<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Momen Terburuk dalam Karier Messi, Nomor 2 Paling Tragis</title><description>Berikut ini adalah lima momen terburuk dalam karier Lionel Messi.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2019/01/15/51/2004907/5-momen-terburuk-dalam-karier-messi-nomor-2-paling-tragis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2019/01/15/51/2004907/5-momen-terburuk-dalam-karier-messi-nomor-2-paling-tragis"/><item><title>5 Momen Terburuk dalam Karier Messi, Nomor 2 Paling Tragis</title><link>https://bola.okezone.com/read/2019/01/15/51/2004907/5-momen-terburuk-dalam-karier-messi-nomor-2-paling-tragis</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2019/01/15/51/2004907/5-momen-terburuk-dalam-karier-messi-nomor-2-paling-tragis</guid><pubDate>Selasa 15 Januari 2019 19:34 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/01/15/51/2004907/5-momen-terburuk-dalam-karier-messi-nomor-2-paling-tragis-e72BVmKV8n.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lionel Messi (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/01/15/51/2004907/5-momen-terburuk-dalam-karier-messi-nomor-2-paling-tragis-e72BVmKV8n.jpg</image><title>Lionel Messi (Foto: Reuters)</title></images><description>MEGABINTANG Barcelona, Lionel Messi, merupakan salah satu pesepakbola terbaik yang pernah ada dalam sejarah. Berbagai rekor dan prestasi telah diukir Messi, baik itu bersama timnya maupun secara individu. Lima trofi Ballon d&amp;rsquo;Or yang disabetnya merupakan bukti shahih kehebatan pemain berjuluk La Pulga tersebut.
Kendati demikian, Messi juga hanyalah seorang manusia biasa, yang bisa melakukan kesalahan. Tercatat, Messi memiliki sejumlah momen tidak menyenangkan dalam kariernya sebagai pesepakbola. Bahkan, momen-momen tidak menyenangkan tersebut kerap berasal dari kesalahan Messi sendiri. Berikut ini adalah lima momen terburuk dalam karier Messi.
5. Argentina vs Islandia (Piala Dunia 2018)

Pada gelaran Piala Dunia 2018, Timnas Argentina menjadi salah satu favorit juara. Tim berjuluk Albiceleste itu bahkan dipercaya akan mampu lolos dari fase grup sebagai pemuncak. Akan tetapi, yang terjadi justru sebaliknya, di mana Argentina kesulitan untuk bisa lolos dari fase grup.
Pada laga melawan Islandia, Argentina sebenarnya unggul lebih dulu melalui gol Sergio Aguero. Sayangnya, tak lama berselang Alfred Finnbogason menyamakan kedudukan. Kendati begitu, di babak kedua Argentina memperoleh hadiah penalti, yang mana eksekusi diambil oleh Messi. Diharap-harapkan mampu menjadi juru selamat, penalti Messi justru digagalkan Hannes Halldorsson.
Pertandingan tersebut akhirnya selesai dengan skor sama kuat 1-1. Kondisi itu sempat membuat Argentina terancam tak bisa lolos dari fase grup. Di sisi lain, Messi juga menjadi sorotan, karena di pihak lain, rival abadinya, Cristiano Ronaldo, mencetak hattrick untuk Timnas Portugal.

4. Argentina vs Cile (Final Copa America)

Timnas Argentina berhadapan dengan Cile di final Copa America 2016.  Setelah pertandingan di waktu normal berakhir dengan skor 0-0, begitu  pun dengan babak tambahan, laga kemudian berlanjut kea du penalti.  Argentina sebenarnya bisa mengambil keuntungan dari Cile karena  eksekutor pertama tim lawan, Arturo Vidal, tembakannya berhasil ditepis  Sergio Romero.
Kendati demikian, Messi yang maju sebagai penendang pertama  Argentina, juga gagal melaksanakan tugasnya. Sepakan penalti Messi  melambung ke atas mistar gawang. Argentina pada akhirnya kalah di adu  penalti ini karena Lucas Biglia yang menjadi eksekutor keempat juga  gagal menceploskan bola ke dalam gawang. Sedangkan keempat eksekutor  Cile lainnya berhasil mencetak gol.
3. Argentina vs Brasil (Laga Persahabatan di 2014)

Meski hanya bertajuk sebagai laga persahabatan, namun pertandingan   antara Timnas Argentina kontra Brasil selalu penuh gengsi. Pada laga   yang dimainkan 2014 itu, Argentina sempat tertinggal lebih dulu lantaran   Diego Tardelli mencetak gol untuk Brasil.
Meski begitu, di menit ke-40, Argentina memperoleh peluang emas   ketika wasit menunjuk titik putih usai Angel Di Maria dijatuhkan di   kotak terlarang. Sayangnya, Messi yang mengambil eksekusi penalti, tak   mampu melaksanakan tugasnya dengan sempurna. Tembakan Messi mampu   diamankan oleh Jefferson. Akhirnya, Argentina pun tumbang 0-2 karena di   babak kedua Tardelli mencetak satu gol lagi.
2. Argentina vs Jerman (Final Piala Dunia 2014)

Peluang terbesar Messi untuk bisa mengantarkan Argentina menjadi    juara dunia adalah pada 2014. Pasalnya, kala itu Messi dengan gemilang    membawa Argentina ke partai final untuk berhadapan dengan Jerman. Di    sepanjang perjalanan Argentina pada Piala Dunia 2014, Messi benar-benar    tampil luar biasa, dengan menjadi motor serangan tim.
Kendati demikian, di partai final, Messi justru mengalami    antiklimaks. Pada babak pertama, Messi dan Argentina sebenarnya    memperoleh sejumlah peluang. Akan tetapi, solidnya pertahanan Jerman    membuat Argentina tak bisa mencetak gol. Laga di waktu normal akhirnya    usai dengan skor 0-0 dan harus dilanjut ke babak tambahan.
Setelah 2x45 menit bermain Spartan, di babak tambahan, Argentina    kelihatan kehilangan tenaga. Hal itu lekas dimanfaatkan oleh Jerman,    yang mana Der Panzer mampu mencetak gol melalui Mario Gotze. Di    pengujung laga, Argentina sempat memiliki harapan untuk bisa menyamakan    kedudukan lantaran wasit memberi mereka tendangan bebas dari posisi   yang  cukup ideal. Sayangnya, tendangan bebas Messi kali ini justru jauh   dari  sasaran. Jerman pun keluar sebagai juara dunia.
1. Barcelona vs Chelsea (Semifinal Liga Champions 2012)

Barcelona berhadapan dengan Chelsea di semifinal Liga Champions     2011-2012. Pada leg pertama, Chelsea menang 1-0 atas Barca di Stamford     Bridge. Kendati demikian, pada leg kedua, Chelsea berada pada situasi     yang tidak prima. Gary Cahill harus ditarik keluar lapangan pada  babak    pertama karena cedera dan John Terry pun mendapat kartu merah.  Kondisi    itu membuat Barca unggul 2-1.
Di babak kedua, Barca harusnya bisa menambah pundi-pundi golnya     karena mereka mendapat hadiah penalti setelah Didier Drogba melakukan     pelanggaran di kotak terlarang. Kendati begitu, Messi yang maju sebagai     eksekutor, gagal mengkonversi penalti yang didapat timnya menjadi  gol.    Pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Barca.  Akan    tetapi, Barca tetap tersingkir karena kalah perolehan gol  tandang.</description><content:encoded>MEGABINTANG Barcelona, Lionel Messi, merupakan salah satu pesepakbola terbaik yang pernah ada dalam sejarah. Berbagai rekor dan prestasi telah diukir Messi, baik itu bersama timnya maupun secara individu. Lima trofi Ballon d&amp;rsquo;Or yang disabetnya merupakan bukti shahih kehebatan pemain berjuluk La Pulga tersebut.
Kendati demikian, Messi juga hanyalah seorang manusia biasa, yang bisa melakukan kesalahan. Tercatat, Messi memiliki sejumlah momen tidak menyenangkan dalam kariernya sebagai pesepakbola. Bahkan, momen-momen tidak menyenangkan tersebut kerap berasal dari kesalahan Messi sendiri. Berikut ini adalah lima momen terburuk dalam karier Messi.
5. Argentina vs Islandia (Piala Dunia 2018)

Pada gelaran Piala Dunia 2018, Timnas Argentina menjadi salah satu favorit juara. Tim berjuluk Albiceleste itu bahkan dipercaya akan mampu lolos dari fase grup sebagai pemuncak. Akan tetapi, yang terjadi justru sebaliknya, di mana Argentina kesulitan untuk bisa lolos dari fase grup.
Pada laga melawan Islandia, Argentina sebenarnya unggul lebih dulu melalui gol Sergio Aguero. Sayangnya, tak lama berselang Alfred Finnbogason menyamakan kedudukan. Kendati begitu, di babak kedua Argentina memperoleh hadiah penalti, yang mana eksekusi diambil oleh Messi. Diharap-harapkan mampu menjadi juru selamat, penalti Messi justru digagalkan Hannes Halldorsson.
Pertandingan tersebut akhirnya selesai dengan skor sama kuat 1-1. Kondisi itu sempat membuat Argentina terancam tak bisa lolos dari fase grup. Di sisi lain, Messi juga menjadi sorotan, karena di pihak lain, rival abadinya, Cristiano Ronaldo, mencetak hattrick untuk Timnas Portugal.

4. Argentina vs Cile (Final Copa America)

Timnas Argentina berhadapan dengan Cile di final Copa America 2016.  Setelah pertandingan di waktu normal berakhir dengan skor 0-0, begitu  pun dengan babak tambahan, laga kemudian berlanjut kea du penalti.  Argentina sebenarnya bisa mengambil keuntungan dari Cile karena  eksekutor pertama tim lawan, Arturo Vidal, tembakannya berhasil ditepis  Sergio Romero.
Kendati demikian, Messi yang maju sebagai penendang pertama  Argentina, juga gagal melaksanakan tugasnya. Sepakan penalti Messi  melambung ke atas mistar gawang. Argentina pada akhirnya kalah di adu  penalti ini karena Lucas Biglia yang menjadi eksekutor keempat juga  gagal menceploskan bola ke dalam gawang. Sedangkan keempat eksekutor  Cile lainnya berhasil mencetak gol.
3. Argentina vs Brasil (Laga Persahabatan di 2014)

Meski hanya bertajuk sebagai laga persahabatan, namun pertandingan   antara Timnas Argentina kontra Brasil selalu penuh gengsi. Pada laga   yang dimainkan 2014 itu, Argentina sempat tertinggal lebih dulu lantaran   Diego Tardelli mencetak gol untuk Brasil.
Meski begitu, di menit ke-40, Argentina memperoleh peluang emas   ketika wasit menunjuk titik putih usai Angel Di Maria dijatuhkan di   kotak terlarang. Sayangnya, Messi yang mengambil eksekusi penalti, tak   mampu melaksanakan tugasnya dengan sempurna. Tembakan Messi mampu   diamankan oleh Jefferson. Akhirnya, Argentina pun tumbang 0-2 karena di   babak kedua Tardelli mencetak satu gol lagi.
2. Argentina vs Jerman (Final Piala Dunia 2014)

Peluang terbesar Messi untuk bisa mengantarkan Argentina menjadi    juara dunia adalah pada 2014. Pasalnya, kala itu Messi dengan gemilang    membawa Argentina ke partai final untuk berhadapan dengan Jerman. Di    sepanjang perjalanan Argentina pada Piala Dunia 2014, Messi benar-benar    tampil luar biasa, dengan menjadi motor serangan tim.
Kendati demikian, di partai final, Messi justru mengalami    antiklimaks. Pada babak pertama, Messi dan Argentina sebenarnya    memperoleh sejumlah peluang. Akan tetapi, solidnya pertahanan Jerman    membuat Argentina tak bisa mencetak gol. Laga di waktu normal akhirnya    usai dengan skor 0-0 dan harus dilanjut ke babak tambahan.
Setelah 2x45 menit bermain Spartan, di babak tambahan, Argentina    kelihatan kehilangan tenaga. Hal itu lekas dimanfaatkan oleh Jerman,    yang mana Der Panzer mampu mencetak gol melalui Mario Gotze. Di    pengujung laga, Argentina sempat memiliki harapan untuk bisa menyamakan    kedudukan lantaran wasit memberi mereka tendangan bebas dari posisi   yang  cukup ideal. Sayangnya, tendangan bebas Messi kali ini justru jauh   dari  sasaran. Jerman pun keluar sebagai juara dunia.
1. Barcelona vs Chelsea (Semifinal Liga Champions 2012)

Barcelona berhadapan dengan Chelsea di semifinal Liga Champions     2011-2012. Pada leg pertama, Chelsea menang 1-0 atas Barca di Stamford     Bridge. Kendati demikian, pada leg kedua, Chelsea berada pada situasi     yang tidak prima. Gary Cahill harus ditarik keluar lapangan pada  babak    pertama karena cedera dan John Terry pun mendapat kartu merah.  Kondisi    itu membuat Barca unggul 2-1.
Di babak kedua, Barca harusnya bisa menambah pundi-pundi golnya     karena mereka mendapat hadiah penalti setelah Didier Drogba melakukan     pelanggaran di kotak terlarang. Kendati begitu, Messi yang maju sebagai     eksekutor, gagal mengkonversi penalti yang didapat timnya menjadi  gol.    Pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Barca.  Akan    tetapi, Barca tetap tersingkir karena kalah perolehan gol  tandang.</content:encoded></item></channel></rss>
