-aff-u-22-2019</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/02/27/51/2023411/5-hal-yang-jadi-pembicaraan-usai-timnas-indonesia-u-22-juarai-piala-aff-u-22-2019</guid><pubDate>Rabu 27 Februari 2019 11:40 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/27/51/2023411/5-hal-yang-jadi-pembicaraan-usai-timnas-indonesia-u-22-juarai-piala-aff-u-22-2019-Qn7u0Xcq8u.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indonesia U-22 berhasil menjuarai Piala AFF U-22 2019 (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/27/51/2023411/5-hal-yang-jadi-pembicaraan-usai-timnas-indonesia-u-22-juarai-piala-aff-u-22-2019-Qn7u0Xcq8u.jpg</image><title>Timnas Indonesia U-22 berhasil menjuarai Piala AFF U-22 2019 (Foto: PSSI)</title></images><description>TIM nasional (Timnas) Indonesia U-22 berhasil meraih hasil maksimal ketika mengikuti kejuaraan Piala AFF U-22 yang berlangsung di Kamboja. Ya, skuad Garuda Muda &amp;ndash;julukan Timnas Indonesia U-22&amp;ndash; berhasil membawa pulang trofi usai mengalahkan Thailand di partai final.
Keberhasilan Timnas Indonesia U-22 menjuarai Piala AFF U-22 2019 memang mengejutkan, mengingat mereka ke sana tanpa dibebankan target untuk jadi kampiun. Kini setelah Timnas Indonesia U-22 berhasil keluar sebagai juara, setidaknya ada lima yang yang jadi pembicaraan.
Berikut lima hal yang menjadi pembicaraan seusai Timnas Indonesia U-22 menjuarai Piala AFF U-22 2019, seperti Okezone kutip dari Fox Sport Asia, Rabu (27/2/2019):
 
5. Babak Pertama Berjalan Sengit tapi Tak Ada Gol Tercipta

Pertandingan antara Timnas Indonesia U-22 melawan Thailand memang berjalan sengit sejak menit awal dimulai. Baik Timnas Indonesi U-22 ataupun Thailand memang saling jual beli serangan untuk bisa mencetak gol.
Beberapa kali juga Timnas Indonesia U-22 memiliki kans untuk bisa membuka keunggulan mereka atas Thailand. Akan tetapi hingga 45 menit pertama berakhir, baik Timnas Indonesia U-22 dan Thailand harus puas bermain dengan skor 0-0.4. Thailand Mampu Atasi Tekanan dari Timnas Indonesia U-22

Jika dibandingkan dengan Thailand, Timnas Indonesia U-22 memang  bermain lebih mendominasi jalannya laga. Itu terbukti dengan serangkaian  kans yang didapat tim arahan Indra Sjafri itu untuk memberikan ancaman  ke pertahanan Thailand.
Akan tetapi, Thailand justru yang berhasil membuka keunggulan mereka  lebih dahulu atas Timnas Indonesia U-22. Adalah sang kapten Thailand,  yakni Saringkan Promsupa, yang berhasil menceploskan bola ke dalam  gawang melalui sundulan.3. Respons Cepat Timnas Indonesia U-22 Usai Tertinggal

Timnas Indonesia U-22 berhasil merespons gol yang dicetak oleh   Thailand melalui sundulan Saringkan Promsupa dengan sangat cepat. Ya,   mereka hanya butuh satu menit untuk bisa membuat kedudukan jadi 1-1   setelah gol yang dicetak oleh Sani Riski.
Timnas Indonesia U-22 bahkan berhasil berbalik unggul empat menit   setelah gol Sani Riski. Adalah Osvaldo Haay yang berhasil mencetak gol   kedua Timnas Indonesia U-22 setelah memaksimalkan tendangan bebas   Muhammad Luthfi Kamal.2. Kurangnya Kontribusi dari Marinus Wanewar

Marinus Wanewar memang menjadi salah satu pemain yang mencuat namanya    di ajang Piala AFF U-22 2019. Terlebih, Marinus sendiri memang  menjadi   salah satu pemain yang paling produktif di Piala AFF U-22  dengan   sumbangan tiga golnya.
Akan tetapi di pertandingan final, kontribusi Marinus sejatinya tidak    begitu banyak. Penjagaan ketat yang dilakukan oleh barisan belakang    Thailand, membuat pergerakan Marinus di pertandingan final memang    menjadi sangat terbatas.1. Fajar Baru untuk Sepakbola Indonesia

Sepakbola Indonesia memang nampaknya tengah menuju hari-hari tergelap     setelah Timnas senior gagal total di Piala AFF 2018. Sejumlah     kontroversi memang mengiringi persiapan skuad Garuda, hingga akhirnya     tampil buruk di atas lapangan.
Akan tetapi para pecinta sepakbola Indonesia nampaknya tak perlu     risau dengan masa depan sepakbolanya. Terlebih di level junior,     Indonesia memang berhasil berprestasi. Teranyar Timnas Indonesia U-22     yang jadi juara Piala AFF U-22.
Garuda Muda berhasil memberikan hiburan dan hadiah manis untuk para     pendukungnya. Tidak hanya menjuarai Piala AFF U-22, tetapi juga     mengedepankan sejumlah nama pemain muda yang berpotensi jadi pemain     bintang di masa depan.</description><content:encoded>TIM nasional (Timnas) Indonesia U-22 berhasil meraih hasil maksimal ketika mengikuti kejuaraan Piala AFF U-22 yang berlangsung di Kamboja. Ya, skuad Garuda Muda &amp;ndash;julukan Timnas Indonesia U-22&amp;ndash; berhasil membawa pulang trofi usai mengalahkan Thailand di partai final.
Keberhasilan Timnas Indonesia U-22 menjuarai Piala AFF U-22 2019 memang mengejutkan, mengingat mereka ke sana tanpa dibebankan target untuk jadi kampiun. Kini setelah Timnas Indonesia U-22 berhasil keluar sebagai juara, setidaknya ada lima yang yang jadi pembicaraan.
Berikut lima hal yang menjadi pembicaraan seusai Timnas Indonesia U-22 menjuarai Piala AFF U-22 2019, seperti Okezone kutip dari Fox Sport Asia, Rabu (27/2/2019):
 
5. Babak Pertama Berjalan Sengit tapi Tak Ada Gol Tercipta

Pertandingan antara Timnas Indonesia U-22 melawan Thailand memang berjalan sengit sejak menit awal dimulai. Baik Timnas Indonesi U-22 ataupun Thailand memang saling jual beli serangan untuk bisa mencetak gol.
Beberapa kali juga Timnas Indonesia U-22 memiliki kans untuk bisa membuka keunggulan mereka atas Thailand. Akan tetapi hingga 45 menit pertama berakhir, baik Timnas Indonesia U-22 dan Thailand harus puas bermain dengan skor 0-0.4. Thailand Mampu Atasi Tekanan dari Timnas Indonesia U-22

Jika dibandingkan dengan Thailand, Timnas Indonesia U-22 memang  bermain lebih mendominasi jalannya laga. Itu terbukti dengan serangkaian  kans yang didapat tim arahan Indra Sjafri itu untuk memberikan ancaman  ke pertahanan Thailand.
Akan tetapi, Thailand justru yang berhasil membuka keunggulan mereka  lebih dahulu atas Timnas Indonesia U-22. Adalah sang kapten Thailand,  yakni Saringkan Promsupa, yang berhasil menceploskan bola ke dalam  gawang melalui sundulan.3. Respons Cepat Timnas Indonesia U-22 Usai Tertinggal

Timnas Indonesia U-22 berhasil merespons gol yang dicetak oleh   Thailand melalui sundulan Saringkan Promsupa dengan sangat cepat. Ya,   mereka hanya butuh satu menit untuk bisa membuat kedudukan jadi 1-1   setelah gol yang dicetak oleh Sani Riski.
Timnas Indonesia U-22 bahkan berhasil berbalik unggul empat menit   setelah gol Sani Riski. Adalah Osvaldo Haay yang berhasil mencetak gol   kedua Timnas Indonesia U-22 setelah memaksimalkan tendangan bebas   Muhammad Luthfi Kamal.2. Kurangnya Kontribusi dari Marinus Wanewar

Marinus Wanewar memang menjadi salah satu pemain yang mencuat namanya    di ajang Piala AFF U-22 2019. Terlebih, Marinus sendiri memang  menjadi   salah satu pemain yang paling produktif di Piala AFF U-22  dengan   sumbangan tiga golnya.
Akan tetapi di pertandingan final, kontribusi Marinus sejatinya tidak    begitu banyak. Penjagaan ketat yang dilakukan oleh barisan belakang    Thailand, membuat pergerakan Marinus di pertandingan final memang    menjadi sangat terbatas.1. Fajar Baru untuk Sepakbola Indonesia

Sepakbola Indonesia memang nampaknya tengah menuju hari-hari tergelap     setelah Timnas senior gagal total di Piala AFF 2018. Sejumlah     kontroversi memang mengiringi persiapan skuad Garuda, hingga akhirnya     tampil buruk di atas lapangan.
Akan tetapi para pecinta sepakbola Indonesia nampaknya tak perlu     risau dengan masa depan sepakbolanya. Terlebih di level junior,     Indonesia memang berhasil berprestasi. Teranyar Timnas Indonesia U-22     yang jadi juara Piala AFF U-22.
Garuda Muda berhasil memberikan hiburan dan hadiah manis untuk para     pendukungnya. Tidak hanya menjuarai Piala AFF U-22, tetapi juga     mengedepankan sejumlah nama pemain muda yang berpotensi jadi pemain     bintang di masa depan.</content:encoded></item></channel></rss>
