<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menanti Kebangkitan Sepakbola Belanda yang Sempat Terpuruk</title><description>Sepakbola Belanda mengalami kenaikan performa semenjak timnas mereka ditangani Ronald Koeman.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/11/18/51/1979483/menanti-kebangkitan-sepakbola-belanda-yang-sempat-terpuruk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/11/18/51/1979483/menanti-kebangkitan-sepakbola-belanda-yang-sempat-terpuruk"/><item><title>Menanti Kebangkitan Sepakbola Belanda yang Sempat Terpuruk</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/11/18/51/1979483/menanti-kebangkitan-sepakbola-belanda-yang-sempat-terpuruk</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/11/18/51/1979483/menanti-kebangkitan-sepakbola-belanda-yang-sempat-terpuruk</guid><pubDate>Minggu 18 November 2018 16:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/18/51/1979483/menanti-kebangkitan-sepakbola-belanda-yang-sempat-terpuruk-k7q3GPysgO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Belanda mengalami peningkatan performa dalam satu tahun terakhir. (Foto: Peter De Jong/AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/18/51/1979483/menanti-kebangkitan-sepakbola-belanda-yang-sempat-terpuruk-k7q3GPysgO.jpg</image><title>Timnas Belanda mengalami peningkatan performa dalam satu tahun terakhir. (Foto: Peter De Jong/AP)</title></images><description>SETELAH finis di posisi tiga Piala Dunia 2014, prestasi Tim Nasional (Timnas) Belanda cenderung mengalami penurunan. Der Oranje &amp;ndash;julukan Belanda&amp;ndash; berturut-turut gagal lolos ke putaran final Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2018.
Regenerasi pemain yang terhambat disinyalir menjadi pangkal masalah merosotnya peforma negara yang identik dengan kincir anginnya tersebut. Akan tetapi, performa Timnas Belanda mengalami perbaikan semenjak mereka menunjuk Ronald Koeman sebagai pelatih pada Februari 2018.

Rintangan pertama Koeman bersama Belanda ialah membawa Virgil van Dijk dan kawan-kawan turun di ajang UEFA Nations League (UNL) A 2018-2019. Belanda tergabung di Grup 1 bersama dua negara terkini yang keluar sebagai kampiun Piala Dunia, Prancis (2018) dan Jerman (2014). Awalnya, perjalanan Belanda tidak mulus di turnamen bentukan presiden UEFA terdahulu, Michel Platini, itu.
BACA JUGA: Inggris atau Kroasia yang Susul Portugal ke Semifinal UNL A 2018-2019?
Bertandang ke markas Prancis, Belanda kalah 1-2. Akan tetapi, perutungan Memphis Depay serta kolega berubah dalam dua laga setelahnya. Berturut-turut, Belanda menang 3-0 atas Jerman dan Prancis 2-0.
Setelah mengoleksi dua kemenangan, Belanda membuka peluang lolos ke semifinal UNL A 2018-2019 yang berlangsung awal Juni 2019. Saat ini, Belanda hanya tertinggal satu angka dari Prancis di puncak klasemen. Sekadar informasi, Les Bleus &amp;ndash;julukan Prancis&amp;ndash; sudah tak mungkin lagi menambah koleksi poin, mengingat mereka sudah melakoni semua pertandingan (empat laga).

Karena itu, Belanda akan lolos ke semifinal UNL A 2018-2019 asalkan menang atas Jerman dalam laga yang dilangsungkan di Veltins Arena, Selasa 20 November 2018 dini hari WIB. Jika sanggup mengalahkan Jerman yang sudah dipastikan terdegradasi ke UNL B 2019-2020, sepakbola Belanda bisa dibilang sudah bangkit setelah sempat terpuruk dalam empat tahun terakhir.</description><content:encoded>SETELAH finis di posisi tiga Piala Dunia 2014, prestasi Tim Nasional (Timnas) Belanda cenderung mengalami penurunan. Der Oranje &amp;ndash;julukan Belanda&amp;ndash; berturut-turut gagal lolos ke putaran final Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2018.
Regenerasi pemain yang terhambat disinyalir menjadi pangkal masalah merosotnya peforma negara yang identik dengan kincir anginnya tersebut. Akan tetapi, performa Timnas Belanda mengalami perbaikan semenjak mereka menunjuk Ronald Koeman sebagai pelatih pada Februari 2018.

Rintangan pertama Koeman bersama Belanda ialah membawa Virgil van Dijk dan kawan-kawan turun di ajang UEFA Nations League (UNL) A 2018-2019. Belanda tergabung di Grup 1 bersama dua negara terkini yang keluar sebagai kampiun Piala Dunia, Prancis (2018) dan Jerman (2014). Awalnya, perjalanan Belanda tidak mulus di turnamen bentukan presiden UEFA terdahulu, Michel Platini, itu.
BACA JUGA: Inggris atau Kroasia yang Susul Portugal ke Semifinal UNL A 2018-2019?
Bertandang ke markas Prancis, Belanda kalah 1-2. Akan tetapi, perutungan Memphis Depay serta kolega berubah dalam dua laga setelahnya. Berturut-turut, Belanda menang 3-0 atas Jerman dan Prancis 2-0.
Setelah mengoleksi dua kemenangan, Belanda membuka peluang lolos ke semifinal UNL A 2018-2019 yang berlangsung awal Juni 2019. Saat ini, Belanda hanya tertinggal satu angka dari Prancis di puncak klasemen. Sekadar informasi, Les Bleus &amp;ndash;julukan Prancis&amp;ndash; sudah tak mungkin lagi menambah koleksi poin, mengingat mereka sudah melakoni semua pertandingan (empat laga).

Karena itu, Belanda akan lolos ke semifinal UNL A 2018-2019 asalkan menang atas Jerman dalam laga yang dilangsungkan di Veltins Arena, Selasa 20 November 2018 dini hari WIB. Jika sanggup mengalahkan Jerman yang sudah dipastikan terdegradasi ke UNL B 2019-2020, sepakbola Belanda bisa dibilang sudah bangkit setelah sempat terpuruk dalam empat tahun terakhir.</content:encoded></item></channel></rss>
