<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Buffon Bertahan di Juventus saat Terdegradasi ke Serie B</title><description>Buffon menunjukkan loyalitasnya saat Juventus terdegradasi ke Serie B 2006-2007.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/10/09/47/1961638/alasan-buffon-bertahan-di-juventus-saat-terdegradasi-ke-serie-b</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/10/09/47/1961638/alasan-buffon-bertahan-di-juventus-saat-terdegradasi-ke-serie-b"/><item><title>Alasan Buffon Bertahan di Juventus saat Terdegradasi ke Serie B</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/10/09/47/1961638/alasan-buffon-bertahan-di-juventus-saat-terdegradasi-ke-serie-b</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/10/09/47/1961638/alasan-buffon-bertahan-di-juventus-saat-terdegradasi-ke-serie-b</guid><pubDate>Selasa 09 Oktober 2018 16:10 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/10/09/47/1961638/alasan-buffon-bertahan-di-juventus-saat-terdegradasi-ke-serie-b-myw5xtN1Dj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Buffon berpose bersama trofi Liga Italia terakhirnya. (Foto: REUTERS/Massimo Pinca)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/10/09/47/1961638/alasan-buffon-bertahan-di-juventus-saat-terdegradasi-ke-serie-b-myw5xtN1Dj.jpg</image><title>Buffon berpose bersama trofi Liga Italia terakhirnya. (Foto: REUTERS/Massimo Pinca)</title></images><description>TURIN &amp;ndash; Penjaga gawang legenda asal Italia, Gianluigi Buffon, mengungkapkan alasannya bertahan di Juventus, meski sang tim terdegradasi ke Serie B musim 2006-2007. Buffon menegaskan kecintaannya terhadap Juventus membuatnya enggan pindah ke klub lain, meski sang tim saat itu dalam kondisi terpuruk.
Di pengujung musim 2005-2006, Juventus dihukum degradasi oleh Federasi Sepakbola Italia (FIGC). Hal itu karena Juventus terbukti melakukan pengaturan skor atau yang biasa disebut Calciopoli dalam beberapa pertandingan di musim 2004-2005 dan 2005-2006.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/05/20/50066/254436_medium.jpg&quot; alt=&quot;17 Tahun Bersama Juventus, Para Juventini Berikan Penghormatan untuk Buffon&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Ketika dipastikan terdegradasi, beberapa pemain bintang Juventus memutuskan melanjutkan karier ke klub lain. Mereka ialah Zlatan Ibrahimovic, Patrick Vieira, Emerson, Fabio Cannavaro, Gianluca Zambrotta dan Lilian Thuram.
BACA JUGA: Del Piero Beberkan Cara Kalahkan Juventus
Akan tetapi, beberapa bintang Bianconeri &amp;ndash;julukan Juventus&amp;ndash; ada juga yang memilih bertahan. Beberapa di antaranya ialah Pavel Nedved, Alessandro Del Piero, Mauro Camoranesi dan Buffon sendiri.
Mereka pun bahu-membahu membantu Juventus bangkit. Terbukti, mereka hanya butuh satu musim untuk kembali tampil di Serie A. Sempat terseok-seok di Liga Italia 2009-2010 dan 2010-2011, Juventus bangkit dan merajai kompetisi teratas sepakbola Negeri Piza dalam kurun tujuh musim terakhir.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/05/20/50066/254441_medium.jpg&quot; alt=&quot;17 Tahun Bersama Juventus, Para Juventini Berikan Penghormatan untuk Buffon&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&amp;ldquo;Di sepakbola, Anda dapat mengirim pesan soal pentingnya loyalitas. Saya mengatakan kepada penggemar (fans Juventus) bahwa di saat-saat sulit, saya akan ada di sana. Kami memang bermain untuk ketenaran, uang dan piala. Akan tetapi, kami juga bermain untuk merasakan yang namanya memiliki,&amp;rdquo; kata Buffon mengutip dari Football Italia, Selasa (9/10/2018).</description><content:encoded>TURIN &amp;ndash; Penjaga gawang legenda asal Italia, Gianluigi Buffon, mengungkapkan alasannya bertahan di Juventus, meski sang tim terdegradasi ke Serie B musim 2006-2007. Buffon menegaskan kecintaannya terhadap Juventus membuatnya enggan pindah ke klub lain, meski sang tim saat itu dalam kondisi terpuruk.
Di pengujung musim 2005-2006, Juventus dihukum degradasi oleh Federasi Sepakbola Italia (FIGC). Hal itu karena Juventus terbukti melakukan pengaturan skor atau yang biasa disebut Calciopoli dalam beberapa pertandingan di musim 2004-2005 dan 2005-2006.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/05/20/50066/254436_medium.jpg&quot; alt=&quot;17 Tahun Bersama Juventus, Para Juventini Berikan Penghormatan untuk Buffon&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Ketika dipastikan terdegradasi, beberapa pemain bintang Juventus memutuskan melanjutkan karier ke klub lain. Mereka ialah Zlatan Ibrahimovic, Patrick Vieira, Emerson, Fabio Cannavaro, Gianluca Zambrotta dan Lilian Thuram.
BACA JUGA: Del Piero Beberkan Cara Kalahkan Juventus
Akan tetapi, beberapa bintang Bianconeri &amp;ndash;julukan Juventus&amp;ndash; ada juga yang memilih bertahan. Beberapa di antaranya ialah Pavel Nedved, Alessandro Del Piero, Mauro Camoranesi dan Buffon sendiri.
Mereka pun bahu-membahu membantu Juventus bangkit. Terbukti, mereka hanya butuh satu musim untuk kembali tampil di Serie A. Sempat terseok-seok di Liga Italia 2009-2010 dan 2010-2011, Juventus bangkit dan merajai kompetisi teratas sepakbola Negeri Piza dalam kurun tujuh musim terakhir.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/05/20/50066/254441_medium.jpg&quot; alt=&quot;17 Tahun Bersama Juventus, Para Juventini Berikan Penghormatan untuk Buffon&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&amp;ldquo;Di sepakbola, Anda dapat mengirim pesan soal pentingnya loyalitas. Saya mengatakan kepada penggemar (fans Juventus) bahwa di saat-saat sulit, saya akan ada di sana. Kami memang bermain untuk ketenaran, uang dan piala. Akan tetapi, kami juga bermain untuk merasakan yang namanya memiliki,&amp;rdquo; kata Buffon mengutip dari Football Italia, Selasa (9/10/2018).</content:encoded></item></channel></rss>
