<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Strategi yang Digunakan Timnas Indonesia U-19 saat Hadapi UEA</title><description>Timnas Indonesia U-19 akan menghadapi UEA di matchday pamungkas Grup A Piala Asia U-19 2018.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/10/23/51/1967784/ini-strategi-yang-digunakan-timnas-indonesia-u-19-saat-hadapi-uea</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/10/23/51/1967784/ini-strategi-yang-digunakan-timnas-indonesia-u-19-saat-hadapi-uea"/><item><title>Ini Strategi yang Digunakan Timnas Indonesia U-19 saat Hadapi UEA</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/10/23/51/1967784/ini-strategi-yang-digunakan-timnas-indonesia-u-19-saat-hadapi-uea</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/10/23/51/1967784/ini-strategi-yang-digunakan-timnas-indonesia-u-19-saat-hadapi-uea</guid><pubDate>Selasa 23 Oktober 2018 13:27 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/23/51/1967784/ini-strategi-yang-digunakan-timnas-indonesia-u-19-saat-hadapi-uea-JX8sdJObDa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Firza Andika fullback kiri Timnas Indonesia U-19. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/23/51/1967784/ini-strategi-yang-digunakan-timnas-indonesia-u-19-saat-hadapi-uea-JX8sdJObDa.jpg</image><title>Firza Andika fullback kiri Timnas Indonesia U-19. (Foto: PSSI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Fullback kiri Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19, Firza Andika, mengungkapkan strategi yang digunakan timnya saat menghadapi Uni Emirat Arab (UEA) di matchday ketiga Grup A Piala Asia U-19 2018, Rabu 24 Oktober 2018 malam WIB. Firza menyebut Garuda Nusantara &amp;ndash;julukan Timnas Indonesia U-19&amp;ndash; akan bermain bertahan dan kemudian menerapkan strategi counter attack.
Hal itu berarti, pendekatan yang dilakukan pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, akan berbeda ketimbang dua laga awal. Saat menghadapi Taiwan dan Qatar, Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan langsung melakukan serangan ke pertahanan lawan ketika pertandingan dimulai.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/10/21/53819/271759_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pertandingan Mendebarkan Timnas Indonesia U-19 Melawan Qatar U-19&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Akan tetapi, strategi penguasaan bola berefek negatif bagi Timnas Indonesia U-19. Mereka kerap kali kebobolan lewat situasi serangan balik, seperti yang terjadi di laga kontra Taiwan dan Qatar.
BACA JUGA: Egy Maulana dan Saddil Ramdani Berbenturan di Sesi Latihan Timnas Indonesia U-19
Selain itu, bermain sabar juga sangat penting saat bersua UEA. Sebab, UEA memiliki lini serang yang luar biasa. Terbukti hanya dari dua pertandingan, mereka sanggup mengoleksi 10 gol, atau rata-rata lima gol per pertandingan.
&quot;Secara persiapan kami sudah matang, tinggal memperbaiki finishing saja. Kami mengandalkan counter attack, bermain defense dulu baru mengandalkan serangan balik,&quot; kata Firza, mengutip dari Goal Indonesia, Selasa (23/10/2018).
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/10/21/53819/271760_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pertandingan Mendebarkan Timnas Indonesia U-19 Melawan Qatar U-19&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Meski kalah 5-6 dari Qatar di laga kedua, Timnas Indonesia U-19 masih memiliki peluang untuk lolos ke perempatfinal Piala Asia U-19 2018. Jika sanggup mengalahkan UEA berapa pun skornya, Todd Rivaldo Ferre dan kawan-kawan akan menyegel satu tempat di babak delapan besar.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Fullback kiri Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19, Firza Andika, mengungkapkan strategi yang digunakan timnya saat menghadapi Uni Emirat Arab (UEA) di matchday ketiga Grup A Piala Asia U-19 2018, Rabu 24 Oktober 2018 malam WIB. Firza menyebut Garuda Nusantara &amp;ndash;julukan Timnas Indonesia U-19&amp;ndash; akan bermain bertahan dan kemudian menerapkan strategi counter attack.
Hal itu berarti, pendekatan yang dilakukan pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, akan berbeda ketimbang dua laga awal. Saat menghadapi Taiwan dan Qatar, Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan langsung melakukan serangan ke pertahanan lawan ketika pertandingan dimulai.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/10/21/53819/271759_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pertandingan Mendebarkan Timnas Indonesia U-19 Melawan Qatar U-19&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Akan tetapi, strategi penguasaan bola berefek negatif bagi Timnas Indonesia U-19. Mereka kerap kali kebobolan lewat situasi serangan balik, seperti yang terjadi di laga kontra Taiwan dan Qatar.
BACA JUGA: Egy Maulana dan Saddil Ramdani Berbenturan di Sesi Latihan Timnas Indonesia U-19
Selain itu, bermain sabar juga sangat penting saat bersua UEA. Sebab, UEA memiliki lini serang yang luar biasa. Terbukti hanya dari dua pertandingan, mereka sanggup mengoleksi 10 gol, atau rata-rata lima gol per pertandingan.
&quot;Secara persiapan kami sudah matang, tinggal memperbaiki finishing saja. Kami mengandalkan counter attack, bermain defense dulu baru mengandalkan serangan balik,&quot; kata Firza, mengutip dari Goal Indonesia, Selasa (23/10/2018).
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/10/21/53819/271760_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pertandingan Mendebarkan Timnas Indonesia U-19 Melawan Qatar U-19&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Meski kalah 5-6 dari Qatar di laga kedua, Timnas Indonesia U-19 masih memiliki peluang untuk lolos ke perempatfinal Piala Asia U-19 2018. Jika sanggup mengalahkan UEA berapa pun skornya, Todd Rivaldo Ferre dan kawan-kawan akan menyegel satu tempat di babak delapan besar.</content:encoded></item></channel></rss>
