<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Pelatih yang Sukses Besar saat Tangani Juventus, Nomor 2 Paling Lama</title><description>Berikut empat pelatih yang sukses besar bersama Juventus.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/11/23/51/1981675/4-pelatih-yang-sukses-besar-saat-tangani-juventus-nomor-2-paling-lama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/11/23/51/1981675/4-pelatih-yang-sukses-besar-saat-tangani-juventus-nomor-2-paling-lama"/><item><title>4 Pelatih yang Sukses Besar saat Tangani Juventus, Nomor 2 Paling Lama</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/11/23/51/1981675/4-pelatih-yang-sukses-besar-saat-tangani-juventus-nomor-2-paling-lama</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/11/23/51/1981675/4-pelatih-yang-sukses-besar-saat-tangani-juventus-nomor-2-paling-lama</guid><pubDate>Jum'at 23 November 2018 12:00 WIB</pubDate><dc:creator>Admiraldy Eka Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/23/51/1981675/4-pelatih-yang-sukses-besar-saat-tangani-juventus-nomor-2-paling-lama-9hlvwvlTvF.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri (Foto: Twitter/Juventus)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/23/51/1981675/4-pelatih-yang-sukses-besar-saat-tangani-juventus-nomor-2-paling-lama-9hlvwvlTvF.JPG</image><title>Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri (Foto: Twitter/Juventus)</title></images><description>JUVENTUS merupakan salah satu tim terbaik di ajang Liga Italia hampir satu dekade terakhir.  Mereka bahkan sukses menyabet gelar Scudetto sebanyak tujuh kali berturut-turut yakni sejak 2011-2012 hingga 2017-2018. Musim ini, Bianconeri &amp;ndash;julukan Juve&amp;ndash; pun berpeluang besar untuk meraih tropi Liga Italia kedepalan mereka.
Kesuksesan ini jelas tidak terlepas dari tangan dingin sang juru taktik. Meski beberapa nama silih berganti mengisi kursi kepelatihan mereka. Melansir dari Sporstkeeda, Jumat (23/11/2018), kali ini Okezone akan membahas pelatih yang pernah sukses bersama Juventus.
Berikut empat pelaih yang sukses besar kala menangani Juventus:
 
4. Antonio Conte (2011-14):

Sebagai mantan pemain klub, Antonio Conte tiba di Juventus dengan harapan tinggi. Conte yang sempat bersinar kala Juve berada di bawah kepelatihan Marcello Lippi mampu memenangkan hati penggemar dengan kegigihannya, kerja keras dan jiwa kepemimpinannya di lapangan.
Conte kembali untuk melatih Juventus dan menggantikan mantan pelatih, Luigi Delneri pada 2011. Dan terlepas dari semua harapan besar di sekelilingnya, Conte terus berusaha membawa tim kembali ke jalur kemenangan. Kedatangannya pun membawa Juventus kembali merajai Liga Italia. Juve bahkan tercetat tak terkalahkan pada musim 2011-12. Hal ini jelas menunjukkan kekuatan tim yang mampu mendominasi di bawah asuhan Conte.
3. Massimiliano Allegri (2014 - sekarang):
&amp;nbsp;
Setelah menunjukkan kapasitasnya bersama AC Milan, kedatangan Allegri  di Turin mengumpulkan tanggapan beragam dari para penggemar Juventus.  Ketika datang untuk membangun tim, Allegri dinilai tidak menyenangkan  semua orang. Akan tetapi, ia mampu menjawab krikitan tersebut dengan  raihan Scudetto di musim pertamanya.
Mewarisi skuad yang sudah kuat dari pendahulunya,  Antonio Conte,  Allegri membawa Juventus berada di puncak performa mereka. Bianconeri  bahkan sukses meraih gelar Scudetto tiga musim berturut-turut. Di bawah  asuhan Allegri, peningkatan performa Juventus bahkan terbukti di kancah  Eropa dengan kompetitifnya Paolo Dybala dan kolega ketika tampil di  ajang Liga Champions.
2. Giovanni Trapattoni (1976-86, 1991-94):

Giovanni Trapattoni merupakan salah satu pelatih yang sukses besar   kala menangani Juventus. Tercatat, ia mampu membawa Juve memenangkan   enam gelar liga, dua gelar Coppa Italia dan kemudian memenangkan semua   piala Eropa pada waktu itu. Juventus memenangkan Piala UEFA pada tahun   1977, piala Piala Winners pada tahun 1984, Piala Interkontinental musim   panas berikutnya sementara Piala Eropa pertama tim datang pada 1985   melawan Liverpool.
Kemudian, Trapattoni kembali pada tahun 1991 dan kembal membawa Juve   memenangkan piala UEFA. Meskipun terkenal dengan taktik defensifnya,   Trapattoni terbukti sangat sukses di Italia. Tidak heran jika Trapattoni   mampu memenangkan hari para penggemar tim hingga sangat sedikti   kritikan yang dialamatkan kepadanya.1. Marcello Lippi (1994-99, 2001-04):

Bersama Juve, Marcello Lippi berhasil menyesuaikan formasi dan taktik    sesuai dengan kedalaman skuad yang dimilikinya. Dia mengatur beberapa    pemain hebat bersama Juventus. Nama-nama besar  seperti Zinedine   Zidane,  Baggio, Ravanelli, Del Piero, dan Antonio Conte menjadi bagian    kesuksesan Juventus di bawah asuhan tangan dingin Marcello Lippi.
Marcello Lippi bahkan sukses membawa Juventus memenangkan empat gelar    Liga Italia dan memimpin Juventus ke tiga penampilan Final Liga    Champions berturut-turut tetapi sayangnya, hanya menang satu diantaranya    yakni pada edisi 1995/1996.
</description><content:encoded>JUVENTUS merupakan salah satu tim terbaik di ajang Liga Italia hampir satu dekade terakhir.  Mereka bahkan sukses menyabet gelar Scudetto sebanyak tujuh kali berturut-turut yakni sejak 2011-2012 hingga 2017-2018. Musim ini, Bianconeri &amp;ndash;julukan Juve&amp;ndash; pun berpeluang besar untuk meraih tropi Liga Italia kedepalan mereka.
Kesuksesan ini jelas tidak terlepas dari tangan dingin sang juru taktik. Meski beberapa nama silih berganti mengisi kursi kepelatihan mereka. Melansir dari Sporstkeeda, Jumat (23/11/2018), kali ini Okezone akan membahas pelatih yang pernah sukses bersama Juventus.
Berikut empat pelaih yang sukses besar kala menangani Juventus:
 
4. Antonio Conte (2011-14):

Sebagai mantan pemain klub, Antonio Conte tiba di Juventus dengan harapan tinggi. Conte yang sempat bersinar kala Juve berada di bawah kepelatihan Marcello Lippi mampu memenangkan hati penggemar dengan kegigihannya, kerja keras dan jiwa kepemimpinannya di lapangan.
Conte kembali untuk melatih Juventus dan menggantikan mantan pelatih, Luigi Delneri pada 2011. Dan terlepas dari semua harapan besar di sekelilingnya, Conte terus berusaha membawa tim kembali ke jalur kemenangan. Kedatangannya pun membawa Juventus kembali merajai Liga Italia. Juve bahkan tercetat tak terkalahkan pada musim 2011-12. Hal ini jelas menunjukkan kekuatan tim yang mampu mendominasi di bawah asuhan Conte.
3. Massimiliano Allegri (2014 - sekarang):
&amp;nbsp;
Setelah menunjukkan kapasitasnya bersama AC Milan, kedatangan Allegri  di Turin mengumpulkan tanggapan beragam dari para penggemar Juventus.  Ketika datang untuk membangun tim, Allegri dinilai tidak menyenangkan  semua orang. Akan tetapi, ia mampu menjawab krikitan tersebut dengan  raihan Scudetto di musim pertamanya.
Mewarisi skuad yang sudah kuat dari pendahulunya,  Antonio Conte,  Allegri membawa Juventus berada di puncak performa mereka. Bianconeri  bahkan sukses meraih gelar Scudetto tiga musim berturut-turut. Di bawah  asuhan Allegri, peningkatan performa Juventus bahkan terbukti di kancah  Eropa dengan kompetitifnya Paolo Dybala dan kolega ketika tampil di  ajang Liga Champions.
2. Giovanni Trapattoni (1976-86, 1991-94):

Giovanni Trapattoni merupakan salah satu pelatih yang sukses besar   kala menangani Juventus. Tercatat, ia mampu membawa Juve memenangkan   enam gelar liga, dua gelar Coppa Italia dan kemudian memenangkan semua   piala Eropa pada waktu itu. Juventus memenangkan Piala UEFA pada tahun   1977, piala Piala Winners pada tahun 1984, Piala Interkontinental musim   panas berikutnya sementara Piala Eropa pertama tim datang pada 1985   melawan Liverpool.
Kemudian, Trapattoni kembali pada tahun 1991 dan kembal membawa Juve   memenangkan piala UEFA. Meskipun terkenal dengan taktik defensifnya,   Trapattoni terbukti sangat sukses di Italia. Tidak heran jika Trapattoni   mampu memenangkan hari para penggemar tim hingga sangat sedikti   kritikan yang dialamatkan kepadanya.1. Marcello Lippi (1994-99, 2001-04):

Bersama Juve, Marcello Lippi berhasil menyesuaikan formasi dan taktik    sesuai dengan kedalaman skuad yang dimilikinya. Dia mengatur beberapa    pemain hebat bersama Juventus. Nama-nama besar  seperti Zinedine   Zidane,  Baggio, Ravanelli, Del Piero, dan Antonio Conte menjadi bagian    kesuksesan Juventus di bawah asuhan tangan dingin Marcello Lippi.
Marcello Lippi bahkan sukses membawa Juventus memenangkan empat gelar    Liga Italia dan memimpin Juventus ke tiga penampilan Final Liga    Champions berturut-turut tetapi sayangnya, hanya menang satu diantaranya    yakni pada edisi 1995/1996.
</content:encoded></item></channel></rss>
