<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dominasi Klub Spanyol di Kompetisi Antarklub Eropa dalam 5 Musim Terakhir</title><description>Klub Spanyol mendominasi kompetisi antarklub Eropa dalam lima musim terakhir.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/05/17/51/1899444/dominasi-klub-spanyol-di-kompetisi-antarklub-eropa-dalam-5-musim-terakhir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/05/17/51/1899444/dominasi-klub-spanyol-di-kompetisi-antarklub-eropa-dalam-5-musim-terakhir"/><item><title>Dominasi Klub Spanyol di Kompetisi Antarklub Eropa dalam 5 Musim Terakhir</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/05/17/51/1899444/dominasi-klub-spanyol-di-kompetisi-antarklub-eropa-dalam-5-musim-terakhir</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/05/17/51/1899444/dominasi-klub-spanyol-di-kompetisi-antarklub-eropa-dalam-5-musim-terakhir</guid><pubDate>Kamis 17 Mei 2018 15:05 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/05/17/51/1899444/dominasi-klub-spanyol-di-kompetisi-antarklub-eropa-dalam-5-musim-terakhir-AreztlI0SK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Atletico kampiun Liga Eropa 2017-2018. (Foto: REUTERS/Christian Hartmann)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/05/17/51/1899444/dominasi-klub-spanyol-di-kompetisi-antarklub-eropa-dalam-5-musim-terakhir-AreztlI0SK.jpg</image><title>Atletico kampiun Liga Eropa 2017-2018. (Foto: REUTERS/Christian Hartmann)</title></images><description>ATLETICO Madrid keluar sebagai kampiun Liga Eropa 2017-2018 setelah mengalahkan Olympique Marseille 3-0 di Stade Parc Olympique Lyonnais, Kamis (17/5/2018) dini hari WIB. Gelar tersebut merupakan yang ketiga bagi Los Colchoneros &amp;ndash;julukan Atletico, setelah sebelumnya mereka meraih trofi serupa pada 2009-2010 dan 2011-2012.
Keberhasilan Atletico menjadi kampiun Liga Eropa juga mempertegas dominasi klub Spanyol di kompetisi antarklub Eropa (Liga Champions dan Liga Eropa), setidaknya dalam lima musim terakhir (2013-2014 hingga 2017-2018). Belum termasuk Liga Champions musim ini, berarti sudah ada sembilan trofi yang diperebutkan (lima trofi Liga Eropa dan empat gelar Liga Champions) dalam lima musim terakhir.
Wakil-wakil Spanyol mendominasi dengan meraih delapan trofi di antaranya. Hanya satu gelar yang lepas dari wakil Spanyol, tepatnya saat Manchester United (Inggris) menjuarai Liga Eropa 2016-2017.
BACA JUGA: Kutukan dan Kegetiran Marseille di Final Liga Eropa
Di luar itu, klub-klub dari Negeri Matador selalu menjadi kampiun di kompetisi antarklub Eropa. Dimulai pada musim 2013-2014. Di musim tersebut, Real Madrid menjadi jawara Liga Champions setelah menundukkan Atletico Madrid 4-1. Sementara itu di Liga Eropa 2013-2014, Sevilla menjadi kampiun usai mengalahkan Benfica via adu penalti dengan skor 4-2.

(Foto: REUTERS/Kai Pffafenbach)
Selanjutnya pada 2014-2015, giliran Barcelona keluar sebagai yang terbaik di Liga Champions usai menundukkan Juventus 3-1. Di Liga Eropa 2014-2015, Los Nervionenses &amp;ndash;julukan Sevilla&amp;ndash; lagi-lagi menjadi jawara usai membungkam Dnipro Dnipropetrovsk 3-2.Beralih ke musim 2015-2016. Madrid kembali menjadi kampiun Liga Champions setelah mengalahkan Atletico via adu penalti. Sementara di Liga Eropa, Sevilla mencetak hattrick juara usai menganvaskan Liverpool 3-1.
BACA JUGA: Tangis Payet Pecah di Tengah Laga Marseille vs Atletico Madrid
Di musim 2016-2017, Madrid mencetak sejarah sebagai klub pertama di era Liga Champions yang meraih trofi dua musim beruntun, usai menggunduli Juventus 4-1. Sementara itu seperti yang sudah diutarakan di atas, Liga Eropa 2016-2017 menjadi pengeculian karena Man United yang menjadi juara usai membungkam Ajax Amsterdam 2-0.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/05/17/49963/253976_medium.jpg&quot; alt=&quot;Gebuk Marseille 3 Gol Tanpa Balas, Atletico Madrid Juara Liga Eropa 2017-2018&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Setelah Atletico menjadi kampiun Liga Eropa 2017-2018, Madrid berpotensi besar melanjutkan dominasi klub Spanyol. Sebab pada 27 Mei 2018 dini hari WIB, Los Blancos &amp;ndash;julukan Madrid&amp;ndash; akan bertemu Liverpool di final Liga Champions 2017-2018. Jelas Madrid bertekad mencetak sejarah baru, yakni menjadi klub pertama yang juara Liga Champions tiga musim beruntun.</description><content:encoded>ATLETICO Madrid keluar sebagai kampiun Liga Eropa 2017-2018 setelah mengalahkan Olympique Marseille 3-0 di Stade Parc Olympique Lyonnais, Kamis (17/5/2018) dini hari WIB. Gelar tersebut merupakan yang ketiga bagi Los Colchoneros &amp;ndash;julukan Atletico, setelah sebelumnya mereka meraih trofi serupa pada 2009-2010 dan 2011-2012.
Keberhasilan Atletico menjadi kampiun Liga Eropa juga mempertegas dominasi klub Spanyol di kompetisi antarklub Eropa (Liga Champions dan Liga Eropa), setidaknya dalam lima musim terakhir (2013-2014 hingga 2017-2018). Belum termasuk Liga Champions musim ini, berarti sudah ada sembilan trofi yang diperebutkan (lima trofi Liga Eropa dan empat gelar Liga Champions) dalam lima musim terakhir.
Wakil-wakil Spanyol mendominasi dengan meraih delapan trofi di antaranya. Hanya satu gelar yang lepas dari wakil Spanyol, tepatnya saat Manchester United (Inggris) menjuarai Liga Eropa 2016-2017.
BACA JUGA: Kutukan dan Kegetiran Marseille di Final Liga Eropa
Di luar itu, klub-klub dari Negeri Matador selalu menjadi kampiun di kompetisi antarklub Eropa. Dimulai pada musim 2013-2014. Di musim tersebut, Real Madrid menjadi jawara Liga Champions setelah menundukkan Atletico Madrid 4-1. Sementara itu di Liga Eropa 2013-2014, Sevilla menjadi kampiun usai mengalahkan Benfica via adu penalti dengan skor 4-2.

(Foto: REUTERS/Kai Pffafenbach)
Selanjutnya pada 2014-2015, giliran Barcelona keluar sebagai yang terbaik di Liga Champions usai menundukkan Juventus 3-1. Di Liga Eropa 2014-2015, Los Nervionenses &amp;ndash;julukan Sevilla&amp;ndash; lagi-lagi menjadi jawara usai membungkam Dnipro Dnipropetrovsk 3-2.Beralih ke musim 2015-2016. Madrid kembali menjadi kampiun Liga Champions setelah mengalahkan Atletico via adu penalti. Sementara di Liga Eropa, Sevilla mencetak hattrick juara usai menganvaskan Liverpool 3-1.
BACA JUGA: Tangis Payet Pecah di Tengah Laga Marseille vs Atletico Madrid
Di musim 2016-2017, Madrid mencetak sejarah sebagai klub pertama di era Liga Champions yang meraih trofi dua musim beruntun, usai menggunduli Juventus 4-1. Sementara itu seperti yang sudah diutarakan di atas, Liga Eropa 2016-2017 menjadi pengeculian karena Man United yang menjadi juara usai membungkam Ajax Amsterdam 2-0.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/05/17/49963/253976_medium.jpg&quot; alt=&quot;Gebuk Marseille 3 Gol Tanpa Balas, Atletico Madrid Juara Liga Eropa 2017-2018&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Setelah Atletico menjadi kampiun Liga Eropa 2017-2018, Madrid berpotensi besar melanjutkan dominasi klub Spanyol. Sebab pada 27 Mei 2018 dini hari WIB, Los Blancos &amp;ndash;julukan Madrid&amp;ndash; akan bertemu Liverpool di final Liga Champions 2017-2018. Jelas Madrid bertekad mencetak sejarah baru, yakni menjadi klub pertama yang juara Liga Champions tiga musim beruntun.</content:encoded></item></channel></rss>
