<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ancelotti Beberkan Rencananya di Napoli</title><description>Carlo Ancelotti ingin Napoli bermain lebih menyerang daripada sebelumnya.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/08/29/47/1943053/ancelotti-beberkan-rencananya-di-napoli</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/08/29/47/1943053/ancelotti-beberkan-rencananya-di-napoli"/><item><title>Ancelotti Beberkan Rencananya di Napoli</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/08/29/47/1943053/ancelotti-beberkan-rencananya-di-napoli</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/08/29/47/1943053/ancelotti-beberkan-rencananya-di-napoli</guid><pubDate>Rabu 29 Agustus 2018 14:10 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/08/29/47/1943053/ancelotti-beberkan-rencananya-di-napoli-Gx7joMfs9B.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Carlo Ancelotti (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/08/29/47/1943053/ancelotti-beberkan-rencananya-di-napoli-Gx7joMfs9B.jpg</image><title>Carlo Ancelotti (Foto: AFP)</title></images><description>NAPLES &amp;ndash; Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, mengungkapkan bahwa tidak akan terburu-buru membentuk tim asuhannya menjadi seperti yang diinginkan dirinya. Menurut pelatih asal Italia itu, butuh waktu untuk mengubah Napoli menjadi tim yang lebih baik lagi di bawah kepemimpinannya.
Sebagaimana diketahui, Ancelotti memang baru saja menukangi Napoli di musim 2018-2019 setelah menganggur untuk beberapa saat. Pasalnya, sebelum kembali ke Liga Italia Ancelotti mengalami pengalaman pahit saat membesut Bayern Munich.

Ancelotti harus rela dipecat sebagai Pelatih Bayern, pada September 2017 setelah mengalami kekalahan 0-3 dari Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions. Selepas berpisah dengan Bayern, Ancelotti pun akhirnya menerima pinangan dari Napoli untuk menggantikan Maurizio Sarri yang hijrah ke Chelsea.
BACA JUGA: Sambil Tunggu Lampu Hijau Menyala, Ini Aktivitas yang Dilakukan Ronaldo
Sejak kembali ke Liga Italia bersama Napoli, Ancelotti telah mampu menunjukkan tajinya dengan memenangkan dua laga awal saat melawan Lazio dan AC Milan. Pada dua laga besar di awal Liga Italia 2018-2019 itu, Ancelotti telah membuat Napoli menjadi tim yang memiliki mental pemenang sebab Partenopei &amp;ndash;julukan Napoli&amp;ndash; selalu tertinggal terlebih dahulu sebelum meraih kemenangan di akhir laga.

&amp;ldquo;Anda harus selalu memperhitungkan apa yang telah dilakukan sebelumnya, level pemain, lalu tentu saja setiap pelatih memiliki idenya sendiri. Anda perlu mencoba menerapkannya secara bertahap, tanpa membuang hal-hal bagus di masa lalu,&amp;rdquo; ungkap Ancelotti, seperti yang diwartakan Goal, Rabu (29/8/2018).
&amp;ldquo;Yang paling penting adalah mempertimbangkan karakteristik pemain. Itulah sistemnya, bukan sebaliknya. Hal pertama yang saya ingin kerjakan di sini dan Napoli adalah persis seperti itu yakni tidak mengubah semua yang baik dalam tim. Kami mencoba menambahkan beberapa hal, seperti cara bermain lebih langsung dan terbuka. Saya tidak tahu butuh waktu beberapa lama, kami berharap melakukannya dengan cepat,&amp;rdquo; tutup pelatih asal Italia itu.
</description><content:encoded>NAPLES &amp;ndash; Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, mengungkapkan bahwa tidak akan terburu-buru membentuk tim asuhannya menjadi seperti yang diinginkan dirinya. Menurut pelatih asal Italia itu, butuh waktu untuk mengubah Napoli menjadi tim yang lebih baik lagi di bawah kepemimpinannya.
Sebagaimana diketahui, Ancelotti memang baru saja menukangi Napoli di musim 2018-2019 setelah menganggur untuk beberapa saat. Pasalnya, sebelum kembali ke Liga Italia Ancelotti mengalami pengalaman pahit saat membesut Bayern Munich.

Ancelotti harus rela dipecat sebagai Pelatih Bayern, pada September 2017 setelah mengalami kekalahan 0-3 dari Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions. Selepas berpisah dengan Bayern, Ancelotti pun akhirnya menerima pinangan dari Napoli untuk menggantikan Maurizio Sarri yang hijrah ke Chelsea.
BACA JUGA: Sambil Tunggu Lampu Hijau Menyala, Ini Aktivitas yang Dilakukan Ronaldo
Sejak kembali ke Liga Italia bersama Napoli, Ancelotti telah mampu menunjukkan tajinya dengan memenangkan dua laga awal saat melawan Lazio dan AC Milan. Pada dua laga besar di awal Liga Italia 2018-2019 itu, Ancelotti telah membuat Napoli menjadi tim yang memiliki mental pemenang sebab Partenopei &amp;ndash;julukan Napoli&amp;ndash; selalu tertinggal terlebih dahulu sebelum meraih kemenangan di akhir laga.

&amp;ldquo;Anda harus selalu memperhitungkan apa yang telah dilakukan sebelumnya, level pemain, lalu tentu saja setiap pelatih memiliki idenya sendiri. Anda perlu mencoba menerapkannya secara bertahap, tanpa membuang hal-hal bagus di masa lalu,&amp;rdquo; ungkap Ancelotti, seperti yang diwartakan Goal, Rabu (29/8/2018).
&amp;ldquo;Yang paling penting adalah mempertimbangkan karakteristik pemain. Itulah sistemnya, bukan sebaliknya. Hal pertama yang saya ingin kerjakan di sini dan Napoli adalah persis seperti itu yakni tidak mengubah semua yang baik dalam tim. Kami mencoba menambahkan beberapa hal, seperti cara bermain lebih langsung dan terbuka. Saya tidak tahu butuh waktu beberapa lama, kami berharap melakukannya dengan cepat,&amp;rdquo; tutup pelatih asal Italia itu.
</content:encoded></item></channel></rss>
