<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Courtois Merasa Bukan Kiper yang Buruk untuk Madrid</title><description>Thibaut Courtois merasa layak menjadi penjaga gawang Real Madrid.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/10/12/46/1963329/courtois-merasa-bukan-kiper-yang-buruk-untuk-madrid</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/10/12/46/1963329/courtois-merasa-bukan-kiper-yang-buruk-untuk-madrid"/><item><title>Courtois Merasa Bukan Kiper yang Buruk untuk Madrid</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/10/12/46/1963329/courtois-merasa-bukan-kiper-yang-buruk-untuk-madrid</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/10/12/46/1963329/courtois-merasa-bukan-kiper-yang-buruk-untuk-madrid</guid><pubDate>Jum'at 12 Oktober 2018 19:07 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/12/46/1963329/courtois-merasa-bukan-kiper-yang-buruk-untuk-madrid-nfH7R6Iijl.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Thibaut Courtois (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/12/46/1963329/courtois-merasa-bukan-kiper-yang-buruk-untuk-madrid-nfH7R6Iijl.JPG</image><title>Thibaut Courtois (Foto: Reuters)</title></images><description>MADRID &amp;ndash; Berbagai macam pro dan kontra terjadi seiring dengan bergabungnya Thibaut Courtois bersama Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2018. Pasalnya, tak semua fans Madrid antusias dengan kehadiran Courtois tersebut. Mereka bahkan mengaku lebih senang jika gawang Madrid tetap dikawal Keylor Navas.
Sepanjang musim kompetisi 2018-2019 berlangsung, Pelatih Real Madrid, Julen Lopetegui, nyatanya memberi kesempatan bermain yang hampir sama antara Courtois dan Navas. Dalam 10 pertandingan yang telah dilalui Madrid di semua kompetisi, Courtois dipercaya mengawal gawang sebanyak enam kali, sedangkan Navas empat kali.
(Baca juga: Hazard Konfirmasi Bertahan, Madrid Gigit Jari)

Menanggapi keputusan Lopetegui dalam pemilihan pemain tersebut, Courtois enggan berkomentar banyak. Karena menurutnya pemilihan pemain adalah keputusan pelatih dan ia tidak berhak mengomentarinya. Courtois justru membahas gaya bermainnya yang dinilai buruk kala memainkan bola di kaki. Menurutnya, meski ia tidak terlalu mahir memainkan bola dengan kaki, namun tetap layak mengawal gawang Madrid.

&amp;ldquo;Itu adalah tugas pelatih untuk memutuskan siapa yang akan bermain. Dia membuat keputusan, tetapi segala sesuatunya tidaklah ajeg. Tidak ada sistem rotasi tetap atau semacamnya,&quot; ujar Courtois, seperti dilansir dari Goal, Jumat (12/10/2018).
&amp;ldquo;Saya tidak buruk ketika memainkan bola dengan kaki. Mungkin saya bukan yang terbaik tapi saya tidak buruk juga. Saya berani bermain dengan kaki saya. Kadang-kadang, saya memberikan operan yang buruk tetapi saya tahu bahwa lebih banyak kiper, yang mereka katakan fenomenal dengan kaki mereka, melakukan lebih banyak kesalahan daripada saya,&amp;rdquo; jelas Courtois.
</description><content:encoded>MADRID &amp;ndash; Berbagai macam pro dan kontra terjadi seiring dengan bergabungnya Thibaut Courtois bersama Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2018. Pasalnya, tak semua fans Madrid antusias dengan kehadiran Courtois tersebut. Mereka bahkan mengaku lebih senang jika gawang Madrid tetap dikawal Keylor Navas.
Sepanjang musim kompetisi 2018-2019 berlangsung, Pelatih Real Madrid, Julen Lopetegui, nyatanya memberi kesempatan bermain yang hampir sama antara Courtois dan Navas. Dalam 10 pertandingan yang telah dilalui Madrid di semua kompetisi, Courtois dipercaya mengawal gawang sebanyak enam kali, sedangkan Navas empat kali.
(Baca juga: Hazard Konfirmasi Bertahan, Madrid Gigit Jari)

Menanggapi keputusan Lopetegui dalam pemilihan pemain tersebut, Courtois enggan berkomentar banyak. Karena menurutnya pemilihan pemain adalah keputusan pelatih dan ia tidak berhak mengomentarinya. Courtois justru membahas gaya bermainnya yang dinilai buruk kala memainkan bola di kaki. Menurutnya, meski ia tidak terlalu mahir memainkan bola dengan kaki, namun tetap layak mengawal gawang Madrid.

&amp;ldquo;Itu adalah tugas pelatih untuk memutuskan siapa yang akan bermain. Dia membuat keputusan, tetapi segala sesuatunya tidaklah ajeg. Tidak ada sistem rotasi tetap atau semacamnya,&quot; ujar Courtois, seperti dilansir dari Goal, Jumat (12/10/2018).
&amp;ldquo;Saya tidak buruk ketika memainkan bola dengan kaki. Mungkin saya bukan yang terbaik tapi saya tidak buruk juga. Saya berani bermain dengan kaki saya. Kadang-kadang, saya memberikan operan yang buruk tetapi saya tahu bahwa lebih banyak kiper, yang mereka katakan fenomenal dengan kaki mereka, melakukan lebih banyak kesalahan daripada saya,&amp;rdquo; jelas Courtois.
</content:encoded></item></channel></rss>
