<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Henry Dipecat Monaco, Ini Komentar Fabregas</title><description>Fabregas berkomentar terkait pemecatan Henry sebagai pelatih Monaco</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/01/29/51/2010851/henry-dipecat-monaco-ini-komentar-fabregas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/01/29/51/2010851/henry-dipecat-monaco-ini-komentar-fabregas"/><item><title>Henry Dipecat Monaco, Ini Komentar Fabregas</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/01/29/51/2010851/henry-dipecat-monaco-ini-komentar-fabregas</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/01/29/51/2010851/henry-dipecat-monaco-ini-komentar-fabregas</guid><pubDate>Selasa 29 Januari 2019 15:33 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/29/51/2010851/henry-dipecat-monaco-ini-komentar-fabregas-tJn0qFxNIm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cesc Fabregas (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/29/51/2010851/henry-dipecat-monaco-ini-komentar-fabregas-tJn0qFxNIm.jpg</image><title>Cesc Fabregas (Foto: Ist)</title></images><description>MONTE CARLO &amp;ndash; Cesc Fabregas akhirnya angkat suara terkait keputusan manajemen klubnya, AS Monaco, yang memecat Thierry Henry dari kursi kepelatihan. Fabregas mengaku kecewa karena tak bisa berkerja sama dengan Henry untuk waktu yang lebih lama.
Sebagaimana diketahui, Henry memang resmi ditunjuk sebagai juru taktik Monaco pada pertengahan musim 2018-2019. Keputusan manajemen Monaco menunjuk Henry untuk menggantikan Leonardo Jardim.

Akan tetapi setelah tiga bulan, Henry nyatanya tetap gagal mengangkat prestasi Monaco. Manajemen Monaco pun akhirnya memutuskan untuk memecat Henry pada 24 Januari 2019 waktu setempat, dan kembali memercayakan Jardim sebagai pelatih mereka.
Baca Juga: Leonardo Jardim Resmi Gantikan Henry di Kursi Kepelatihan Monaco
Pemecatan Henry tersebut pun membuat Fabregas merasa sangat kecewa. Terlebih, Fabregas sendiri memilih bergabung dengan Monaco dari Chelsea pada bursa transfer musim dingin 2019, karena ingin berkerja sama dengan Henry.

&amp;ldquo;Salah satu alasan besar bagi saya untuk datang ke sini adalah karena Thierry menelepon saya. Thierry sangat mengenal saya, dia ingin saya jadi pemimpin tim ini, dia ingin saya bermain di setiap laga, di setiap menit, pada posisi saya,&amp;rdquo; ucap Fabregas, seperti dikutip dari ESPN, Selasa (29/1/2019).
&amp;ldquo;Saya hanya memainkan dua pertandingan di bawah dia, jadi tentu saja, seperti yang bisa anda bayangkan, pikiran saya cukup terkejut karena taktik baru selama beberapa jam, selama beberapa hari,&amp;rdquo; tuntas mantan kapten Arsenal tersebut.</description><content:encoded>MONTE CARLO &amp;ndash; Cesc Fabregas akhirnya angkat suara terkait keputusan manajemen klubnya, AS Monaco, yang memecat Thierry Henry dari kursi kepelatihan. Fabregas mengaku kecewa karena tak bisa berkerja sama dengan Henry untuk waktu yang lebih lama.
Sebagaimana diketahui, Henry memang resmi ditunjuk sebagai juru taktik Monaco pada pertengahan musim 2018-2019. Keputusan manajemen Monaco menunjuk Henry untuk menggantikan Leonardo Jardim.

Akan tetapi setelah tiga bulan, Henry nyatanya tetap gagal mengangkat prestasi Monaco. Manajemen Monaco pun akhirnya memutuskan untuk memecat Henry pada 24 Januari 2019 waktu setempat, dan kembali memercayakan Jardim sebagai pelatih mereka.
Baca Juga: Leonardo Jardim Resmi Gantikan Henry di Kursi Kepelatihan Monaco
Pemecatan Henry tersebut pun membuat Fabregas merasa sangat kecewa. Terlebih, Fabregas sendiri memilih bergabung dengan Monaco dari Chelsea pada bursa transfer musim dingin 2019, karena ingin berkerja sama dengan Henry.

&amp;ldquo;Salah satu alasan besar bagi saya untuk datang ke sini adalah karena Thierry menelepon saya. Thierry sangat mengenal saya, dia ingin saya jadi pemimpin tim ini, dia ingin saya bermain di setiap laga, di setiap menit, pada posisi saya,&amp;rdquo; ucap Fabregas, seperti dikutip dari ESPN, Selasa (29/1/2019).
&amp;ldquo;Saya hanya memainkan dua pertandingan di bawah dia, jadi tentu saja, seperti yang bisa anda bayangkan, pikiran saya cukup terkejut karena taktik baru selama beberapa jam, selama beberapa hari,&amp;rdquo; tuntas mantan kapten Arsenal tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
