<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indra Sjafri Bangga Indonesia Bisa Berdiri di Atas Kaki Sendiri</title><description>Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, mengaku bangga bisa mengantarkan Garuda Muda menjadi juara Piala AFF U-22 2019.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/02/27/51/2023275/indra-sjafri-bangga-indonesia-bisa-berdiri-di-atas-kaki-sendiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/02/27/51/2023275/indra-sjafri-bangga-indonesia-bisa-berdiri-di-atas-kaki-sendiri"/><item><title>Indra Sjafri Bangga Indonesia Bisa Berdiri di Atas Kaki Sendiri</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/02/27/51/2023275/indra-sjafri-bangga-indonesia-bisa-berdiri-di-atas-kaki-sendiri</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/02/27/51/2023275/indra-sjafri-bangga-indonesia-bisa-berdiri-di-atas-kaki-sendiri</guid><pubDate>Rabu 27 Februari 2019 02:41 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/27/51/2023275/indra-sjafri-bangga-indonesia-bisa-berdiri-di-atas-kaki-sendiri-xyFQMfLHbk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indonesia U-22 melakukan selebrasi (Foto: Kemenpora RI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/27/51/2023275/indra-sjafri-bangga-indonesia-bisa-berdiri-di-atas-kaki-sendiri-xyFQMfLHbk.jpg</image><title>Timnas Indonesia U-22 melakukan selebrasi (Foto: Kemenpora RI)</title></images><description>PHNOM PENH &amp;ndash; Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, mengaku bangga bisa mengantarkan Garuda Muda menjadi juara Piala AFF U-22 2019. Menurut Indra, Indonesia telah bisa berdiri di atas kaki sendiri. Dalam artian, Indonesia tidak bergantung pada negara lain untuk bisa menjadi juara.
Dari seluruh negara peserta di kejuaraan Piala AFF U-22 2019, kebanyakan dipimpin oleh pelatih asing, yakni pelatih yang tidak datang dari negara mereka sendiri. Hal itulah yang membuat Indra bangga karena terbukti tim racikannya bisa bersaing dengan negara-negara tersebut dan menjadi juara pada akhirnya.
(Baca juga: Pemberantasan Mafia Bola dan Trofi Juara Piala AFF U-22, Kebangkitan Sepakbola Indonesia?)



Kesuksesan tersebut merupakan yang kedua bagi Indra. Pada 2013, pelatih asal Sumatera Barat itu berhasil mengantarkan Timnas Indonesia U-19 menjuarai Piala AFF. Meski begitu, Indra tak lantas jemawa. Ia langsung mengalihkan fokus ke turnamen berikutnya. Saat ini, ia akan segera mempersiapkan tim untuk berlaga di ajang Piala Asia U-23.
&amp;ldquo;Alhamdulillah setelah waktu 2013 juara Piala AFF U-19, sekarang U-22. Yang bikin saya agak surprise, hampir semua negara (yang berlaga) semua menggunakan pelatih asing. Satu-satunya yang pelatih lokal hanya Indonesia. Tentu saja ini kita sudah berdiri di atas kaki kita sendiri,&amp;rdquo; terang Indra seperti dalam rilis yang diterima Okezone, Rabu (27/2/2019).

&amp;ldquo;Kita berdiri di atas kaki kita sendiri. Bisa asal kita mau! Kami akan mulai TC tanggal 2 dan ada tujuh pemain baru yang kami panggil, dan tanggal 28 (Februari) dan 1 (Maret) istirahat. Tanggal 2 (Maret) mulai latihan. 23 ditambah tujuh pemain jadi 30 lagi, nanti kami siapkan 23 pemain ke AFC,&amp;rdquo; lanjut Indra.</description><content:encoded>PHNOM PENH &amp;ndash; Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, mengaku bangga bisa mengantarkan Garuda Muda menjadi juara Piala AFF U-22 2019. Menurut Indra, Indonesia telah bisa berdiri di atas kaki sendiri. Dalam artian, Indonesia tidak bergantung pada negara lain untuk bisa menjadi juara.
Dari seluruh negara peserta di kejuaraan Piala AFF U-22 2019, kebanyakan dipimpin oleh pelatih asing, yakni pelatih yang tidak datang dari negara mereka sendiri. Hal itulah yang membuat Indra bangga karena terbukti tim racikannya bisa bersaing dengan negara-negara tersebut dan menjadi juara pada akhirnya.
(Baca juga: Pemberantasan Mafia Bola dan Trofi Juara Piala AFF U-22, Kebangkitan Sepakbola Indonesia?)



Kesuksesan tersebut merupakan yang kedua bagi Indra. Pada 2013, pelatih asal Sumatera Barat itu berhasil mengantarkan Timnas Indonesia U-19 menjuarai Piala AFF. Meski begitu, Indra tak lantas jemawa. Ia langsung mengalihkan fokus ke turnamen berikutnya. Saat ini, ia akan segera mempersiapkan tim untuk berlaga di ajang Piala Asia U-23.
&amp;ldquo;Alhamdulillah setelah waktu 2013 juara Piala AFF U-19, sekarang U-22. Yang bikin saya agak surprise, hampir semua negara (yang berlaga) semua menggunakan pelatih asing. Satu-satunya yang pelatih lokal hanya Indonesia. Tentu saja ini kita sudah berdiri di atas kaki kita sendiri,&amp;rdquo; terang Indra seperti dalam rilis yang diterima Okezone, Rabu (27/2/2019).

&amp;ldquo;Kita berdiri di atas kaki kita sendiri. Bisa asal kita mau! Kami akan mulai TC tanggal 2 dan ada tujuh pemain baru yang kami panggil, dan tanggal 28 (Februari) dan 1 (Maret) istirahat. Tanggal 2 (Maret) mulai latihan. 23 ditambah tujuh pemain jadi 30 lagi, nanti kami siapkan 23 pemain ke AFC,&amp;rdquo; lanjut Indra.</content:encoded></item></channel></rss>
