<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Pemain Brasil yang Bela Negara Lain, Nomor 1 Paling Bersinar</title><description>Berikut adalah lima pemain Brasil yang membela negara lain.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/12/31/51/1998234/5-pemain-brasil-yang-bela-negara-lain-nomor-1-paling-bersinar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/12/31/51/1998234/5-pemain-brasil-yang-bela-negara-lain-nomor-1-paling-bersinar"/><item><title>5 Pemain Brasil yang Bela Negara Lain, Nomor 1 Paling Bersinar</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/12/31/51/1998234/5-pemain-brasil-yang-bela-negara-lain-nomor-1-paling-bersinar</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/12/31/51/1998234/5-pemain-brasil-yang-bela-negara-lain-nomor-1-paling-bersinar</guid><pubDate>Senin 31 Desember 2018 16:42 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/12/31/51/1998234/5-pemain-brasil-yang-bela-negara-lain-nomor-1-paling-bersinar-ntxbkQQfkS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Diego Costa vs Pepe (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/12/31/51/1998234/5-pemain-brasil-yang-bela-negara-lain-nomor-1-paling-bersinar-ntxbkQQfkS.jpg</image><title>Diego Costa vs Pepe (Foto: AFP)</title></images><description>BRASIL merupakan salah satu negara yang bisa dibilang memiliki tradisi sepakbola yang kuat. Tak ayal banyak pesepakbola top dunia yang berasal dari Brasil. Sebut saja nama-nama besar seperti Pele, Romario, Ronaldo Nazario, Ronaldinho, Ricardo Kaka, hingga Neymar da Silva.
Saking banyaknya pemain hebat yang berasal dari Brasil, membuat sebagian dari mereka tak bisa terpilih semua masuk ke dalam tim nasional. Tak ayal, para pemain yang tersisihkan tersebut pada akhirnya berganti kewarganegaraan atau memiliki kewarganegaraan ganda. Kendati demikian, bukan berarti para pemain tersebut adalah buangan. Faktanya, terdapat sejumlah pemain yang justru tampil gemilang bersama negara barunya. Berikut adalah lima pemain Brasil yang membela negara lain.
5. Jorginho (Italia)

Jorginho merupakan salah satu gelandang bertahan top dunia yang ada sekarang ini. Jorginho sebenarnya lahir di Brasil. Akan tetapi, pada usia 15 tahun ia pindah ke Italia dan bergabung dengan akademi sepakbola Hellas Verona. Jorginho kemudian mendapat kewarganegaraan Italia lantaran ia masih memiliki keturunan Italia dari kakek neneknya.
Tampil gemilang di akademi, membuat Jorginho dipanggil masuk ke dalam Timnas Italia U-21. Pada 2016, Jorginho dipanggil untuk bergabung dengan Timnas Italia senior. Karena sudah merasa nyaman dengan sepakbola Italia, Jorginho pada akhirnya memutuskan untuk berseragam Italia dan tak membela Brasil.
4. Deco Souza (Portugal)

Boleh dikatakan Deco Souza terlahir di masa yang salah. Sebagai  pemain kelahiran Brasil, Deco sebenarnya memiliki kualitas mumpuni  sebagai seorang gelandang. Sayangnya, Deco tak pernah dipanggil membela  Timnas Brasil lantaran kalah saing dari para pemain seperti Ronaldinho,  Rivaldo, Ricardo Kaka, dan Juninho.
Tak ayal, ketika pada 2003 Deco menerima kebangsaan Portugal dan  dipanggil masuk ke dalam tim nasional mereka, ia langsung menerimanya.  Uniknya, pertandingan pertama Deco bersama Timnas Portugal justru  melawan Brasil. Dalam laga tersebut, Deco mencetak gol dari tendangan  bebas dan membawa Portugal menang 2-1.

3. Diego Costa (Spanyol)

Diego Costa adalah salah satu striker paling mematikan di Eropa dalam   beberapa tahun terakhir. Meski Costa lahir di Brasil, namun ia justru   lebih memilih bergabung dengan Timnas Spanyol. Nama Costa sejatinya   melambung kala ia membela Atletico Madrid. Dan karena ia telah berada di   Spanyol untuk waktu yang lama, ia pun mendapatkan kewarganegaraan   Spanyol.
Costa sebenarnya pernah dipanggil untuk bergabung dengan Timnas   Brasil dan bermain di dua laga persahabatan. Kendati begitu, ketika ia   memiliki kesempatan bermain untuk Timnas Spanyol, Costa tidak   menolaknya. Karena Costa tak pernah membela Timnas Brasil di kompetisi   resmi FIFA, maka ia diperbolehkan berganti seragam menjadi Timnas   Spanyol.
2. Marcos Senna (Spanyol)

Marcos Senna merupakan pesepakbola yang lahir di Brasil. Akan tetapi,    kariernya mulai berkembang kala ia hengkang ke Spanyol pada 2002 dan    bergabung dengan Villareal. Pada 2006, Senna mendapatkan  kewarganegaraan   Spanyol. Dan karena penampilan gemilangnya di level  klub, Senna pun   dipanggil untuk bergabung dengan skuad Timnas Spanyol.
Senna terpilih sebagai bagian dari skuad Timnas Spanyol untuk Piala    Dunia 2006 di Jerman. Kendati begitu, nama Senna kian melejit dua tahun    kemudian kala ia membantu Timnas Spanyol memenangkan Piala Eropa  2008.   Sayangnya, pada 2010, Senna tak terpilih masuk ke dalam skuad  Spanyol,   lantaran kalah saing dari Sergio Busquets. Selain itu, Senna  mengalami   kesulitan setelah mendapat cedera.
1. Pepe (Portugal)

Pepe bisa dibilang menjadi pemain Brasil yang tampil paling gemilang     membela negara lain. Meski Pepe sejatinya lahir di Brasil, namun ia     justru tampil luar biasa bersama Timnas Portugal. Pada usia 18 tahun,     Pepe pergi ke Portugal untuk bergabung dengan klub Maritimo. Setelah     tampil apik bersama Maritimo, Pepe pun dibeli FC Porto pada 2004 dan     namanya menjadi semakin melesat.
Penampilan apik Pepe tersebut yang semakin berkembang sempat membuat     Pelatih Timnas Brasil, Carlos Dunga, mencoba memanggilnya ke dalam     skuad. Akan tetapi, tawaran tersebut ditolak Pepe karena ia ingin     bergabung dengan Timnas Portugal. Pada 2007, Pepe pun mendapatkan     kewarganegaraan Portugal dan bergabung dengan tim nasional mereka.
Karier Pepe di timnas semakin lama semakin melesat, karena ia menjadi     salah satu pemain yang paling diandalkan di lini pertahanan.   Puncaknya   adalah kala Pepe mampu mengantarkan Portugal menjuarai Piala   Eropa  2016  di Prancis. Speanjang turnamen tersebut, Pepe menjadi   sosok vital  yang  tak tergantikan.</description><content:encoded>BRASIL merupakan salah satu negara yang bisa dibilang memiliki tradisi sepakbola yang kuat. Tak ayal banyak pesepakbola top dunia yang berasal dari Brasil. Sebut saja nama-nama besar seperti Pele, Romario, Ronaldo Nazario, Ronaldinho, Ricardo Kaka, hingga Neymar da Silva.
Saking banyaknya pemain hebat yang berasal dari Brasil, membuat sebagian dari mereka tak bisa terpilih semua masuk ke dalam tim nasional. Tak ayal, para pemain yang tersisihkan tersebut pada akhirnya berganti kewarganegaraan atau memiliki kewarganegaraan ganda. Kendati demikian, bukan berarti para pemain tersebut adalah buangan. Faktanya, terdapat sejumlah pemain yang justru tampil gemilang bersama negara barunya. Berikut adalah lima pemain Brasil yang membela negara lain.
5. Jorginho (Italia)

Jorginho merupakan salah satu gelandang bertahan top dunia yang ada sekarang ini. Jorginho sebenarnya lahir di Brasil. Akan tetapi, pada usia 15 tahun ia pindah ke Italia dan bergabung dengan akademi sepakbola Hellas Verona. Jorginho kemudian mendapat kewarganegaraan Italia lantaran ia masih memiliki keturunan Italia dari kakek neneknya.
Tampil gemilang di akademi, membuat Jorginho dipanggil masuk ke dalam Timnas Italia U-21. Pada 2016, Jorginho dipanggil untuk bergabung dengan Timnas Italia senior. Karena sudah merasa nyaman dengan sepakbola Italia, Jorginho pada akhirnya memutuskan untuk berseragam Italia dan tak membela Brasil.
4. Deco Souza (Portugal)

Boleh dikatakan Deco Souza terlahir di masa yang salah. Sebagai  pemain kelahiran Brasil, Deco sebenarnya memiliki kualitas mumpuni  sebagai seorang gelandang. Sayangnya, Deco tak pernah dipanggil membela  Timnas Brasil lantaran kalah saing dari para pemain seperti Ronaldinho,  Rivaldo, Ricardo Kaka, dan Juninho.
Tak ayal, ketika pada 2003 Deco menerima kebangsaan Portugal dan  dipanggil masuk ke dalam tim nasional mereka, ia langsung menerimanya.  Uniknya, pertandingan pertama Deco bersama Timnas Portugal justru  melawan Brasil. Dalam laga tersebut, Deco mencetak gol dari tendangan  bebas dan membawa Portugal menang 2-1.

3. Diego Costa (Spanyol)

Diego Costa adalah salah satu striker paling mematikan di Eropa dalam   beberapa tahun terakhir. Meski Costa lahir di Brasil, namun ia justru   lebih memilih bergabung dengan Timnas Spanyol. Nama Costa sejatinya   melambung kala ia membela Atletico Madrid. Dan karena ia telah berada di   Spanyol untuk waktu yang lama, ia pun mendapatkan kewarganegaraan   Spanyol.
Costa sebenarnya pernah dipanggil untuk bergabung dengan Timnas   Brasil dan bermain di dua laga persahabatan. Kendati begitu, ketika ia   memiliki kesempatan bermain untuk Timnas Spanyol, Costa tidak   menolaknya. Karena Costa tak pernah membela Timnas Brasil di kompetisi   resmi FIFA, maka ia diperbolehkan berganti seragam menjadi Timnas   Spanyol.
2. Marcos Senna (Spanyol)

Marcos Senna merupakan pesepakbola yang lahir di Brasil. Akan tetapi,    kariernya mulai berkembang kala ia hengkang ke Spanyol pada 2002 dan    bergabung dengan Villareal. Pada 2006, Senna mendapatkan  kewarganegaraan   Spanyol. Dan karena penampilan gemilangnya di level  klub, Senna pun   dipanggil untuk bergabung dengan skuad Timnas Spanyol.
Senna terpilih sebagai bagian dari skuad Timnas Spanyol untuk Piala    Dunia 2006 di Jerman. Kendati begitu, nama Senna kian melejit dua tahun    kemudian kala ia membantu Timnas Spanyol memenangkan Piala Eropa  2008.   Sayangnya, pada 2010, Senna tak terpilih masuk ke dalam skuad  Spanyol,   lantaran kalah saing dari Sergio Busquets. Selain itu, Senna  mengalami   kesulitan setelah mendapat cedera.
1. Pepe (Portugal)

Pepe bisa dibilang menjadi pemain Brasil yang tampil paling gemilang     membela negara lain. Meski Pepe sejatinya lahir di Brasil, namun ia     justru tampil luar biasa bersama Timnas Portugal. Pada usia 18 tahun,     Pepe pergi ke Portugal untuk bergabung dengan klub Maritimo. Setelah     tampil apik bersama Maritimo, Pepe pun dibeli FC Porto pada 2004 dan     namanya menjadi semakin melesat.
Penampilan apik Pepe tersebut yang semakin berkembang sempat membuat     Pelatih Timnas Brasil, Carlos Dunga, mencoba memanggilnya ke dalam     skuad. Akan tetapi, tawaran tersebut ditolak Pepe karena ia ingin     bergabung dengan Timnas Portugal. Pada 2007, Pepe pun mendapatkan     kewarganegaraan Portugal dan bergabung dengan tim nasional mereka.
Karier Pepe di timnas semakin lama semakin melesat, karena ia menjadi     salah satu pemain yang paling diandalkan di lini pertahanan.   Puncaknya   adalah kala Pepe mampu mengantarkan Portugal menjuarai Piala   Eropa  2016  di Prancis. Speanjang turnamen tersebut, Pepe menjadi   sosok vital  yang  tak tergantikan.</content:encoded></item></channel></rss>
