<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Kandidat Terkuat Peraih Golden Ball Piala Dunia 2018, Nomor 1 Paling Berpotensi</title><description>Berikut ini adalah lima pemain yang akan menjadi kandidat kuat untuk meraih Golden Ball di Piala Dunia 2018.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/07/13/51/1922085/5-kandidat-terkuat-peraih-golden-ball-piala-dunia-2018-nomor-1-paling-berpotensi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/07/13/51/1922085/5-kandidat-terkuat-peraih-golden-ball-piala-dunia-2018-nomor-1-paling-berpotensi"/><item><title>5 Kandidat Terkuat Peraih Golden Ball Piala Dunia 2018, Nomor 1 Paling Berpotensi</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/07/13/51/1922085/5-kandidat-terkuat-peraih-golden-ball-piala-dunia-2018-nomor-1-paling-berpotensi</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/07/13/51/1922085/5-kandidat-terkuat-peraih-golden-ball-piala-dunia-2018-nomor-1-paling-berpotensi</guid><pubDate>Jum'at 13 Juli 2018 19:12 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/07/13/51/1922085/5-kandidat-terkuat-peraih-golden-ball-piala-dunia-2018-nomor-1-paling-berpotensi-jZdPH664w4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luka Modric (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/07/13/51/1922085/5-kandidat-terkuat-peraih-golden-ball-piala-dunia-2018-nomor-1-paling-berpotensi-jZdPH664w4.jpg</image><title>Luka Modric (Foto: Reuters)</title></images><description>PIALA Dunia 2018 akan segera berakhir. Tak hanya menunggu untuk mengetahui siapa yang akan menjadi juara, elemen lain juga menarik untuk ditunggu. Itu adalah peraih golden ball atau penghargaan untuk pemain terbaik di turnamen Piala Dunia.
Banyak drama yang terjadi di ajang Piala Dunia tahun ini. Sejumlah tim favorit juara pun harus kandas lebih awal seperti halnya Jerman, Argentina, Spanyol, Portugal, bahkan Brasil. Sejumlah bakat-bakat terpendam pun telah muncul di ajang empat tahun sekali pada 2018.
Akan tetapi beberapa pemain telah menunjukkan lebih dari yang lain untuk mengejar trofi Golden Ball. Berikut ini adalah lima pemain yang akan menjadi kandidat kuat untuk meraih Golden Ball di Piala Dunia 2018.
5. Danijel Subasic (Kroasia)
Tidak ada yang mengira penjaga gawang AS Monaco akan disebutkan di antara pemain terbaik. Pemain berusia 33 tahun itu tidak pernah dianggap sebagai salah satu golongan yang lebih baik di dunia sepakbola. Subasic hanyalah pemain pengganti setelah pensiunnya kiper terbaik Kroasia yakni Stipe Pletisoka di Piala Dunia 2014.
Akan tetapi ia telah menjadi jantung dari kehebatan Kroasia di Piala Dunia 2018. Subasic memiliki kemampuan, kepemimpinan, dan ketangkasan yang telah membuat gawang Vatreni &amp;ndash;julukan Timnas Kroasia- menjadi aman.
Kualitasnya telah menunjukkan sebagian besar dalam laga adu penalti kontra Denmark dan Rusia. Ia secara heroik memenangi laga kontra Rusia meski bermain dengan cedera. Subasic bahkan mengamankan gawang Kroasia dari Fedor Smolov dalam adu penalti yang akhirnya mengantarkan kemenangan untuk timnya.
4. Edinson Cavani (Uruguay)
Hanya ada beberapa striker di Piala Dunia 2018 yang tampil menawan.  Cavani salah satunya. Ia telah menunjukkan kerja kerasnya, berlari dan  melakukan segalanya untuk kemenangan tim. Kurangnya pemain sayap di atas  rata-rata di Timnas Uruguay membuat top skor Liga Prancis musim lalu  itu harus memainkan peran triple. Sebagai pencetak gol, pemain sayap,  dan juga bertindak sebagai garis pertahanan pertama.
Cavani menunjukkan kemampuan yang apik saat melawan Mesir dengan  menciptakan banyak peluang. Pemain Paris Saint-Germain (PSG) itu juga  menunjukkan ketenangan saat mengantarkan kemenangan melawan Arab Saudi.
Pada pertandingan terkakhir, ia pun akhirnya meledak saat melawan  Rusia. Begitu pun saat menghadapi Portugal di babak 16 besar. Ia  mencetak gol dan memberikan perlawanan tanpa jeda. Dua gol yang ia  sarangkan ke gawang Portugal menunjukkan bahwa dia adalah penembak jitu  kelas dunia yang benar-benar terbaik.
Sayang ia harus absen saat bertemu Prancis di babak perempatfinal.  Cedera yang dialaminya saat jumpa Portugal membuatnya gagal mengantarkan  Uruguay melaju lebih jauh ke semifinal.
3. Artem Dyzuba (Rusia)
Gairah dan tingkat kerja Dyzuba telah menjadi salah satu fitur   terbaik dari perjalanan Rusia hingga ke perempatfinal Piala Dunia 2018.   Sejatinya pemain berposisi striker itu tidak memiliki hubungan baik   dengan pelatih Stanislav Cherchesov menyusul keputusan pemain untuk   melewatkan Piala Konfederasi tahun lalu.
Akan tetapi kehadiran Dyzuba membuat Rusia menjadi lebih baik,   terutama dalam permainan. Ia mampu berpadu indah dengan Aleksandr   Golovin dan Denis Cheryshev dalam pertandingan grup melawan Arab Saudi   dan Mesir.
Dyzuba pun tampil menawan saat menghadapi Spanyol di babak 16 besar.   Belum lagi, ia juga menciptakan assit untuk gol menakjubkan Cheryshev   saat jumpa Kroasia di babak perempatfinal Piala Dunia 2018.
2. N&amp;rsquo;Golo Kante (Prancis)
Kante tampil menjadi ruang mesin bagi Prancis. Kante disebut sebagai    salah satu gelandang bertahan terbaik di planet ini. Bintang Chelsea   itu  secara diam-diam dan efisien dalam menjaga pertahanan dan mengatur   lini  tengah Les Bleus &amp;ndash;julukan Timnas Prancis.
Dengan pengecualian gol Sergio Aguero di perempatfinal antara Prancis    vs Argentina, Kante telah menjadi sosok sempurna. Pada babak   penyisihan  grup, kehadiran dan kemampuannya membatasi Christian Eriksen   sangat  apik.
Ia juga dengan gemilang mampu mengatasi Lionel Messi yang tidak bisa    bergerak banyak. Bahkan Uruguay tidak bisa berbuat apa-apa dengan    penjagaan Kante. Kecemerlangannya pun juga membantu Paul Pogba memainkan    peran yang lebih sentral.
Pasangan bek tengah yakni Raphael Varane dan Samuel Umtiti pun merasa    terbantu dengan keberadaan Kante. Kontribusi Kante yang besar bukan    tidak mungkin, ia bisa mendapat penghargaan Golden Ball pada Piala  Dunia   2018.
1. Luka Modric (Kroasia)
Modric merupakan kapten yang jenius dan kreatif. Reputasi Modric     sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia, membuat kpirahnya sangat     mumpuni di Piala Dunia 2018. Bahkan para pakar dan penggemar memiliki     harapan besar untuk Tim Kroasia berkat pemain Real Madrid tersebut.
Berperan sebagai gelandang serang, Modricu memiliki mitra yang sesama     jeniusnya yakni Ivan Rakitic. Kecanggihan Modric dalam mengolah     serangan membuat para pemain Kroasa jelas mendominasi di semua     pertandingan yang mereka mainkan.
Modric sangat bagus dalam pertandingan pembuka melawan Nigeria di     mana dia mencetak gol penalti. Namun, dia sangat fenomenal dalam     pertandingan melawan Argentina, yang mana ia mengalahkan seorang Lionel     Messi. Penampilannya pun ditutup dengan gol kedua yang megah ke  gawang    Argentina.
Setelah mengantarkan Madrid meraih gelar Liga Champions ketiganya     berturut-turut, kini Modric memiliki tujuan untuk membawa Timnas Kroasia     menjuarai Piala Dunia 2018. Tentu saja kemenangan tersebut akan     memberikan hasil positif bagi Kroasia yang tak pernah membayangkan akan     berjaya di Piala Dunia.
</description><content:encoded>PIALA Dunia 2018 akan segera berakhir. Tak hanya menunggu untuk mengetahui siapa yang akan menjadi juara, elemen lain juga menarik untuk ditunggu. Itu adalah peraih golden ball atau penghargaan untuk pemain terbaik di turnamen Piala Dunia.
Banyak drama yang terjadi di ajang Piala Dunia tahun ini. Sejumlah tim favorit juara pun harus kandas lebih awal seperti halnya Jerman, Argentina, Spanyol, Portugal, bahkan Brasil. Sejumlah bakat-bakat terpendam pun telah muncul di ajang empat tahun sekali pada 2018.
Akan tetapi beberapa pemain telah menunjukkan lebih dari yang lain untuk mengejar trofi Golden Ball. Berikut ini adalah lima pemain yang akan menjadi kandidat kuat untuk meraih Golden Ball di Piala Dunia 2018.
5. Danijel Subasic (Kroasia)
Tidak ada yang mengira penjaga gawang AS Monaco akan disebutkan di antara pemain terbaik. Pemain berusia 33 tahun itu tidak pernah dianggap sebagai salah satu golongan yang lebih baik di dunia sepakbola. Subasic hanyalah pemain pengganti setelah pensiunnya kiper terbaik Kroasia yakni Stipe Pletisoka di Piala Dunia 2014.
Akan tetapi ia telah menjadi jantung dari kehebatan Kroasia di Piala Dunia 2018. Subasic memiliki kemampuan, kepemimpinan, dan ketangkasan yang telah membuat gawang Vatreni &amp;ndash;julukan Timnas Kroasia- menjadi aman.
Kualitasnya telah menunjukkan sebagian besar dalam laga adu penalti kontra Denmark dan Rusia. Ia secara heroik memenangi laga kontra Rusia meski bermain dengan cedera. Subasic bahkan mengamankan gawang Kroasia dari Fedor Smolov dalam adu penalti yang akhirnya mengantarkan kemenangan untuk timnya.
4. Edinson Cavani (Uruguay)
Hanya ada beberapa striker di Piala Dunia 2018 yang tampil menawan.  Cavani salah satunya. Ia telah menunjukkan kerja kerasnya, berlari dan  melakukan segalanya untuk kemenangan tim. Kurangnya pemain sayap di atas  rata-rata di Timnas Uruguay membuat top skor Liga Prancis musim lalu  itu harus memainkan peran triple. Sebagai pencetak gol, pemain sayap,  dan juga bertindak sebagai garis pertahanan pertama.
Cavani menunjukkan kemampuan yang apik saat melawan Mesir dengan  menciptakan banyak peluang. Pemain Paris Saint-Germain (PSG) itu juga  menunjukkan ketenangan saat mengantarkan kemenangan melawan Arab Saudi.
Pada pertandingan terkakhir, ia pun akhirnya meledak saat melawan  Rusia. Begitu pun saat menghadapi Portugal di babak 16 besar. Ia  mencetak gol dan memberikan perlawanan tanpa jeda. Dua gol yang ia  sarangkan ke gawang Portugal menunjukkan bahwa dia adalah penembak jitu  kelas dunia yang benar-benar terbaik.
Sayang ia harus absen saat bertemu Prancis di babak perempatfinal.  Cedera yang dialaminya saat jumpa Portugal membuatnya gagal mengantarkan  Uruguay melaju lebih jauh ke semifinal.
3. Artem Dyzuba (Rusia)
Gairah dan tingkat kerja Dyzuba telah menjadi salah satu fitur   terbaik dari perjalanan Rusia hingga ke perempatfinal Piala Dunia 2018.   Sejatinya pemain berposisi striker itu tidak memiliki hubungan baik   dengan pelatih Stanislav Cherchesov menyusul keputusan pemain untuk   melewatkan Piala Konfederasi tahun lalu.
Akan tetapi kehadiran Dyzuba membuat Rusia menjadi lebih baik,   terutama dalam permainan. Ia mampu berpadu indah dengan Aleksandr   Golovin dan Denis Cheryshev dalam pertandingan grup melawan Arab Saudi   dan Mesir.
Dyzuba pun tampil menawan saat menghadapi Spanyol di babak 16 besar.   Belum lagi, ia juga menciptakan assit untuk gol menakjubkan Cheryshev   saat jumpa Kroasia di babak perempatfinal Piala Dunia 2018.
2. N&amp;rsquo;Golo Kante (Prancis)
Kante tampil menjadi ruang mesin bagi Prancis. Kante disebut sebagai    salah satu gelandang bertahan terbaik di planet ini. Bintang Chelsea   itu  secara diam-diam dan efisien dalam menjaga pertahanan dan mengatur   lini  tengah Les Bleus &amp;ndash;julukan Timnas Prancis.
Dengan pengecualian gol Sergio Aguero di perempatfinal antara Prancis    vs Argentina, Kante telah menjadi sosok sempurna. Pada babak   penyisihan  grup, kehadiran dan kemampuannya membatasi Christian Eriksen   sangat  apik.
Ia juga dengan gemilang mampu mengatasi Lionel Messi yang tidak bisa    bergerak banyak. Bahkan Uruguay tidak bisa berbuat apa-apa dengan    penjagaan Kante. Kecemerlangannya pun juga membantu Paul Pogba memainkan    peran yang lebih sentral.
Pasangan bek tengah yakni Raphael Varane dan Samuel Umtiti pun merasa    terbantu dengan keberadaan Kante. Kontribusi Kante yang besar bukan    tidak mungkin, ia bisa mendapat penghargaan Golden Ball pada Piala  Dunia   2018.
1. Luka Modric (Kroasia)
Modric merupakan kapten yang jenius dan kreatif. Reputasi Modric     sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia, membuat kpirahnya sangat     mumpuni di Piala Dunia 2018. Bahkan para pakar dan penggemar memiliki     harapan besar untuk Tim Kroasia berkat pemain Real Madrid tersebut.
Berperan sebagai gelandang serang, Modricu memiliki mitra yang sesama     jeniusnya yakni Ivan Rakitic. Kecanggihan Modric dalam mengolah     serangan membuat para pemain Kroasa jelas mendominasi di semua     pertandingan yang mereka mainkan.
Modric sangat bagus dalam pertandingan pembuka melawan Nigeria di     mana dia mencetak gol penalti. Namun, dia sangat fenomenal dalam     pertandingan melawan Argentina, yang mana ia mengalahkan seorang Lionel     Messi. Penampilannya pun ditutup dengan gol kedua yang megah ke  gawang    Argentina.
Setelah mengantarkan Madrid meraih gelar Liga Champions ketiganya     berturut-turut, kini Modric memiliki tujuan untuk membawa Timnas Kroasia     menjuarai Piala Dunia 2018. Tentu saja kemenangan tersebut akan     memberikan hasil positif bagi Kroasia yang tak pernah membayangkan akan     berjaya di Piala Dunia.
</content:encoded></item></channel></rss>
