<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arema FC Siap Terima Sanksi Komdis PSSI</title><description>CEO Arema FC, Iwan Budianto menegaskan tak akan melakukan banding atas sanksi yang diberikan.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/10/13/49/1963445/arema-fc-siap-terima-sanksi-komdis-pssi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/10/13/49/1963445/arema-fc-siap-terima-sanksi-komdis-pssi"/><item><title>Arema FC Siap Terima Sanksi Komdis PSSI</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/10/13/49/1963445/arema-fc-siap-terima-sanksi-komdis-pssi</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/10/13/49/1963445/arema-fc-siap-terima-sanksi-komdis-pssi</guid><pubDate>Sabtu 13 Oktober 2018 00:06 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/13/49/1963445/arema-fc-siap-terima-sanksi-komdis-pssi-5KdtwyR8ov.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suporter Arema FC saat menjamu Persebaya Surabaya (Foto: Avirista Midaada/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/13/49/1963445/arema-fc-siap-terima-sanksi-komdis-pssi-5KdtwyR8ov.jpg</image><title>Suporter Arema FC saat menjamu Persebaya Surabaya (Foto: Avirista Midaada/Okezone)</title></images><description>MALANG - Setelah dijatuhi sanksi Komisi Disiplin PSSI dengan hukuman tanpa penonton hingga akhir musim Liga 1 2018, manajemen Arema FC melalui CEO, Iwan Budianto menegaskan tak akan melakukan banding atas sanksi yang diberikan.

Bahkan Iwan melontarkan statemen yang menggelitik. Menurutnya, hukuman tanpa penonton sampai akhir musim tersebut bakal siap dijalani Arema FC.

Baca juga Demi Dekati Puncak, Teco Bidik Tiga Poin Kontra Madura United 

&quot;Jangankan dihukum sampai akhir musim, sejujurnya Arema ikhlas jika harus dihukum sepuluh tahun tanpa penonton dan sanksi lainnya, asalkan mampu membawa revolusi perubahan perilaku positif bagi suporter Indonesia,&quot; ungkap Iwan Budianto saat dihubungi Okezone, Jum'at (12/10/2018).



Ia menambahkan bila sanksi itu mampu menjadi cambuk perubahan kebaikan bagi sepakbola Indonesia pihaknya siap menerima. &quot;Kita harus hormati dan patuhi, meski sanksi berat sebagai konskuensinya,&quot; jelas Iwan kembali.

Sebelumnya, Komdis PSSI memutuskan Arema FC menerima sanksi berat pasca masuknya ribuan suporter Aremania, julukan suporter Arema FC, usai pertandingan derby Jawa Timur antara Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Sabtu (6/10/2018) sore WIB.</description><content:encoded>MALANG - Setelah dijatuhi sanksi Komisi Disiplin PSSI dengan hukuman tanpa penonton hingga akhir musim Liga 1 2018, manajemen Arema FC melalui CEO, Iwan Budianto menegaskan tak akan melakukan banding atas sanksi yang diberikan.

Bahkan Iwan melontarkan statemen yang menggelitik. Menurutnya, hukuman tanpa penonton sampai akhir musim tersebut bakal siap dijalani Arema FC.

Baca juga Demi Dekati Puncak, Teco Bidik Tiga Poin Kontra Madura United 

&quot;Jangankan dihukum sampai akhir musim, sejujurnya Arema ikhlas jika harus dihukum sepuluh tahun tanpa penonton dan sanksi lainnya, asalkan mampu membawa revolusi perubahan perilaku positif bagi suporter Indonesia,&quot; ungkap Iwan Budianto saat dihubungi Okezone, Jum'at (12/10/2018).



Ia menambahkan bila sanksi itu mampu menjadi cambuk perubahan kebaikan bagi sepakbola Indonesia pihaknya siap menerima. &quot;Kita harus hormati dan patuhi, meski sanksi berat sebagai konskuensinya,&quot; jelas Iwan kembali.

Sebelumnya, Komdis PSSI memutuskan Arema FC menerima sanksi berat pasca masuknya ribuan suporter Aremania, julukan suporter Arema FC, usai pertandingan derby Jawa Timur antara Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Sabtu (6/10/2018) sore WIB.</content:encoded></item></channel></rss>
