<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Alasan Ronaldo Sulit Raih Trofi Ballon d'Or 2018, Nomor 3 Faktor Utama</title><description>Lima alasan yang bisa menyebabkan Ronaldo sulit meraih trofi Ballon d&amp;rsquo;Or 2018.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/10/11/51/1962605/5-alasan-ronaldo-sulit-raih-trofi-ballon-d-or-2018-nomor-3-faktor-utama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/10/11/51/1962605/5-alasan-ronaldo-sulit-raih-trofi-ballon-d-or-2018-nomor-3-faktor-utama"/><item><title>5 Alasan Ronaldo Sulit Raih Trofi Ballon d'Or 2018, Nomor 3 Faktor Utama</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/10/11/51/1962605/5-alasan-ronaldo-sulit-raih-trofi-ballon-d-or-2018-nomor-3-faktor-utama</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/10/11/51/1962605/5-alasan-ronaldo-sulit-raih-trofi-ballon-d-or-2018-nomor-3-faktor-utama</guid><pubDate>Kamis 11 Oktober 2018 19:30 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/11/51/1962605/5-alasan-ronaldo-sulit-raih-trofi-ballon-d-or-2018-nomor-3-faktor-utama-hDvyP6S9u6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cristiano Ronaldo (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/11/51/1962605/5-alasan-ronaldo-sulit-raih-trofi-ballon-d-or-2018-nomor-3-faktor-utama-hDvyP6S9u6.jpg</image><title>Cristiano Ronaldo (Foto: Reuters)</title></images><description>PESEPAKBOLA Cristiano Ronaldo harus rela melepas penghargaan individu versi UEFA dan FIFA. Tetapi nama penggawa Juventus itu masih terus diperbincangkan jelang pengumuman peraih penghargaan Ballon d&amp;rsquo;Or pada Desember.
Pada musim lalu, pemain megabintang Portugal tersebut disebut sebagai salah satu pemain top dunia. Ia berhasil mengantarkan Real Madrid untuk membuat rekor tiga tahun berturut-turut dengan meraih kemenangan di Liga Champions. Selain itu, ia juga mencetak banyak gol dan mencapai prestasi fantastis dalam kariernya.
Akan tetapi, sama seperti penghargaan UEFA dan FIFA, Cristiano Ronaldo juga memiliki kemungkinan gagal memenangkan penghargaan Ballon d&amp;rsquo;Or 2018. Lalu apa alasan yang bisa menyebabkan Ronaldo sulit meraih trofi Ballon d&amp;rsquo;Or 2018. Kali ini Okezone akan mencoba membahasnya.
5. Kegagalan di Kompetisi Domestik
Tak bisa dipungkiri, Ronaldo adalah salah satu pemain paling mengesankan di Liga Champions musim lalu. Ia mengantongi 15 gol dan tiga assist untuk membantu Real Madrid meraih kemenangan tiga kali berturut-turut di Liga Champions.
Akan tetapi hal yang sama tidak dapat dikatakan kepada Ronaldo ketika datang ke tingkat domestik. Meski mampu tampil cemerlang di Eropa, tetapi ia tidak memiliki dampak di kompetisi Spanyol. Ia hanya bisa menyaksikan Barcelona mengalahkan Madrid untuk mengklaim gelar juara di Liga Spanyol dan Copa del Rey.
4. Piala Dunia 2018
Piala Dunia 2018 dianggap sebagai panggung terbesar dalam sepakbola.  Tidak ada keraguan bahwa itu memiliki pengaruh besar pada penghargaan  Ballon d&amp;rsquo;Or saat ini. Banyak pesepakbola yang muncul menjadi pemain  bintang dan menjadi pesaing kuat Ronaldo untuk penghargaan tersebut.
Pemain berposisi penyerang tersebut memiliki ekspektasi kala mentas  di Piala Dunia 2018. Ia bahkan memulainya dengan baik. Ronaldo berhasil  mencetak gol dalam 2 pertandingan pertama, termasuk hattrick saat  Portugal menghadapil Spanyol.
Akan tetapi ia gagal membawa Portugal melangkah lebih jauh dan  tersingkir di babak 16 besar. Jika menilik beberapa pemain dunia yang  berhasil mengantarkan negaranya hingga ke tahap akhir, Ronaldo bisa saja  kehilangan penghargaan Ballon d&amp;rsquo;Or tahun ini.
3. Luka Modric
Tidak ada keraguan bahwa Modric menjadi ancaman terbesar bagi Ronaldo   untuk penghargaan Ballon d&amp;rsquo;Or tahun ini. Meski sama-sama membantu   Madrid meraih gelar juara di Liga Champions musim lalu, tetapi Modric   berhasil membawa negaranya, Kroasia tampil mentereng di Piala Dunia   2018.
Modric adalah pemain terbaik selama Piala Dunia 2018 di Rusia. Ia   menghasilkan banyak pertunjukan yang memikat dan tampil memakau sebagai   tim underdog di Piala Dunia. Sang gelandang pun memiliki peran yang   mengesankan dengan membawa Kroasia tampil ke final Piala Dunia untuk   pertama kalinya dalam sejarah.
Berbagai penghargaan individu pada tahun ini berhasil direbut Modric   termasuk gelar pemain terbaik Eropa dan FIFA 2018. Hal ini juga menjadi   ancaman serius bagi Ronaldo yang memiliki ambisi untuk meraih gelar   Ballon d&amp;rsquo;Or yang keenam.
2. Kurang Konsisten
Ini adalah salah satu penilaian penting untuk menjadi yang terbaik di    dunia. Meski tidak disangkal, Ronaldo tampil luar biasa pada musim    allu, tetapi konsistensinya benar-benar dipertanyakan. Ia memiliki awal    musim yang buruk untuk kompetisi Liga Spanyol 2017-2018. Ia hanya  mampu   mencetak dua gol dalam 10 pertandingan pertamanya di Liga  Spanyol.
Begitu pun dengan Liga Champions. Tampil menawan di awal kompetisi,    tetapi ia gagal menemukan performa terbaik setelahnya. Bahkan Piala    Dunia 2018 kembali menjadi bukti bahwa pemain berpaspor Portugal itu    tidak mampu tampil konsisten dengan kondisi yang sama seperti di Liga    Champions.
Di klub barunya musim ini yakni Juventus, Ronaldo membutuhkan waktu    320 menit sebelum mencetak gol pertamanya. Kurangnya konsistensi  mungkin   akan menjadi tantangan besar bagi harapannya untuk memenangkan    penghargaan tersebut.
1. Dominasi Ronaldo-Messi Mulai Runtuh
Jika kita membahas penghargaan Ballon d&amp;rsquo;Or pada tiga tahun lalu,     tidak ada yang ragu bahwa publik akan menyebutkan dua nama teratas yakni     Ronaldo dan Lionel Messi. Tetapi tahun ini situasi menjadi berbeda.
Publik dikejutkan dengan tidak adanya nama Messi dalam daftar     nominasi tiga terbaik versi UEFA dan FIFA. Lebih mengejutkan lagi,     Modric berhasil mengggodol dua penghargaan bergengsi tersebut. Kemenagan     itu sekaligus mulai meruntuhkan dominasi Ronaldo-Messi selama 10   tahun   terakhir.
Selain Modric, dengan orang-orang seperti Antoine Griezmann, Kylian     Mbappe, Mohamed Salah, Eden Hazard, Raphael Varane, dan Kevin De   Bruyne,   mereka bisa menjadi ancaman bagi Ronaldo-Messi. Ini cukup   jelas bahwa   para pemain tersebut bisa muncul sebagai pemain yang akan   meraih   penghargaan bergengsi tersebut.
</description><content:encoded>PESEPAKBOLA Cristiano Ronaldo harus rela melepas penghargaan individu versi UEFA dan FIFA. Tetapi nama penggawa Juventus itu masih terus diperbincangkan jelang pengumuman peraih penghargaan Ballon d&amp;rsquo;Or pada Desember.
Pada musim lalu, pemain megabintang Portugal tersebut disebut sebagai salah satu pemain top dunia. Ia berhasil mengantarkan Real Madrid untuk membuat rekor tiga tahun berturut-turut dengan meraih kemenangan di Liga Champions. Selain itu, ia juga mencetak banyak gol dan mencapai prestasi fantastis dalam kariernya.
Akan tetapi, sama seperti penghargaan UEFA dan FIFA, Cristiano Ronaldo juga memiliki kemungkinan gagal memenangkan penghargaan Ballon d&amp;rsquo;Or 2018. Lalu apa alasan yang bisa menyebabkan Ronaldo sulit meraih trofi Ballon d&amp;rsquo;Or 2018. Kali ini Okezone akan mencoba membahasnya.
5. Kegagalan di Kompetisi Domestik
Tak bisa dipungkiri, Ronaldo adalah salah satu pemain paling mengesankan di Liga Champions musim lalu. Ia mengantongi 15 gol dan tiga assist untuk membantu Real Madrid meraih kemenangan tiga kali berturut-turut di Liga Champions.
Akan tetapi hal yang sama tidak dapat dikatakan kepada Ronaldo ketika datang ke tingkat domestik. Meski mampu tampil cemerlang di Eropa, tetapi ia tidak memiliki dampak di kompetisi Spanyol. Ia hanya bisa menyaksikan Barcelona mengalahkan Madrid untuk mengklaim gelar juara di Liga Spanyol dan Copa del Rey.
4. Piala Dunia 2018
Piala Dunia 2018 dianggap sebagai panggung terbesar dalam sepakbola.  Tidak ada keraguan bahwa itu memiliki pengaruh besar pada penghargaan  Ballon d&amp;rsquo;Or saat ini. Banyak pesepakbola yang muncul menjadi pemain  bintang dan menjadi pesaing kuat Ronaldo untuk penghargaan tersebut.
Pemain berposisi penyerang tersebut memiliki ekspektasi kala mentas  di Piala Dunia 2018. Ia bahkan memulainya dengan baik. Ronaldo berhasil  mencetak gol dalam 2 pertandingan pertama, termasuk hattrick saat  Portugal menghadapil Spanyol.
Akan tetapi ia gagal membawa Portugal melangkah lebih jauh dan  tersingkir di babak 16 besar. Jika menilik beberapa pemain dunia yang  berhasil mengantarkan negaranya hingga ke tahap akhir, Ronaldo bisa saja  kehilangan penghargaan Ballon d&amp;rsquo;Or tahun ini.
3. Luka Modric
Tidak ada keraguan bahwa Modric menjadi ancaman terbesar bagi Ronaldo   untuk penghargaan Ballon d&amp;rsquo;Or tahun ini. Meski sama-sama membantu   Madrid meraih gelar juara di Liga Champions musim lalu, tetapi Modric   berhasil membawa negaranya, Kroasia tampil mentereng di Piala Dunia   2018.
Modric adalah pemain terbaik selama Piala Dunia 2018 di Rusia. Ia   menghasilkan banyak pertunjukan yang memikat dan tampil memakau sebagai   tim underdog di Piala Dunia. Sang gelandang pun memiliki peran yang   mengesankan dengan membawa Kroasia tampil ke final Piala Dunia untuk   pertama kalinya dalam sejarah.
Berbagai penghargaan individu pada tahun ini berhasil direbut Modric   termasuk gelar pemain terbaik Eropa dan FIFA 2018. Hal ini juga menjadi   ancaman serius bagi Ronaldo yang memiliki ambisi untuk meraih gelar   Ballon d&amp;rsquo;Or yang keenam.
2. Kurang Konsisten
Ini adalah salah satu penilaian penting untuk menjadi yang terbaik di    dunia. Meski tidak disangkal, Ronaldo tampil luar biasa pada musim    allu, tetapi konsistensinya benar-benar dipertanyakan. Ia memiliki awal    musim yang buruk untuk kompetisi Liga Spanyol 2017-2018. Ia hanya  mampu   mencetak dua gol dalam 10 pertandingan pertamanya di Liga  Spanyol.
Begitu pun dengan Liga Champions. Tampil menawan di awal kompetisi,    tetapi ia gagal menemukan performa terbaik setelahnya. Bahkan Piala    Dunia 2018 kembali menjadi bukti bahwa pemain berpaspor Portugal itu    tidak mampu tampil konsisten dengan kondisi yang sama seperti di Liga    Champions.
Di klub barunya musim ini yakni Juventus, Ronaldo membutuhkan waktu    320 menit sebelum mencetak gol pertamanya. Kurangnya konsistensi  mungkin   akan menjadi tantangan besar bagi harapannya untuk memenangkan    penghargaan tersebut.
1. Dominasi Ronaldo-Messi Mulai Runtuh
Jika kita membahas penghargaan Ballon d&amp;rsquo;Or pada tiga tahun lalu,     tidak ada yang ragu bahwa publik akan menyebutkan dua nama teratas yakni     Ronaldo dan Lionel Messi. Tetapi tahun ini situasi menjadi berbeda.
Publik dikejutkan dengan tidak adanya nama Messi dalam daftar     nominasi tiga terbaik versi UEFA dan FIFA. Lebih mengejutkan lagi,     Modric berhasil mengggodol dua penghargaan bergengsi tersebut. Kemenagan     itu sekaligus mulai meruntuhkan dominasi Ronaldo-Messi selama 10   tahun   terakhir.
Selain Modric, dengan orang-orang seperti Antoine Griezmann, Kylian     Mbappe, Mohamed Salah, Eden Hazard, Raphael Varane, dan Kevin De   Bruyne,   mereka bisa menjadi ancaman bagi Ronaldo-Messi. Ini cukup   jelas bahwa   para pemain tersebut bisa muncul sebagai pemain yang akan   meraih   penghargaan bergengsi tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
