<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Pemain yang Terpaksa Jadi Penjaga Gawang, Nomor 3 Paling Mencekam</title><description>Berikut lima nama pemain biasa yang harus bertugas sebagai penjaga gawang.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/10/31/51/1971323/5-pemain-yang-terpaksa-jadi-penjaga-gawang-nomor-3-paling-mencekam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/10/31/51/1971323/5-pemain-yang-terpaksa-jadi-penjaga-gawang-nomor-3-paling-mencekam"/><item><title>5 Pemain yang Terpaksa Jadi Penjaga Gawang, Nomor 3 Paling Mencekam</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/10/31/51/1971323/5-pemain-yang-terpaksa-jadi-penjaga-gawang-nomor-3-paling-mencekam</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/10/31/51/1971323/5-pemain-yang-terpaksa-jadi-penjaga-gawang-nomor-3-paling-mencekam</guid><pubDate>Rabu 31 Oktober 2018 11:08 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/31/51/1971323/5-pemain-yang-terpaksa-jadi-penjaga-gawang-nomor-3-paling-mencekam-66nx0HGp8j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rio Ferdinand (Foto: Sportskeeda)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/31/51/1971323/5-pemain-yang-terpaksa-jadi-penjaga-gawang-nomor-3-paling-mencekam-66nx0HGp8j.jpg</image><title>Rio Ferdinand (Foto: Sportskeeda)</title></images><description>SEPAKBOLA adalah salah satu permainan yang paling tidak terduga di dunia. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi, karena bola itu bundar dan permainan berjalan selama 90 menit. Ada beberapa gol menit akhir yang luar biasa untuk mengubah segalanya. Ada pula banyak insiden yang membuat para pemain dipaksa untuk mengambil peran yang tidak nyaman bagi mereka.
Ada beberapa insiden di mana pemain sepakbola kelas dunia dipaksa menjadi penjaga gawang tim dalam situasi tertentu. Kali ini Okezone akan membahas hal menarik tersebut. Berikut lima nama pemain biasa yang harus bertugas sebagai penjaga gawang untuk menyelamatkan situasi tim.
5. Dani Alves (Paris Saint-Germain)
Alves selalu dianggap sebagai salah satu bek kanan terbesar di dunia. Alves dikenal karena kreativitasnya dari sisi kanan, mengembangkan beberapa permainan yang paling intens kala memperkuat Barcelona dan PSG. Kemampuannya membaca permainan dan kualitasnya memang tidak tertandingi. Akan tetapi tanggung jawabnya itu melampaui ekspektasi kala PSG berjumpa Sochaux di Piala Prancis pada musim lalu.
Pemain berpaspor Brasil itu akhirnya mengambil peran sebagai penjaga gawang setelah kiper timnya yakni Kevin Trapp dikeluarkan dari lapangan karena melakukan pelanggaran di tepi kotak penalti. Menariknya, Alves berhasil menjaga clean sheet hanya dalam 30 detik waktu tersisa. Laga tersebut berhasil dimenangkan PSG dengan skor 4-1.
4. John O&amp;rsquo;Shea (Manchester United)
O&amp;rsquo;Shea mungkin bukan pemain pilihan pertama di Old Trafford. Tetapi  gelandang bertahan itu telah memberikan beberapa kenangan yang sangat  penting dan tak terlupakan bagi fans Manchester United. Tipe bermainnya  yang serbaguna membuat pemain berpaspor Republik Irlandia itu pada  akhirnya juga mendapat kesempatan untuk menjadi penjaga gawang.
Kita semua mungkin ingat momen fenomenal kala O&amp;rsquo;Shea turun ke gawang  saat melawan Tottenham Hotspur di Liga Inggris 2006-2007. Saat itu,  bahkan ia mampu menjaga clean sheet yang sangat tidak terduga. Situasi  itu terjadi kala Edwin van der Sar menderita cedera patah hidung jelang  lima menit laga berakhir. Sementara, Man United telah kehabisan jatah  karena sudah mengganti tiga pemain.
Akhirnya O&amp;rsquo;Shea terpaksa menjadi seorang penjaga gawang dan memimpin  timnya dari belakang. Tak disangka, ia mampu membuat hasil mengesankan  dan mempertahankan kemenangan Man United atas Tottenham dengan skor 4-0.
3. John Terry (Chelsea)
Kita ingat laga Chelsea melawan Reading FC pada 2006. Kala itu Petr   Cech harus menderita cedera setelah mengalami tabrakan brutal dengan   pemain Reading yakni Stephen Hunt. Situasi tersebut bisa dikatakan   benar-benar mengerikan. Bahkan beberapa saat setelah Cech dikawal ke   rumah sakit, ia menderita patah tulang tengkorak.
Situasi genting tersebut akhirnya membuat John Terry mengambil sarung   tangan dan memimpin timnya yang sudah meraih kemenangan 1-0 yang  sangat  dramatis. Ia pun berhasil menjaga clean sheet yang baik pada  debutnya  sebagai penjaga gawang di Liga Inggris.
2. Harry Kane (Tottenham)
Mungkin kala itu menjadi salah satu malam paling memalukan bagi    Tottenham. Pasalnya kapten striker mereka melakukan sesuatu yang tidak    diharapkan siapa pun. Meskipun itu adalah tampilan kepemimpinan dan    tanggung jawab, keterampilan Kane sebagai penjaga gawang benar-benar    mengerikan.
Situasi tersebut terjadi pada 2014, kala Tottenham melawan Asteras    Tripolis di kompetisi Liga Eropa. Sang kiper Hugo Lloris diusir dan    semua pemain pengganti mereka habis. Di menit-menit yang tersisa, Harry    Kane mengambil sarung tangan dan pergi di bawah mistar gawang.
Kane yang telah mencetak hattrick pada laga tersebut dihadapkan pada    situasi tendangan bebas yang dimiliki Tripolis. Alhasil, bukannya    menangkap bola, Kane justru menyulap bola menjadi masuk ke gawang    sendiri. Mungkin itu akan menjadi momen terbaik yangh tidak akan pernah    dilupakan penggemar Tottenham.
1. Rio Ferdinand (Manchester United)
Rio Ferdinand memiliki kesamaan dengan apa yang dilakukan John Terry     pada 2006. Itu adalah penampilannya sebagai pemimpin yang luar biasa     bagi seorang bek tengah Manchester United. Situasi Man United dengan     kehilangan sang penjaga gawang kembali terjadi pada 2008 saat melawan     Portsmouth pada 2008.
Ferdinand dipaksa menjadi penjaga gawang setelah dua dari dua penjaga     gawang Man United yang dipaksa meninggalkan lapangan. Ferdinand pun     benar-benar menunjukkan keterampilan saat ia terjun langsung ke     tendangan adu penalti yang diambil Sully Muntari. Gol pun terjadi,     alhasil Man United menelan kekalahan dengan skor 0-1 dan tersingkir dari     Piala FA.
</description><content:encoded>SEPAKBOLA adalah salah satu permainan yang paling tidak terduga di dunia. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi, karena bola itu bundar dan permainan berjalan selama 90 menit. Ada beberapa gol menit akhir yang luar biasa untuk mengubah segalanya. Ada pula banyak insiden yang membuat para pemain dipaksa untuk mengambil peran yang tidak nyaman bagi mereka.
Ada beberapa insiden di mana pemain sepakbola kelas dunia dipaksa menjadi penjaga gawang tim dalam situasi tertentu. Kali ini Okezone akan membahas hal menarik tersebut. Berikut lima nama pemain biasa yang harus bertugas sebagai penjaga gawang untuk menyelamatkan situasi tim.
5. Dani Alves (Paris Saint-Germain)
Alves selalu dianggap sebagai salah satu bek kanan terbesar di dunia. Alves dikenal karena kreativitasnya dari sisi kanan, mengembangkan beberapa permainan yang paling intens kala memperkuat Barcelona dan PSG. Kemampuannya membaca permainan dan kualitasnya memang tidak tertandingi. Akan tetapi tanggung jawabnya itu melampaui ekspektasi kala PSG berjumpa Sochaux di Piala Prancis pada musim lalu.
Pemain berpaspor Brasil itu akhirnya mengambil peran sebagai penjaga gawang setelah kiper timnya yakni Kevin Trapp dikeluarkan dari lapangan karena melakukan pelanggaran di tepi kotak penalti. Menariknya, Alves berhasil menjaga clean sheet hanya dalam 30 detik waktu tersisa. Laga tersebut berhasil dimenangkan PSG dengan skor 4-1.
4. John O&amp;rsquo;Shea (Manchester United)
O&amp;rsquo;Shea mungkin bukan pemain pilihan pertama di Old Trafford. Tetapi  gelandang bertahan itu telah memberikan beberapa kenangan yang sangat  penting dan tak terlupakan bagi fans Manchester United. Tipe bermainnya  yang serbaguna membuat pemain berpaspor Republik Irlandia itu pada  akhirnya juga mendapat kesempatan untuk menjadi penjaga gawang.
Kita semua mungkin ingat momen fenomenal kala O&amp;rsquo;Shea turun ke gawang  saat melawan Tottenham Hotspur di Liga Inggris 2006-2007. Saat itu,  bahkan ia mampu menjaga clean sheet yang sangat tidak terduga. Situasi  itu terjadi kala Edwin van der Sar menderita cedera patah hidung jelang  lima menit laga berakhir. Sementara, Man United telah kehabisan jatah  karena sudah mengganti tiga pemain.
Akhirnya O&amp;rsquo;Shea terpaksa menjadi seorang penjaga gawang dan memimpin  timnya dari belakang. Tak disangka, ia mampu membuat hasil mengesankan  dan mempertahankan kemenangan Man United atas Tottenham dengan skor 4-0.
3. John Terry (Chelsea)
Kita ingat laga Chelsea melawan Reading FC pada 2006. Kala itu Petr   Cech harus menderita cedera setelah mengalami tabrakan brutal dengan   pemain Reading yakni Stephen Hunt. Situasi tersebut bisa dikatakan   benar-benar mengerikan. Bahkan beberapa saat setelah Cech dikawal ke   rumah sakit, ia menderita patah tulang tengkorak.
Situasi genting tersebut akhirnya membuat John Terry mengambil sarung   tangan dan memimpin timnya yang sudah meraih kemenangan 1-0 yang  sangat  dramatis. Ia pun berhasil menjaga clean sheet yang baik pada  debutnya  sebagai penjaga gawang di Liga Inggris.
2. Harry Kane (Tottenham)
Mungkin kala itu menjadi salah satu malam paling memalukan bagi    Tottenham. Pasalnya kapten striker mereka melakukan sesuatu yang tidak    diharapkan siapa pun. Meskipun itu adalah tampilan kepemimpinan dan    tanggung jawab, keterampilan Kane sebagai penjaga gawang benar-benar    mengerikan.
Situasi tersebut terjadi pada 2014, kala Tottenham melawan Asteras    Tripolis di kompetisi Liga Eropa. Sang kiper Hugo Lloris diusir dan    semua pemain pengganti mereka habis. Di menit-menit yang tersisa, Harry    Kane mengambil sarung tangan dan pergi di bawah mistar gawang.
Kane yang telah mencetak hattrick pada laga tersebut dihadapkan pada    situasi tendangan bebas yang dimiliki Tripolis. Alhasil, bukannya    menangkap bola, Kane justru menyulap bola menjadi masuk ke gawang    sendiri. Mungkin itu akan menjadi momen terbaik yangh tidak akan pernah    dilupakan penggemar Tottenham.
1. Rio Ferdinand (Manchester United)
Rio Ferdinand memiliki kesamaan dengan apa yang dilakukan John Terry     pada 2006. Itu adalah penampilannya sebagai pemimpin yang luar biasa     bagi seorang bek tengah Manchester United. Situasi Man United dengan     kehilangan sang penjaga gawang kembali terjadi pada 2008 saat melawan     Portsmouth pada 2008.
Ferdinand dipaksa menjadi penjaga gawang setelah dua dari dua penjaga     gawang Man United yang dipaksa meninggalkan lapangan. Ferdinand pun     benar-benar menunjukkan keterampilan saat ia terjun langsung ke     tendangan adu penalti yang diambil Sully Muntari. Gol pun terjadi,     alhasil Man United menelan kekalahan dengan skor 0-1 dan tersingkir dari     Piala FA.
</content:encoded></item></channel></rss>
