<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Syarat agar Barcelona Juara Liga Champions 2018-2019, Nomor 1 Paling Krusial</title><description>Berikut adalah lima hal yang harus dilakukan Barcelona untuk memenangkan trofi Liga Champions musim ini.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/09/19/261/1952587/5-syarat-agar-barcelona-juara-liga-champions-2018-2019-nomor-1-paling-krusial</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/09/19/261/1952587/5-syarat-agar-barcelona-juara-liga-champions-2018-2019-nomor-1-paling-krusial"/><item><title>5 Syarat agar Barcelona Juara Liga Champions 2018-2019, Nomor 1 Paling Krusial</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/09/19/261/1952587/5-syarat-agar-barcelona-juara-liga-champions-2018-2019-nomor-1-paling-krusial</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/09/19/261/1952587/5-syarat-agar-barcelona-juara-liga-champions-2018-2019-nomor-1-paling-krusial</guid><pubDate>Rabu 19 September 2018 12:40 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/09/19/261/1952587/5-syarat-agar-barcelona-juara-liga-champions-2018-2019-nomor-1-paling-krusial-r53ESe3GYA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Barcelona (Foto: Sportskeeda)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/09/19/261/1952587/5-syarat-agar-barcelona-juara-liga-champions-2018-2019-nomor-1-paling-krusial-r53ESe3GYA.jpg</image><title>Barcelona (Foto: Sportskeeda)</title></images><description>KLUB asal Spanyol, Barcelona, kembali menjadi nama yang difavoritkan untuk membawa pulang trofi Liga Champions pada musimi ini. Menjadi salah satu klub paling sukses dalam sejarah sepakbola serta dihuni para pemain bintang, Barcelona disebut sebagai salah satu pesaing sejati untuk gelar tersebut.
Meski begitu, Blaugrana &amp;ndash;julukan Barcelona- mengalami kesulitan dalam beberapa musim terakhir. Bahkan dalam tiga tahun terakhir, mereka selalu gagal melangkah ke semifinal. Terakhir mereka tersingkir secara mengejutkan dari AS Roma di babak perempatfinal Liga Champions 2017-2018.
Terakhir kali, Barcelona memenangkan trofi adalah pada 2015. Kini mereka pun masih tetap difavoritkan untuk menjuarai trofi Liga Champions. Namun seperti apa peluangnya, kali Okezone akan membahasnya. Berikut adalah lima hal yang harus dilakukan Barcelona untuk memenangkan trofi Liga Champions musim ini.
5. Bangun Serangan dari Coutinho
Setelah spekulasi transfer berkepanjangan selama lebih dari setahun, Philippe Coutinho akhirnya mencapai keinginan masa kecilnya untuk bergabung bersama Barcelona pada Januari 2018 dari Liverpool.
Pemain berpaspor Brasil itu bahkan digadang-gadang akan menjadi pengganti Andres Iniesta di Camp Nou. Meski begitu, Coutinho tetap memiliki kemampuan unik yang bisa bermanfaat bagi Barcelona pada musim ini.
Jika Iniesta adalah pemain yang lebih tenang dan penuh perhitungan, Coutinho tidak takut dalam mengambil langkah serta menggabungkan teknik yang sangat khas dari bakat bawaannya yakni Brasil. Ia pun menawarkan gaya unik namun bebas di lini tengah Barcelona.
Dengan kecepatan, kelincahan, dan memiliki tembakan akurat, Coutinho telah menunjukkan dengan Brasil bahwa ia mampu mengangkat tim. Ia bahkan bisa menjadi bintang meski selalu di bawah sorotan Neymar. Jika ia ditempatkan dalam peran serupa oleh Ernesto Valverde, itu akan menjadi sangat penting bagi Barcelona. Ia bisa menjadi penyuplai yang baik bagi Messi untuk terus menjebol gawang lawan.

4. Peran Lebih Banyak untuk Dembele
Pemain berusia 21 tahun itu sempat menjadi penandatanganan termahal  Barcelona yang menyelesaikan transfer kejutannya dari Dortmund pada  2017. Kedatangannya saat itu untuk menggantikan peran Neymar Jr yang  memilih hengkang dan hijrah ke Paris Saint-Germain (PSG).
Akan tetapi ia sempat mengalami cedera hamstring yang membuatnya  harus absen delama tiga bulan. Secara keseluruhan pun, Dembele memiliki  dampak yang sangat terbatas pada musim lalu. Bahkan kiprahnya menjadi  misteri ketika Barcelona mendatangkan Malcom dan Coutinho.
Meski begitu, Valverde tetap menaruh kepercayaan kepadanya. Hal itu  pun mampu dibuktikan dengan baik, karena Dembele telah menjadi pemain  paling efektif Barcelona sejauh ini. Pemain berpaspor Prancis itu bisa  disebut sebagai salah satu pemain muda paling berbakat di dunia.
Keahliannya menawarkan sesuatu yang unik untuk gaya permainan  Barcelona. Oleh karena itu akan lebih bijaksana bagi Valverde untuk  memanfaatkan Dembele secara efektif. Sebab gelar Liga Champions bagi  Barcelona bisa saja bergantung padanya.
3. Cari Alternatif untuk Luis Suarez
Status Luis Suarez sebagai salah satu striker terhebat dalam sejarah   pertandingan sudah lama dipastikan. Barcelona mengontraknya pada 2014   dari Liverpool di tengah kontroversi seputar kasus gigitanny kepada   Giorgio Chiellini di Piala Dunia. Namun Suarez membalas kepercayaan klub   dan membantunya meraih treble winner di musim pertamanya di klub.
Dengan kepergian Neymar, sebagian besar tanggung jawab mencetak gol   jatuh pada Messi dan Suarez. Tetapi tanggung jawab tersebut terasa   menjadi beban bagi Suarez. Dia mengalami berbagai kekeringan gol musim   lalu.
Kini bukan tidak mungkin beban pundak untuk mencetak gol ada di sisi   Messi. Tetapi pemain berpaspor Argentina itu bisa saja rentan dari   kehilangan bentuk permainan karena beban tersebut. Jika situasi tersebut   terjadi, maka Barcelona harus mencari opsi untuk mencari pencetak gol   alternatif, karena Suarez mungkin bisa menjadi pilihan yang kurang   efisien.
2. Variasi Permainan
Selama dekade terakhir, Barcelona mendapatkan reputasi sebagai tim    yang memiliki gaya permainan dengan mengandalkan penguasaan bola    disamping kecepatan dan kekuatan. DNA itu pun semakin terkenal ketika    Barcelona berada di bawah asuhan Pep Guardiola.
Akan tetapi dalam beberapa musim terakhir, permainan yang diperagakan    Barcelona tersebut yang akrab didengar taka tiki, menjadi tidak    efektif. Itu semakin terlihat kala Xavi dan Iniesta pergi meninggalkan    klub. Kegagalan mereka di Liga Champions dalam tiga tahun terakhir    menjadi bukti nyata bagi mereka.
Jika Barcelona ingin melangkah lebih jauh pada Liga Champions pada    musim ini, mereka harus mencari cara untuk mengubah pola permainan    mereka seperti yang dilakukan mantan pelatih mereka, Guardiola. Jika    tidak, itu akan menjadi musim yang menyakitkan bagi Blaugrana.
1. Beri Kebebasan untuk Messi
Messi sudah tidak diragukan lagi sangat berarti bagi Barcelona.     Pemain berpaspor Argentina itu menjadi pemain yang paling ditakuti     karena ia berhasil mencetak ratusan gol. Namun dalam beberapa musim     terakhir, ia harus berjuang keras untuk mendapatkan tajinya kembali.
Pemain berusia 31 tahun itu bahkan tersingkir dari nominasi     penghargaan FIFA tahun ini. Padahal sejak 2007, namanya selalu menjadi     kandidat peraih penghargaan pemain terbaik FIFA. Hal ini jelas menjadi     tantangan tersendiri bagi Barcelona untuk kembali menghidupkan keran   gol   milik Messi.
Tetapi, La Pulga &amp;ndash;julukan Messi- tengah mencoba bangkit untuk     mendapatkan kembali harga dirinya. Barcelona bisa memanfaatkannya jika     Messi diberi ruang kebebasan untuk mengeluarkan performa terbaiknya.
Situasi itu terbukti kala Barcelona melakoni laga perdana di Liga     Champions melawan PSV Eindhoven. Messi membuat penampilan yang     spektakuler dengan meraih hattrick.


1. Beri Kebebasan untuk Messi
Messi sudah tidak diragukan lagi sangat berarti bagi Barcelona.     Pemain berpaspor Argentina itu menjadi pemain yang paling ditakuti     karena ia berhasil mencetak ratusan gol. Namun dalam beberapa musim     terakhir, ia harus berjuang keras untuk mendapatkan tajinya kembali.
Pemain berusia 31 tahun itu bahkan tersingkir dari nominasi     penghargaan FIFA tahun ini. Padahal sejak 2007, namanya selalu menjadi     kandidat peraih penghargaan pemain terbaik FIFA. Hal ini jelas menjadi     tantangan tersendiri bagi Barcelona untuk kembali menghidupkan keran   gol   milik Messi.
Tetapi, La Pulga &amp;ndash;julukan Messi- tengah mencoba bangkit untuk     mendapatkan kembali harga dirinya. Barcelona bisa memanfaatkannya jika     Messi diberi ruang kebebasan untuk mengeluarkan performa terbaiknya.
Situasi itu terbukti kala Barcelona melakoni laga perdana di Liga     Champions melawan PSV Eindhoven. Messi membuat penampilan yang     spektakuler dengan meraih hattrick.
</description><content:encoded>KLUB asal Spanyol, Barcelona, kembali menjadi nama yang difavoritkan untuk membawa pulang trofi Liga Champions pada musimi ini. Menjadi salah satu klub paling sukses dalam sejarah sepakbola serta dihuni para pemain bintang, Barcelona disebut sebagai salah satu pesaing sejati untuk gelar tersebut.
Meski begitu, Blaugrana &amp;ndash;julukan Barcelona- mengalami kesulitan dalam beberapa musim terakhir. Bahkan dalam tiga tahun terakhir, mereka selalu gagal melangkah ke semifinal. Terakhir mereka tersingkir secara mengejutkan dari AS Roma di babak perempatfinal Liga Champions 2017-2018.
Terakhir kali, Barcelona memenangkan trofi adalah pada 2015. Kini mereka pun masih tetap difavoritkan untuk menjuarai trofi Liga Champions. Namun seperti apa peluangnya, kali Okezone akan membahasnya. Berikut adalah lima hal yang harus dilakukan Barcelona untuk memenangkan trofi Liga Champions musim ini.
5. Bangun Serangan dari Coutinho
Setelah spekulasi transfer berkepanjangan selama lebih dari setahun, Philippe Coutinho akhirnya mencapai keinginan masa kecilnya untuk bergabung bersama Barcelona pada Januari 2018 dari Liverpool.
Pemain berpaspor Brasil itu bahkan digadang-gadang akan menjadi pengganti Andres Iniesta di Camp Nou. Meski begitu, Coutinho tetap memiliki kemampuan unik yang bisa bermanfaat bagi Barcelona pada musim ini.
Jika Iniesta adalah pemain yang lebih tenang dan penuh perhitungan, Coutinho tidak takut dalam mengambil langkah serta menggabungkan teknik yang sangat khas dari bakat bawaannya yakni Brasil. Ia pun menawarkan gaya unik namun bebas di lini tengah Barcelona.
Dengan kecepatan, kelincahan, dan memiliki tembakan akurat, Coutinho telah menunjukkan dengan Brasil bahwa ia mampu mengangkat tim. Ia bahkan bisa menjadi bintang meski selalu di bawah sorotan Neymar. Jika ia ditempatkan dalam peran serupa oleh Ernesto Valverde, itu akan menjadi sangat penting bagi Barcelona. Ia bisa menjadi penyuplai yang baik bagi Messi untuk terus menjebol gawang lawan.

4. Peran Lebih Banyak untuk Dembele
Pemain berusia 21 tahun itu sempat menjadi penandatanganan termahal  Barcelona yang menyelesaikan transfer kejutannya dari Dortmund pada  2017. Kedatangannya saat itu untuk menggantikan peran Neymar Jr yang  memilih hengkang dan hijrah ke Paris Saint-Germain (PSG).
Akan tetapi ia sempat mengalami cedera hamstring yang membuatnya  harus absen delama tiga bulan. Secara keseluruhan pun, Dembele memiliki  dampak yang sangat terbatas pada musim lalu. Bahkan kiprahnya menjadi  misteri ketika Barcelona mendatangkan Malcom dan Coutinho.
Meski begitu, Valverde tetap menaruh kepercayaan kepadanya. Hal itu  pun mampu dibuktikan dengan baik, karena Dembele telah menjadi pemain  paling efektif Barcelona sejauh ini. Pemain berpaspor Prancis itu bisa  disebut sebagai salah satu pemain muda paling berbakat di dunia.
Keahliannya menawarkan sesuatu yang unik untuk gaya permainan  Barcelona. Oleh karena itu akan lebih bijaksana bagi Valverde untuk  memanfaatkan Dembele secara efektif. Sebab gelar Liga Champions bagi  Barcelona bisa saja bergantung padanya.
3. Cari Alternatif untuk Luis Suarez
Status Luis Suarez sebagai salah satu striker terhebat dalam sejarah   pertandingan sudah lama dipastikan. Barcelona mengontraknya pada 2014   dari Liverpool di tengah kontroversi seputar kasus gigitanny kepada   Giorgio Chiellini di Piala Dunia. Namun Suarez membalas kepercayaan klub   dan membantunya meraih treble winner di musim pertamanya di klub.
Dengan kepergian Neymar, sebagian besar tanggung jawab mencetak gol   jatuh pada Messi dan Suarez. Tetapi tanggung jawab tersebut terasa   menjadi beban bagi Suarez. Dia mengalami berbagai kekeringan gol musim   lalu.
Kini bukan tidak mungkin beban pundak untuk mencetak gol ada di sisi   Messi. Tetapi pemain berpaspor Argentina itu bisa saja rentan dari   kehilangan bentuk permainan karena beban tersebut. Jika situasi tersebut   terjadi, maka Barcelona harus mencari opsi untuk mencari pencetak gol   alternatif, karena Suarez mungkin bisa menjadi pilihan yang kurang   efisien.
2. Variasi Permainan
Selama dekade terakhir, Barcelona mendapatkan reputasi sebagai tim    yang memiliki gaya permainan dengan mengandalkan penguasaan bola    disamping kecepatan dan kekuatan. DNA itu pun semakin terkenal ketika    Barcelona berada di bawah asuhan Pep Guardiola.
Akan tetapi dalam beberapa musim terakhir, permainan yang diperagakan    Barcelona tersebut yang akrab didengar taka tiki, menjadi tidak    efektif. Itu semakin terlihat kala Xavi dan Iniesta pergi meninggalkan    klub. Kegagalan mereka di Liga Champions dalam tiga tahun terakhir    menjadi bukti nyata bagi mereka.
Jika Barcelona ingin melangkah lebih jauh pada Liga Champions pada    musim ini, mereka harus mencari cara untuk mengubah pola permainan    mereka seperti yang dilakukan mantan pelatih mereka, Guardiola. Jika    tidak, itu akan menjadi musim yang menyakitkan bagi Blaugrana.
1. Beri Kebebasan untuk Messi
Messi sudah tidak diragukan lagi sangat berarti bagi Barcelona.     Pemain berpaspor Argentina itu menjadi pemain yang paling ditakuti     karena ia berhasil mencetak ratusan gol. Namun dalam beberapa musim     terakhir, ia harus berjuang keras untuk mendapatkan tajinya kembali.
Pemain berusia 31 tahun itu bahkan tersingkir dari nominasi     penghargaan FIFA tahun ini. Padahal sejak 2007, namanya selalu menjadi     kandidat peraih penghargaan pemain terbaik FIFA. Hal ini jelas menjadi     tantangan tersendiri bagi Barcelona untuk kembali menghidupkan keran   gol   milik Messi.
Tetapi, La Pulga &amp;ndash;julukan Messi- tengah mencoba bangkit untuk     mendapatkan kembali harga dirinya. Barcelona bisa memanfaatkannya jika     Messi diberi ruang kebebasan untuk mengeluarkan performa terbaiknya.
Situasi itu terbukti kala Barcelona melakoni laga perdana di Liga     Champions melawan PSV Eindhoven. Messi membuat penampilan yang     spektakuler dengan meraih hattrick.


1. Beri Kebebasan untuk Messi
Messi sudah tidak diragukan lagi sangat berarti bagi Barcelona.     Pemain berpaspor Argentina itu menjadi pemain yang paling ditakuti     karena ia berhasil mencetak ratusan gol. Namun dalam beberapa musim     terakhir, ia harus berjuang keras untuk mendapatkan tajinya kembali.
Pemain berusia 31 tahun itu bahkan tersingkir dari nominasi     penghargaan FIFA tahun ini. Padahal sejak 2007, namanya selalu menjadi     kandidat peraih penghargaan pemain terbaik FIFA. Hal ini jelas menjadi     tantangan tersendiri bagi Barcelona untuk kembali menghidupkan keran   gol   milik Messi.
Tetapi, La Pulga &amp;ndash;julukan Messi- tengah mencoba bangkit untuk     mendapatkan kembali harga dirinya. Barcelona bisa memanfaatkannya jika     Messi diberi ruang kebebasan untuk mengeluarkan performa terbaiknya.
Situasi itu terbukti kala Barcelona melakoni laga perdana di Liga     Champions melawan PSV Eindhoven. Messi membuat penampilan yang     spektakuler dengan meraih hattrick.
</content:encoded></item></channel></rss>
