<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gelandang Timnas Indonesia Beberkan Perbedaan Milla dengan Bima Sakti</title><description>Septian merasa pelatih Milla jauh lebih keras ketimbang Bima Sakti.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/11/02/51/1972649/gelandang-timnas-indonesia-beberkan-perbedaan-milla-dengan-bima-sakti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/11/02/51/1972649/gelandang-timnas-indonesia-beberkan-perbedaan-milla-dengan-bima-sakti"/><item><title>Gelandang Timnas Indonesia Beberkan Perbedaan Milla dengan Bima Sakti</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/11/02/51/1972649/gelandang-timnas-indonesia-beberkan-perbedaan-milla-dengan-bima-sakti</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/11/02/51/1972649/gelandang-timnas-indonesia-beberkan-perbedaan-milla-dengan-bima-sakti</guid><pubDate>Jum'at 02 November 2018 22:07 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/11/02/51/1972649/penyerang-timnas-indonesia-beberkan-perbedaan-milla-dengan-bima-sakti-6ESKTcRIJP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luis Milla saat masih melatih Timnas Indonesia. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/11/02/51/1972649/penyerang-timnas-indonesia-beberkan-perbedaan-milla-dengan-bima-sakti-6ESKTcRIJP.jpg</image><title>Luis Milla saat masih melatih Timnas Indonesia. (Foto: PSSI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gelandang Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Septian David Maulana, membeberkan perbedaan cara melatih dari Luis Milla dengan Bima Sakti. Menurutnya, kedua pelatih tersebut sama-sama keras dalam melatih Timnas Indonesia, namun Septian merasa bahwa coach Milla jauh lebih keras ketimbang Bima Sakti.
Septian memang pernah merasakan saat Garuda &amp;ndash;julukan Timnas Indonesia&amp;ndash; masih dilatih oleh Milla. Jadi ia tahu betul bagaimana dan apa saja yang kerap kali dilakukan pelatih berpaspor Spanyol itu saat masih menangani Timnas Indonesia. Akan tetapi, dengan terpilihnya Bima Sakti menggantikan posisi Milla, maka Septian pun jadi merasakan bagaimana ditangani oleh pelatih berusia 42 tahun tersebut.
Baca Juga: Diisukan Gabung Chonburi FC, Ini Tanggapan Evan Dimas

&amp;ldquo;Pelatih Luis Milla dulu lebih keras dalam hal melatih kami. Pelatih Bima juga begitu, namun tidak sekeras pelatih Milla. Pelatih kan punya karakternya masing-masing,&amp;rdquo; ujar Septian, Jumat (2/11/2018).
Terlepas dari itu semua, Septian merasa beruntung pernah dilatih oleh Milla dan Bima Sakti. Kini, ia hanya ingin fokus membela Timnas Indonesia yang akan bertanding di Piala AFF 2018. Pemain Mitra Kukar itu pun tak khawatir tidak mendapatkan tempat karena bersaing dengan pemain lain di Timnas Indonesia. Pasalnya, Septian merasa bahwa apapun akan dilakukannya untuk bisa membuat Indonesia juara.

&amp;ldquo;Saingan di mana pun pasti ada. Tapi saya tidak ingin menganggap mereka saingan. Karena kami semua memiliki satu tujuan. Indonesia Juara!&amp;rdquo; pungkas Septian.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gelandang Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Septian David Maulana, membeberkan perbedaan cara melatih dari Luis Milla dengan Bima Sakti. Menurutnya, kedua pelatih tersebut sama-sama keras dalam melatih Timnas Indonesia, namun Septian merasa bahwa coach Milla jauh lebih keras ketimbang Bima Sakti.
Septian memang pernah merasakan saat Garuda &amp;ndash;julukan Timnas Indonesia&amp;ndash; masih dilatih oleh Milla. Jadi ia tahu betul bagaimana dan apa saja yang kerap kali dilakukan pelatih berpaspor Spanyol itu saat masih menangani Timnas Indonesia. Akan tetapi, dengan terpilihnya Bima Sakti menggantikan posisi Milla, maka Septian pun jadi merasakan bagaimana ditangani oleh pelatih berusia 42 tahun tersebut.
Baca Juga: Diisukan Gabung Chonburi FC, Ini Tanggapan Evan Dimas

&amp;ldquo;Pelatih Luis Milla dulu lebih keras dalam hal melatih kami. Pelatih Bima juga begitu, namun tidak sekeras pelatih Milla. Pelatih kan punya karakternya masing-masing,&amp;rdquo; ujar Septian, Jumat (2/11/2018).
Terlepas dari itu semua, Septian merasa beruntung pernah dilatih oleh Milla dan Bima Sakti. Kini, ia hanya ingin fokus membela Timnas Indonesia yang akan bertanding di Piala AFF 2018. Pemain Mitra Kukar itu pun tak khawatir tidak mendapatkan tempat karena bersaing dengan pemain lain di Timnas Indonesia. Pasalnya, Septian merasa bahwa apapun akan dilakukannya untuk bisa membuat Indonesia juara.

&amp;ldquo;Saingan di mana pun pasti ada. Tapi saya tidak ingin menganggap mereka saingan. Karena kami semua memiliki satu tujuan. Indonesia Juara!&amp;rdquo; pungkas Septian.</content:encoded></item></channel></rss>
