<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Juventus Enggan Duetkan Ronaldo dengan Higuain</title><description>Ronaldo dan Higuain gagal berduet setelah El Pipita dipinjamkam Juventus ke Milan pada musim panas 2018.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/01/22/47/2007851/alasan-juventus-enggan-duetkan-ronaldo-dengan-higuain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/01/22/47/2007851/alasan-juventus-enggan-duetkan-ronaldo-dengan-higuain"/><item><title>Alasan Juventus Enggan Duetkan Ronaldo dengan Higuain</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/01/22/47/2007851/alasan-juventus-enggan-duetkan-ronaldo-dengan-higuain</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/01/22/47/2007851/alasan-juventus-enggan-duetkan-ronaldo-dengan-higuain</guid><pubDate>Selasa 22 Januari 2019 15:32 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/22/47/2007851/alasan-juventus-enggan-duetkan-ronaldo-dengan-higuain-YA4sJJNVqz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ronaldo dan Higuain saat bertemu di laga Juventus vs Milan. (Foto: REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/22/47/2007851/alasan-juventus-enggan-duetkan-ronaldo-dengan-higuain-YA4sJJNVqz.jpg</image><title>Ronaldo dan Higuain saat bertemu di laga Juventus vs Milan. (Foto: REUTERS)</title></images><description>TURIN &amp;ndash; Pesepakbola legenda Inter Milan, Giuseppe Bergomi, mengungkapkan alasan mengapa Juventus enggan menduetkan Cristiano Ronaldo dengan Gonzalo Higuain. Bergomi menyebut, kegagalan duet Ronaldo-Higuain bukan karena masalah strategi, melainkan ekonomi.
Pada bursa transfer musim panas 2018, Juventus mendatangkan Ronaldo dari Real Madrid seharga 100 juta euro (Rp1,61 triliun). Setelah mendaratkan Ronaldo yang bergaji 20 juta euro (Rp322,8 miliar) per tahun, Juventus memutuskan melepas Higuain ke AC Milan lewat status pinjaman, dengan opsi permanen di akhir musim.

Awalnya, banyak pihak menilai dilepasnya El Pipita &amp;ndash;julukan Higuain&amp;ndash; karena penyerang berpaspor Argentina itu takkan mendapatkan tempat dalam pola 4-3-3 racikan Massimiliano Allegri. Sebab, posisi penyerang tengah bakal diberikan kepada Ronaldo.
BACA JUGA: April 2019 Jadi Bulan Menentukan bagi Juventus
Akan tetapi kenyataannya, Allegri kerap menampilkan pola 4-4-2 atau 4-3-1-2 musim ini, sehingga Ronaldo dan Higuain sebenarnya dapat ditampilkan bersamaan. Karena itu, Bergomi berkesimpulan dilepasnya Higuain karena masalah ekonomi.
Juventus coba mengurangi pos pengeluaran gaji, yang mana sebelum Ronaldo datang, Higuain berstatus sebagai pemain dengan pemasukan terbesar. Bersama Juventus, eks penyerang Real Madrid itu menerima 7,7 juta euro atau setara Rp124,2 miliar per tahun.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/09/17/53139/268152_medium.jpg&quot; alt=&quot;Gol Higuain Selamatkan AC Milan dari Kekalahan atas Cagliari&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&amp;ldquo;Saya percaya Higuain adalah partner terbaik bagi Cristiano Ronaldo. Juventus melepas Higuain karena alasan ekonomi. Mereka memilih mempertahankan  Mandzukic yang memiliki gaji lebih rendah dan Dybala yang berusia lebih muda ketimbang Higuain. Juventus membuat pilihan itu karena alasan ekonomi,&amp;rdquo; kata Bergomi mengutip dari Calciomercato, Selasa (22/1/2019).</description><content:encoded>TURIN &amp;ndash; Pesepakbola legenda Inter Milan, Giuseppe Bergomi, mengungkapkan alasan mengapa Juventus enggan menduetkan Cristiano Ronaldo dengan Gonzalo Higuain. Bergomi menyebut, kegagalan duet Ronaldo-Higuain bukan karena masalah strategi, melainkan ekonomi.
Pada bursa transfer musim panas 2018, Juventus mendatangkan Ronaldo dari Real Madrid seharga 100 juta euro (Rp1,61 triliun). Setelah mendaratkan Ronaldo yang bergaji 20 juta euro (Rp322,8 miliar) per tahun, Juventus memutuskan melepas Higuain ke AC Milan lewat status pinjaman, dengan opsi permanen di akhir musim.

Awalnya, banyak pihak menilai dilepasnya El Pipita &amp;ndash;julukan Higuain&amp;ndash; karena penyerang berpaspor Argentina itu takkan mendapatkan tempat dalam pola 4-3-3 racikan Massimiliano Allegri. Sebab, posisi penyerang tengah bakal diberikan kepada Ronaldo.
BACA JUGA: April 2019 Jadi Bulan Menentukan bagi Juventus
Akan tetapi kenyataannya, Allegri kerap menampilkan pola 4-4-2 atau 4-3-1-2 musim ini, sehingga Ronaldo dan Higuain sebenarnya dapat ditampilkan bersamaan. Karena itu, Bergomi berkesimpulan dilepasnya Higuain karena masalah ekonomi.
Juventus coba mengurangi pos pengeluaran gaji, yang mana sebelum Ronaldo datang, Higuain berstatus sebagai pemain dengan pemasukan terbesar. Bersama Juventus, eks penyerang Real Madrid itu menerima 7,7 juta euro atau setara Rp124,2 miliar per tahun.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/09/17/53139/268152_medium.jpg&quot; alt=&quot;Gol Higuain Selamatkan AC Milan dari Kekalahan atas Cagliari&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&amp;ldquo;Saya percaya Higuain adalah partner terbaik bagi Cristiano Ronaldo. Juventus melepas Higuain karena alasan ekonomi. Mereka memilih mempertahankan  Mandzukic yang memiliki gaji lebih rendah dan Dybala yang berusia lebih muda ketimbang Higuain. Juventus membuat pilihan itu karena alasan ekonomi,&amp;rdquo; kata Bergomi mengutip dari Calciomercato, Selasa (22/1/2019).</content:encoded></item></channel></rss>
