<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cristiano Ronaldo Gagal Penalti, Pelatih Chievo Bocorkan Rahasia</title><description>Ronaldo gagal mengeksekusi penalti secara sempurna saat Juventus menang 3-0 atas Chievo.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/01/22/47/2007682/cristiano-ronaldo-gagal-penalti-pelatih-chievo-bocorkan-rahasia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/01/22/47/2007682/cristiano-ronaldo-gagal-penalti-pelatih-chievo-bocorkan-rahasia"/><item><title>Cristiano Ronaldo Gagal Penalti, Pelatih Chievo Bocorkan Rahasia</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/01/22/47/2007682/cristiano-ronaldo-gagal-penalti-pelatih-chievo-bocorkan-rahasia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/01/22/47/2007682/cristiano-ronaldo-gagal-penalti-pelatih-chievo-bocorkan-rahasia</guid><pubDate>Selasa 22 Januari 2019 11:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/22/47/2007682/cristiano-ronaldo-gagal-penalti-pelatih-chievo-bocorkan-rahasia-F9KcO5I52E.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ronaldo saat menerima penghargaan pemain terbaik Liga Italia di bulan Desember 2018. (Foto: Juventus.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/22/47/2007682/cristiano-ronaldo-gagal-penalti-pelatih-chievo-bocorkan-rahasia-F9KcO5I52E.jpg</image><title>Ronaldo saat menerima penghargaan pemain terbaik Liga Italia di bulan Desember 2018. (Foto: Juventus.com)</title></images><description>TURIN &amp;ndash; Pelatih Chievo, Domenico Di Carlo, membocorkan rahasia mengapa Cristiano Ronaldo gagal mengeksekusi penalti secara sempurna. Hal itu saat Juventus menjamu Chievo di pekan ke-20 Liga Italia 2018-2019, Selasa (22/1/2019) dini hari WIB.
Di Carlo menyebut kiper Chievo, Stefano Sorrentino, sudah berkali-kali mempelajari gaya penalti Ronaldo via video pertandingan. Karena itulah, ketika Ronaldo dipercaya menjadi algojo penalti di laga tersebut, Sorrentino dengan tenang dapat menghalau bola.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/12/19/54891/277636_medium.jpg&quot; alt=&quot;Baru Direkrut, Ini 5 Rekor yang Berhasil Ronaldo Pecahkan Bersama Juventus&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Saat itu, Ronaldo melepaskan bola ke sisi kanan dan secara luar biasa si kulit bulat dapat diantisipasi oleh Sorrentino. Sebenarnya tidak heran penalti Ronaldo dapat diantipasi Sorrentino.
BACA JUGA: Allegri Tak Pusingkan Ronaldo Gagal Penalti
Sebelumnya saat Juventus menang 1-0 atas Torino lewat eksekusi penalti Ronaldo pada medio Desember 2018, pria asal Portugal itu juga mengarahkan bola ke tempat yang sama seperti laga dini hari tadi.
Sepanjang karier sepakbolanya, Ronaldo 108 kali sukses mengeksekusi penalti secara sempurna. Sementara di sisi lain, Ronaldo 22 kali gagal menjalankan tugas penalti secara maksimal.
&amp;ldquo;Pujian untuk Sorrentino, mengingat tak mudah untuk menghentikan tendangan penalti Ronaldo. Sorrentino telah mempelajari gaya penalti Ronaldo bersama pelatih kiper. Karena itu, ia memutuskan untuk meloncat ke kiri (kiri Sorrentino),&amp;rdquo; kata Di Carlo mengutip dari Calciomercato, Selasa (22/1/2019).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMS8yMi83LzExODM1MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Meski Ronaldo gagal penalti, Juventus mampu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan. Bianconeri &amp;ndash;julukan Juventus&amp;ndash; menang 3-0 via gol-gol dari Douglas Costa pada menit 13, Emre Can (45) dan Daniele Rugani (84).</description><content:encoded>TURIN &amp;ndash; Pelatih Chievo, Domenico Di Carlo, membocorkan rahasia mengapa Cristiano Ronaldo gagal mengeksekusi penalti secara sempurna. Hal itu saat Juventus menjamu Chievo di pekan ke-20 Liga Italia 2018-2019, Selasa (22/1/2019) dini hari WIB.
Di Carlo menyebut kiper Chievo, Stefano Sorrentino, sudah berkali-kali mempelajari gaya penalti Ronaldo via video pertandingan. Karena itulah, ketika Ronaldo dipercaya menjadi algojo penalti di laga tersebut, Sorrentino dengan tenang dapat menghalau bola.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/12/19/54891/277636_medium.jpg&quot; alt=&quot;Baru Direkrut, Ini 5 Rekor yang Berhasil Ronaldo Pecahkan Bersama Juventus&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Saat itu, Ronaldo melepaskan bola ke sisi kanan dan secara luar biasa si kulit bulat dapat diantisipasi oleh Sorrentino. Sebenarnya tidak heran penalti Ronaldo dapat diantipasi Sorrentino.
BACA JUGA: Allegri Tak Pusingkan Ronaldo Gagal Penalti
Sebelumnya saat Juventus menang 1-0 atas Torino lewat eksekusi penalti Ronaldo pada medio Desember 2018, pria asal Portugal itu juga mengarahkan bola ke tempat yang sama seperti laga dini hari tadi.
Sepanjang karier sepakbolanya, Ronaldo 108 kali sukses mengeksekusi penalti secara sempurna. Sementara di sisi lain, Ronaldo 22 kali gagal menjalankan tugas penalti secara maksimal.
&amp;ldquo;Pujian untuk Sorrentino, mengingat tak mudah untuk menghentikan tendangan penalti Ronaldo. Sorrentino telah mempelajari gaya penalti Ronaldo bersama pelatih kiper. Karena itu, ia memutuskan untuk meloncat ke kiri (kiri Sorrentino),&amp;rdquo; kata Di Carlo mengutip dari Calciomercato, Selasa (22/1/2019).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMS8yMi83LzExODM1MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Meski Ronaldo gagal penalti, Juventus mampu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan. Bianconeri &amp;ndash;julukan Juventus&amp;ndash; menang 3-0 via gol-gol dari Douglas Costa pada menit 13, Emre Can (45) dan Daniele Rugani (84).</content:encoded></item></channel></rss>
