<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berjalan Panas, Persebaya Taklukkan Arema FC 1-0 di GBT </title><description>Persebaya taklukkan Arema FC dengan skor akhir 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu 6 Mei 2018.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/05/06/49/1895100/berjalan-panas-persebaya-taklukkan-arema-fc-1-0-di-gbt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/05/06/49/1895100/berjalan-panas-persebaya-taklukkan-arema-fc-1-0-di-gbt"/><item><title>Berjalan Panas, Persebaya Taklukkan Arema FC 1-0 di GBT </title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/05/06/49/1895100/berjalan-panas-persebaya-taklukkan-arema-fc-1-0-di-gbt</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/05/06/49/1895100/berjalan-panas-persebaya-taklukkan-arema-fc-1-0-di-gbt</guid><pubDate>Minggu 06 Mei 2018 19:01 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/05/06/49/1895100/berjalan-panas-persebaya-taklukkan-arema-fc-1-0-di-gbt-7GXGx9tl3q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Persebaya (Foto: LIB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/05/06/49/1895100/berjalan-panas-persebaya-taklukkan-arema-fc-1-0-di-gbt-7GXGx9tl3q.jpg</image><title>Persebaya (Foto: LIB)</title></images><description>SURABAYA - Laga super big match antara tuan rumah Persebaya Surabaya melawan tamunya, Arema FC, berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu 6 Mei 2018. Pertandingan kedua tim tersebut berjalan seru dan menarik sejak awal kick off.
Persebaya yang menargetkan kemenangan tampil dengan formasi menyerang 3-4-3 mengandalkan trio penyerang Oktavianus Fernando, Fernando Bahabol, dan Rishadi Fauzi. Sementara itu, Arema FC yang bertindak sebagai tim tamu tak mau kalah dengan menampilkan formasi 3-4-1-2, di mana Rivaldy Bawuo dan Thiago Furtuoso tampil sebagai penyerang disokong penyerang lubang Muhammad Rafli.
Persebaya langsung menggebrak, kelincahan pemain - pemain Bajul Ijo -julukan Persebaya- mulai dari Nelson Alom, Ruben Sanadi, Abu Rizal Maulana, dan kapten tim Rendi Irawan Saputra, merepotkan lini belakang Arema FC yang digalang Arthur da Cunha, Johan Ahmat Alfarizi, dan Purwaka Yudhi. Selama 14 menit pertandingan berjalan, sebuah sepakan dari Oktavianus Fernando mampu ditepis penjaga gawang Arema FC, Utam Rusdiana.

Begitupun pada menit ke-26, sebuah tendangan bebas langsung yang dihadiahi wasit mampu dimentahkan penjaga gawang Singo Edan -julukan Arema. Arema bukan tanpa peluang, beberapa kali Rivaldy, Thiago, Rafli, dan Dedik Setiawan, mampu merepotkan lini belakang Persebaya Surabaya.
BACA JUGA: Persebaya dan Arema FC Berharap Duel Berjalan Baik dan Fair
Puncaknya sebuah tendangan keras M. Rafli menit ke-29 dari luar kotak penalti masih melebar tipis di sisi kanan penjaga gawang Miswar Saputra. Di menit ke-47 sebuah penetrasi Dendi Santoso nyaris mencetak skor bagi Arema FC. Akan tetapi, sebuah kontrol bola dan benturan kecil dengan Miswar, tak dianggap sebagai pelanggaran. Hingga babak pertama berakhir, skor 0-0 bertahan untuk kedua tim.Awal babak kedua, Arema FC mencoba meningkatkan intensitas  serangan. Peluang Rivaldy Bawuo menit ke-52, yang memanfaatkan bola liar hasil kesalahan antisipasi Miswar masih melambung tipis meski gawang telah  kosong. Sejumlah pergantian pemain dilakukan kedua pelatih, pelatih  Alfredo Vera memasukkan Irfan Jaya, David da Silva, Misbakus Solihin  menggantikan Ferdinand Pahabol,Rishadi Fauzi, dan Rendi Irawan.
Sementara itu, Joko Susilo memasukkan Hanief Sjahbandi menggantikan M. Rafli  yang mengalami cedera. Masuknya tiga pemain Persebaya membuat alur serangan Green Force -julukan lain Persebaya-  semakin agresif. Tercatat Irfan Jaya nyaris mencetak gol menit ke-66 bila  bola cip-nya tak ditepis oleh Utam Rusdiana.&amp;nbsp;

Sementara itu, peluang emas melalui Robertino Pugliara memanfaatkan  umpan David da Silva yang seharusnya berbuah gol, tendangannya justru  melayang tinggi. Kebuntuan Persebaya pecah menit ke-82, sebuah umpan lambung Irfan  Jaya dibuang Arthur da Cunha. Akan tetapi, bola yang dibuang justru mengarah ke  Misbakus Solihin yang berdiri bebas, dengan sekali kontrol tendangan  kaki kiri meluncur deras menjebol gawang Utam Rusdiana dan mengubah skor menjadi 1 - 0 untuk  keunggulan Persebaya.
BACA JUGA: Joko Susilo Komentari Tak Diberinya Kesempatan Coba Lapangan Stadion GBT
Di menit-menit pertandingan menajdi semakin panas, beberapa kontak fisik  terjadi. Puncaknya saat Misbakus Solihin terlibat insiden dengan Hendro  Siswanto yang membuat keduanya dihadiahi kartu merah oleh wasit Novari  Ikhsan. Hingga wasit meniup peluit panjang berakhir tak ada gol lagi  yang tercipta, skor 1 - 0 untuk kemenangan Persebaya atas tamunya Arema  FC.</description><content:encoded>SURABAYA - Laga super big match antara tuan rumah Persebaya Surabaya melawan tamunya, Arema FC, berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu 6 Mei 2018. Pertandingan kedua tim tersebut berjalan seru dan menarik sejak awal kick off.
Persebaya yang menargetkan kemenangan tampil dengan formasi menyerang 3-4-3 mengandalkan trio penyerang Oktavianus Fernando, Fernando Bahabol, dan Rishadi Fauzi. Sementara itu, Arema FC yang bertindak sebagai tim tamu tak mau kalah dengan menampilkan formasi 3-4-1-2, di mana Rivaldy Bawuo dan Thiago Furtuoso tampil sebagai penyerang disokong penyerang lubang Muhammad Rafli.
Persebaya langsung menggebrak, kelincahan pemain - pemain Bajul Ijo -julukan Persebaya- mulai dari Nelson Alom, Ruben Sanadi, Abu Rizal Maulana, dan kapten tim Rendi Irawan Saputra, merepotkan lini belakang Arema FC yang digalang Arthur da Cunha, Johan Ahmat Alfarizi, dan Purwaka Yudhi. Selama 14 menit pertandingan berjalan, sebuah sepakan dari Oktavianus Fernando mampu ditepis penjaga gawang Arema FC, Utam Rusdiana.

Begitupun pada menit ke-26, sebuah tendangan bebas langsung yang dihadiahi wasit mampu dimentahkan penjaga gawang Singo Edan -julukan Arema. Arema bukan tanpa peluang, beberapa kali Rivaldy, Thiago, Rafli, dan Dedik Setiawan, mampu merepotkan lini belakang Persebaya Surabaya.
BACA JUGA: Persebaya dan Arema FC Berharap Duel Berjalan Baik dan Fair
Puncaknya sebuah tendangan keras M. Rafli menit ke-29 dari luar kotak penalti masih melebar tipis di sisi kanan penjaga gawang Miswar Saputra. Di menit ke-47 sebuah penetrasi Dendi Santoso nyaris mencetak skor bagi Arema FC. Akan tetapi, sebuah kontrol bola dan benturan kecil dengan Miswar, tak dianggap sebagai pelanggaran. Hingga babak pertama berakhir, skor 0-0 bertahan untuk kedua tim.Awal babak kedua, Arema FC mencoba meningkatkan intensitas  serangan. Peluang Rivaldy Bawuo menit ke-52, yang memanfaatkan bola liar hasil kesalahan antisipasi Miswar masih melambung tipis meski gawang telah  kosong. Sejumlah pergantian pemain dilakukan kedua pelatih, pelatih  Alfredo Vera memasukkan Irfan Jaya, David da Silva, Misbakus Solihin  menggantikan Ferdinand Pahabol,Rishadi Fauzi, dan Rendi Irawan.
Sementara itu, Joko Susilo memasukkan Hanief Sjahbandi menggantikan M. Rafli  yang mengalami cedera. Masuknya tiga pemain Persebaya membuat alur serangan Green Force -julukan lain Persebaya-  semakin agresif. Tercatat Irfan Jaya nyaris mencetak gol menit ke-66 bila  bola cip-nya tak ditepis oleh Utam Rusdiana.&amp;nbsp;

Sementara itu, peluang emas melalui Robertino Pugliara memanfaatkan  umpan David da Silva yang seharusnya berbuah gol, tendangannya justru  melayang tinggi. Kebuntuan Persebaya pecah menit ke-82, sebuah umpan lambung Irfan  Jaya dibuang Arthur da Cunha. Akan tetapi, bola yang dibuang justru mengarah ke  Misbakus Solihin yang berdiri bebas, dengan sekali kontrol tendangan  kaki kiri meluncur deras menjebol gawang Utam Rusdiana dan mengubah skor menjadi 1 - 0 untuk  keunggulan Persebaya.
BACA JUGA: Joko Susilo Komentari Tak Diberinya Kesempatan Coba Lapangan Stadion GBT
Di menit-menit pertandingan menajdi semakin panas, beberapa kontak fisik  terjadi. Puncaknya saat Misbakus Solihin terlibat insiden dengan Hendro  Siswanto yang membuat keduanya dihadiahi kartu merah oleh wasit Novari  Ikhsan. Hingga wasit meniup peluit panjang berakhir tak ada gol lagi  yang tercipta, skor 1 - 0 untuk kemenangan Persebaya atas tamunya Arema  FC.</content:encoded></item></channel></rss>
