<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luis Milla: Good Job Timnas Indonesia U-23!</title><description>Luis Milla mengaku senang dengan torehan anak asuhnya.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/05/03/51/1894252/luis-milla-good-job-timnas-indonesia-u-23</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/05/03/51/1894252/luis-milla-good-job-timnas-indonesia-u-23"/><item><title>Luis Milla: Good Job Timnas Indonesia U-23!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/05/03/51/1894252/luis-milla-good-job-timnas-indonesia-u-23</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/05/03/51/1894252/luis-milla-good-job-timnas-indonesia-u-23</guid><pubDate>Kamis 03 Mei 2018 23:50 WIB</pubDate><dc:creator>Bagas Abdiel</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/05/03/51/1894252/luis-milla-good-job-timnas-indonesia-u-23-ti0Ug9BwFJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indoneisa U-23 vs Timnas Uzbekistan U-23 (Foto: ANTARA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/05/03/51/1894252/luis-milla-good-job-timnas-indonesia-u-23-ti0Ug9BwFJ.jpg</image><title>Timnas Indoneisa U-23 vs Timnas Uzbekistan U-23 (Foto: ANTARA)</title></images><description>BOGOR &amp;ndash; Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 harus puas finis di posisi tiga klasemen akhir PSSI Anniversary Cup 2018 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Kamis (3/5/2018). Kepastian itu didapat setelah laga terakhir melawan Uzbekistan, Skuad Garuda Muda &amp;ndash;julukan Timnas Indonesia U-23&amp;ndash; bermain imbang dengan skor akhir 0-0.

Menanggapi laga tersebut, pelatih Timnas Indoneia U-23 yakni Luis Milla mengaku senang dengan torehan anak asuhnya. Meski gagal meraih gelar juara, tetapi usaha yang dilakukan para pemain diapresiasi Luis Milla dengan cukup baik.

Baca juga Laga Timnas Indonesia U-23 Kontra Uzbekistan Berakhir Imbang 0-0 di PSSI Anniversary Cup 2018 



Sebab jika melihat dari level tiga tim lainnya yakni Bahrain, Uzbekistan, dan Korea Utara, kekuatan lawan memiliki kelas yang lebih tinggi. Luis Milla pun memuji kerja keras para pemain serta staff yang mampu mengimbangi tim-tim papan atas Asia sekelas mereka.

&amp;ldquo;Pertandingan malam ini intensitas sangat tinggi. Saya sudah sadar level inilah yang akan kami temui pada Agustus mendatang yaitu adalah level maksimum dari tim-tim besar di Asia. Secara keseluruhan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada PSSI yang telah menyelenggarakan event ini dan mengundang negara-negara kuat,&amp;rdquo; ungkap Luis Milla, seusai pertandingan.Ucapan terima kasih juga dilontarkan Luis Milla kepada para penonton  Indonesia yang hadir di stadion untuk mendukung skuadnya. Tak lupa juga  kepada kerja keras tim untuk bisa membawa hasil baik di ajang PSSI  Anniversary Cup 2018.

&amp;ldquo;Saya juga ingin mengucapkan terima kasih, karena tiga pertandingan  ada penonton yang datang. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada tim  saya yang telah mengeluarkan seluruh tenaganya yang akhirnya bisa  mempertunjukkan pertandingan yang menarik,&amp;rdquo; tambahnya.




Hasil positif ini diharapkan Luis Milla bisa menjadi acuan Timnas  Indonesia U-23 untuk gelaran Asian Games di Jakarta pada Agustus 2018.  Tiga tim tersebut bisa menjadi modal untuk gambaran kekuatan terbaik di  kawasan Asia.

&amp;ldquo;Saya katakan ini adalah level yang akan kami temui empat bulan yang  akan datang. Good job semuanya kerja keras yang sangat baik, Agustus  (Asian Games) kami harapkan bisa datang membawa mimpi. Dengan membawa  mimpi kami bisa memberikan yang terbaik untuk Timnas Indonesia,&amp;rdquo;  tutupnya.</description><content:encoded>BOGOR &amp;ndash; Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 harus puas finis di posisi tiga klasemen akhir PSSI Anniversary Cup 2018 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Kamis (3/5/2018). Kepastian itu didapat setelah laga terakhir melawan Uzbekistan, Skuad Garuda Muda &amp;ndash;julukan Timnas Indonesia U-23&amp;ndash; bermain imbang dengan skor akhir 0-0.

Menanggapi laga tersebut, pelatih Timnas Indoneia U-23 yakni Luis Milla mengaku senang dengan torehan anak asuhnya. Meski gagal meraih gelar juara, tetapi usaha yang dilakukan para pemain diapresiasi Luis Milla dengan cukup baik.

Baca juga Laga Timnas Indonesia U-23 Kontra Uzbekistan Berakhir Imbang 0-0 di PSSI Anniversary Cup 2018 



Sebab jika melihat dari level tiga tim lainnya yakni Bahrain, Uzbekistan, dan Korea Utara, kekuatan lawan memiliki kelas yang lebih tinggi. Luis Milla pun memuji kerja keras para pemain serta staff yang mampu mengimbangi tim-tim papan atas Asia sekelas mereka.

&amp;ldquo;Pertandingan malam ini intensitas sangat tinggi. Saya sudah sadar level inilah yang akan kami temui pada Agustus mendatang yaitu adalah level maksimum dari tim-tim besar di Asia. Secara keseluruhan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada PSSI yang telah menyelenggarakan event ini dan mengundang negara-negara kuat,&amp;rdquo; ungkap Luis Milla, seusai pertandingan.Ucapan terima kasih juga dilontarkan Luis Milla kepada para penonton  Indonesia yang hadir di stadion untuk mendukung skuadnya. Tak lupa juga  kepada kerja keras tim untuk bisa membawa hasil baik di ajang PSSI  Anniversary Cup 2018.

&amp;ldquo;Saya juga ingin mengucapkan terima kasih, karena tiga pertandingan  ada penonton yang datang. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada tim  saya yang telah mengeluarkan seluruh tenaganya yang akhirnya bisa  mempertunjukkan pertandingan yang menarik,&amp;rdquo; tambahnya.




Hasil positif ini diharapkan Luis Milla bisa menjadi acuan Timnas  Indonesia U-23 untuk gelaran Asian Games di Jakarta pada Agustus 2018.  Tiga tim tersebut bisa menjadi modal untuk gambaran kekuatan terbaik di  kawasan Asia.

&amp;ldquo;Saya katakan ini adalah level yang akan kami temui empat bulan yang  akan datang. Good job semuanya kerja keras yang sangat baik, Agustus  (Asian Games) kami harapkan bisa datang membawa mimpi. Dengan membawa  mimpi kami bisa memberikan yang terbaik untuk Timnas Indonesia,&amp;rdquo;  tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
