<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kimmich Sayangkan Penyelesaian Akhir Bayern di Laga Kontra Madrid</title><description>Kimmich menyayangkan penyelesaian akhir Bayern ketika melawan Madrid di leg pertama semifinal Liga Champions 2017-2018.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/04/27/261/1891922/kimmich-sayangkan-penyelesaian-akhir-bayern-di-laga-kontra-madrid</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/04/27/261/1891922/kimmich-sayangkan-penyelesaian-akhir-bayern-di-laga-kontra-madrid"/><item><title>Kimmich Sayangkan Penyelesaian Akhir Bayern di Laga Kontra Madrid</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/04/27/261/1891922/kimmich-sayangkan-penyelesaian-akhir-bayern-di-laga-kontra-madrid</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/04/27/261/1891922/kimmich-sayangkan-penyelesaian-akhir-bayern-di-laga-kontra-madrid</guid><pubDate>Jum'at 27 April 2018 09:09 WIB</pubDate><dc:creator>Ezha Herdanu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/04/27/261/1891922/kimmich-sayangkan-penyelesaian-akhir-bayern-di-laga-kontra-madrid-TwHCWxhDXB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Joshua Kimmich (Foto: REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/04/27/261/1891922/kimmich-sayangkan-penyelesaian-akhir-bayern-di-laga-kontra-madrid-TwHCWxhDXB.jpg</image><title>Joshua Kimmich (Foto: REUTERS)</title></images><description>MUNICH &amp;ndash; Hasil minor harus didapat oleh Bayern Munich ketika melakoni laga leg pertama babak semifinal Liga Champions musim 2017-2018. Menghadapi Real Madrid, tim berjuluk Die Rotten tersebut takluk dengan skor akhir 1-2 dari lawannya.
Bertindak sebagai tuan rumah, Bayern sebenarnya mengawali pertandingan yang dihelat di Allianz Arena pada Kamis 26 April 2018 dini hari WIB tersebut dengan performa menjanjikan. Bahkan mereka sempat unggul lebih dahulu melalui gol dari Joshua Kimmich.

Akan tetapi jelang babak pertama berakhir, Madrid mampu menyamakan kedudukan melalui gol indah yang dicetak oleh Marcelo Vieira. Memanfaatkan umpan silang Dani Carvajal, Marcelo menyambutnya dengan sepakan voli yang meluncur deras tanpa mampu diamankan kiper Bayern, Sven Ulreich.
Baca Juga: Asensio: Madrid Harus Tampil Lebih Baik dari Bayern di Santiago Bernabeu
Pada babak kedua, Bayern sebenarnya masih mendominasi jalannya pertandingan. Madrid yang terkurung hanya mampu mendapatkan peluang mencetak gol melalui upaya serangan balik yang cepat.
Akan tetapi ternyata taktik tersebut justru berhasil memberikan Madrid gol kedua mereka pada pertandingan ini. Adalah Marco Asensio yang berhasil menyarangkan bola ke gawang Bayern pada menit 57. Skor 2-1 untuk kemenangan Madrid atas Bayern bertahan hingga laga usai.Seusai pertandingan, Kimmich yang mencetak gol untuk Bayern  memberikan komentarnya. Personel Timnas Jerman tersebut mengaku kecewa  dengan penyelesaian akhir Bayern di sepanjang laga melawan Madrid.
&amp;ldquo;Kami benar-benar naif dengan peluang yang ada. Real Madrid  mendapatkan dua kali tendangan ke gawang dan dua kali mereka mencetak  gol. Itu adalah kualitas yang mereka miliki,&amp;rdquo; ucap Kimmich, seperti  dikutip dari Bild, Jumat (27/4/2018).
Baca Juga: Tolisso Yakin Bayern Masih Bisa Tembus Final Liga Champions
&amp;ldquo;Apabila Terdapat dua tim yang mencetak dua gol dari dua kali  tendangan, maka itu merupakan sebuah kualitas. Saya setuju bahwa kami  bisa saja menyudahi laga dengan kemenangan,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Saya bisa katakan bahwa itu bukan permainan yang buruk. Namun,  kesalahan seperti itu akan dihukum jika terjadi di semifinal Liga  Champions, terutama karena kami melawan Madrid,&amp;rdquo; tuntas mantan pemain RB  Leipzig tersebut.</description><content:encoded>MUNICH &amp;ndash; Hasil minor harus didapat oleh Bayern Munich ketika melakoni laga leg pertama babak semifinal Liga Champions musim 2017-2018. Menghadapi Real Madrid, tim berjuluk Die Rotten tersebut takluk dengan skor akhir 1-2 dari lawannya.
Bertindak sebagai tuan rumah, Bayern sebenarnya mengawali pertandingan yang dihelat di Allianz Arena pada Kamis 26 April 2018 dini hari WIB tersebut dengan performa menjanjikan. Bahkan mereka sempat unggul lebih dahulu melalui gol dari Joshua Kimmich.

Akan tetapi jelang babak pertama berakhir, Madrid mampu menyamakan kedudukan melalui gol indah yang dicetak oleh Marcelo Vieira. Memanfaatkan umpan silang Dani Carvajal, Marcelo menyambutnya dengan sepakan voli yang meluncur deras tanpa mampu diamankan kiper Bayern, Sven Ulreich.
Baca Juga: Asensio: Madrid Harus Tampil Lebih Baik dari Bayern di Santiago Bernabeu
Pada babak kedua, Bayern sebenarnya masih mendominasi jalannya pertandingan. Madrid yang terkurung hanya mampu mendapatkan peluang mencetak gol melalui upaya serangan balik yang cepat.
Akan tetapi ternyata taktik tersebut justru berhasil memberikan Madrid gol kedua mereka pada pertandingan ini. Adalah Marco Asensio yang berhasil menyarangkan bola ke gawang Bayern pada menit 57. Skor 2-1 untuk kemenangan Madrid atas Bayern bertahan hingga laga usai.Seusai pertandingan, Kimmich yang mencetak gol untuk Bayern  memberikan komentarnya. Personel Timnas Jerman tersebut mengaku kecewa  dengan penyelesaian akhir Bayern di sepanjang laga melawan Madrid.
&amp;ldquo;Kami benar-benar naif dengan peluang yang ada. Real Madrid  mendapatkan dua kali tendangan ke gawang dan dua kali mereka mencetak  gol. Itu adalah kualitas yang mereka miliki,&amp;rdquo; ucap Kimmich, seperti  dikutip dari Bild, Jumat (27/4/2018).
Baca Juga: Tolisso Yakin Bayern Masih Bisa Tembus Final Liga Champions
&amp;ldquo;Apabila Terdapat dua tim yang mencetak dua gol dari dua kali  tendangan, maka itu merupakan sebuah kualitas. Saya setuju bahwa kami  bisa saja menyudahi laga dengan kemenangan,&amp;rdquo; sambungnya.
&amp;ldquo;Saya bisa katakan bahwa itu bukan permainan yang buruk. Namun,  kesalahan seperti itu akan dihukum jika terjadi di semifinal Liga  Champions, terutama karena kami melawan Madrid,&amp;rdquo; tuntas mantan pemain RB  Leipzig tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
