<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Persib Dipastikan Tampil di Piala Indonesia 2018</title><description>Akan tetapi, Persib tidak memainkan pemain terbaik mereka saat menghadapi PSKC Cimahi.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/08/08/49/1933656/persib-dipastikan-tampil-di-piala-indonesia-2018</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/08/08/49/1933656/persib-dipastikan-tampil-di-piala-indonesia-2018"/><item><title>Persib Dipastikan Tampil di Piala Indonesia 2018</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/08/08/49/1933656/persib-dipastikan-tampil-di-piala-indonesia-2018</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/08/08/49/1933656/persib-dipastikan-tampil-di-piala-indonesia-2018</guid><pubDate>Rabu 08 Agustus 2018 17:58 WIB</pubDate><dc:creator>Oris Riswan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/08/08/49/1933656/persib-dipastikan-tampil-di-piala-indonesia-2018-3fIX0w0q0A.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Teddy Tjahyono Direktur PT PBB. (Foto: Oris Riswan/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/08/08/49/1933656/persib-dipastikan-tampil-di-piala-indonesia-2018-3fIX0w0q0A.jpg</image><title>Teddy Tjahyono Direktur PT PBB. (Foto: Oris Riswan/Okezone)</title></images><description>BANDUNG - Persib Bandung sempat berencana mogok bertanding di Piala Indonesia 2018 melawan PSKC Kota Cimahi di Stadion Wiradadaha, Tasikmalaya, 15 Agustus 2018.
Pernyataan itu disampaikan pelatih Mario Gomez dan asisten pelatih Fernando Soler pada Senin 7 Agustus 2018. Mereka heran dengan sikap PSSI yang memaksa Persib bertanding pada 15 Agustus. Sebaliknya, Gomez ingin laga itu digelar 7 September.
Alasannya, pemain akan diliburkan usai melakoni laga tandang kontra Mitra Kukar pada 10 Agustus. Rencananya, skuad Persib diliburkan hingga 25 Agustus. Para pemain pun sudah bersiap menjalani libur, bahkan ada yang akan pulang ke negaranya. Tiket perjalanan pun sudah dipesan mereka.

(Mario Gomez pelatih Persib. Foto: Oris Riswan/Okezone)
Akan tetapi, manajemen Persib membantah timnya akan mogok bermain. Persib sudah dipastikan akan menjalani pertandingan melawan PSKC meski jadwal tidak sesuai kehendak Gomez.
BACA JUGA: Persib Ancam Mogok Main di Piala Indonesia 2018
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan Gomez perihal laga kontra PSKC. Akhirnya, disepakati tim akan tetap bermain.
&quot;Kita sudah komunikasi ke Gomez bahwa ini kompetisi yang diakui PSSI dan diadakan PSSI. Kita anggota PSSI, tunduk ke PSSI. Jadi kita harus taat aturan, kita bakal main,&quot; kata Teddy di Graha Persib, Kota Bandung, Rabu (8/8/2018).
Untuk melakoni laga tersebut, rencananya Persib hanya akan menyiapkan 16 pemain lokal. Sebab, sisanya akan menjalani libur karena sudah terlanjur membeli tiket perjalanan, terutama para pemain asing.
Hal itu sulit dihindari karena jadwal libur sudah terlanjur disusun tim. Sebaliknya, jadwal melawan PSKC baru keluar setelah jadwal libur Persib keluar lebih dulu.
&quot;Memang pada saat perubahan jadwal keluar, tim pelatih sudah memutuskan waktu libur setelah melawan Mitra Kukar,&quot; ucapnya.
&quot;Ya sudah, akhirnya solusinya (hanya memainkan) pemain lokal yang memang tinggal di sini untuk main (melawan PSKC),&quot; jelas Teddy.

(Teddy Tjahyono/Oris Okezone)
Meski hanya memainkan pemain lokal, ia menegaskan bukan berarti Persib tidak serius. Memainkan pemain seadanya hanya merupakan solusi atas kondisi tim yang sudah terlanjur akan diliburkan.
Tapi, ia memastikan Persib tidak akan memainkan pemain dari tingkat junior. Sebab, hal itu tidak dibenarkan secara aturan. Persib hanya akan memainkan pemain yang sebelumnya sudah didaftarkan ke operator Liga 1. Jadi pemain Persib di Liga 1 dan Piala Indonesia adalah sama.
&quot;Kita pasti support apa pun yang dilakukan federasi. Karena aturannya sangat jelas, pemain yang boleh main di Piala Indonesia adalah pemain yang terdaftar di Liga 1, 2, dan 3,&quot; papar Teddy.
Jika lolos ke babak berikutnya, Persib akan memainkan para pemain terbaiknya, termasuk para pemain asing. Itu karena Persib menginginkan prestasi maksimal di Piala Indonesia.</description><content:encoded>BANDUNG - Persib Bandung sempat berencana mogok bertanding di Piala Indonesia 2018 melawan PSKC Kota Cimahi di Stadion Wiradadaha, Tasikmalaya, 15 Agustus 2018.
Pernyataan itu disampaikan pelatih Mario Gomez dan asisten pelatih Fernando Soler pada Senin 7 Agustus 2018. Mereka heran dengan sikap PSSI yang memaksa Persib bertanding pada 15 Agustus. Sebaliknya, Gomez ingin laga itu digelar 7 September.
Alasannya, pemain akan diliburkan usai melakoni laga tandang kontra Mitra Kukar pada 10 Agustus. Rencananya, skuad Persib diliburkan hingga 25 Agustus. Para pemain pun sudah bersiap menjalani libur, bahkan ada yang akan pulang ke negaranya. Tiket perjalanan pun sudah dipesan mereka.

(Mario Gomez pelatih Persib. Foto: Oris Riswan/Okezone)
Akan tetapi, manajemen Persib membantah timnya akan mogok bermain. Persib sudah dipastikan akan menjalani pertandingan melawan PSKC meski jadwal tidak sesuai kehendak Gomez.
BACA JUGA: Persib Ancam Mogok Main di Piala Indonesia 2018
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan Gomez perihal laga kontra PSKC. Akhirnya, disepakati tim akan tetap bermain.
&quot;Kita sudah komunikasi ke Gomez bahwa ini kompetisi yang diakui PSSI dan diadakan PSSI. Kita anggota PSSI, tunduk ke PSSI. Jadi kita harus taat aturan, kita bakal main,&quot; kata Teddy di Graha Persib, Kota Bandung, Rabu (8/8/2018).
Untuk melakoni laga tersebut, rencananya Persib hanya akan menyiapkan 16 pemain lokal. Sebab, sisanya akan menjalani libur karena sudah terlanjur membeli tiket perjalanan, terutama para pemain asing.
Hal itu sulit dihindari karena jadwal libur sudah terlanjur disusun tim. Sebaliknya, jadwal melawan PSKC baru keluar setelah jadwal libur Persib keluar lebih dulu.
&quot;Memang pada saat perubahan jadwal keluar, tim pelatih sudah memutuskan waktu libur setelah melawan Mitra Kukar,&quot; ucapnya.
&quot;Ya sudah, akhirnya solusinya (hanya memainkan) pemain lokal yang memang tinggal di sini untuk main (melawan PSKC),&quot; jelas Teddy.

(Teddy Tjahyono/Oris Okezone)
Meski hanya memainkan pemain lokal, ia menegaskan bukan berarti Persib tidak serius. Memainkan pemain seadanya hanya merupakan solusi atas kondisi tim yang sudah terlanjur akan diliburkan.
Tapi, ia memastikan Persib tidak akan memainkan pemain dari tingkat junior. Sebab, hal itu tidak dibenarkan secara aturan. Persib hanya akan memainkan pemain yang sebelumnya sudah didaftarkan ke operator Liga 1. Jadi pemain Persib di Liga 1 dan Piala Indonesia adalah sama.
&quot;Kita pasti support apa pun yang dilakukan federasi. Karena aturannya sangat jelas, pemain yang boleh main di Piala Indonesia adalah pemain yang terdaftar di Liga 1, 2, dan 3,&quot; papar Teddy.
Jika lolos ke babak berikutnya, Persib akan memainkan para pemain terbaiknya, termasuk para pemain asing. Itu karena Persib menginginkan prestasi maksimal di Piala Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
