<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ramos Tak Peduli jika Madrid Diejek Bermain Jelek</title><description>Sergio Ramos menilai bahwa yang terpenting adalah kemenangan Real Madrid.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2018/04/27/261/1891842/ramos-tak-peduli-jika-madrid-diejek-bermain-jelek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2018/04/27/261/1891842/ramos-tak-peduli-jika-madrid-diejek-bermain-jelek"/><item><title>Ramos Tak Peduli jika Madrid Diejek Bermain Jelek</title><link>https://bola.okezone.com/read/2018/04/27/261/1891842/ramos-tak-peduli-jika-madrid-diejek-bermain-jelek</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2018/04/27/261/1891842/ramos-tak-peduli-jika-madrid-diejek-bermain-jelek</guid><pubDate>Jum'at 27 April 2018 00:06 WIB</pubDate><dc:creator>Hendry Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2018/04/26/261/1891842/ramos-tak-peduli-jika-madrid-diejek-bermain-jelek-xNuU41kv8n.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sergio Ramos vs Bayern Munich (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2018/04/26/261/1891842/ramos-tak-peduli-jika-madrid-diejek-bermain-jelek-xNuU41kv8n.jpg</image><title>Sergio Ramos vs Bayern Munich (Foto: Reuters)</title></images><description>MUNICH &amp;ndash; Kemenangan sukses didapat Real Madrid dengan skor 1-2 kala bertandang ke markas Bayern Munich dalam lanjutan leg pertama babak semifinal Liga Champions 2017-2018. Meski sejumlah pihak mengejek kalau Madrid bermain jelek di laga tersebut, namun kapten mereka, Sergio Ramos, nyatanya tak terlalu memusingkannya.
Kemenangan Madrid atas Bayern tersebut dapat dibilang sedikit mengejutkan. Pasalnya, selain Bayern yang bermain di kandang sendiri, tim berjuluk The Bavarian itu juga tak henti-hentinya menggempur lini pertahanan Madrid. Namun, Madrid patut bersyukur karena para pemain Bayern tidak melakukan penyelesaian akhir dengan baik, sehingga peluang yang mereka dapat menjadi sia-sia.
(Baca juga: Asensio: Madrid Harus Tampil Lebih Baik dari Bayern di Santiago Bernabeu)

Kendati demikian, terlepas dari buruknya penyelesaian akhir para pemain Bayern, lini pertahanan Madrid juga patut diacungi jempol. Pasalnya, Ramos dan kolega mampu bermain disiplin yang membuat tim tuan rumah kesulitan mendapat peluang bagus. Perjuangan pertahanan Madrid terhadap serangan Bayern tersebut paling tersorot tentunya saat 15 menit terakhir pertandingan.
Dalam 15 menit tersebut, para pemain Bayern tak henti-hentinya memborbardir gawang Madrid. Pasalnya, kala itu kubu tuan rumah tengah tertinggal 1-2, sehingga mereka berusaha melakukan segala cara demi bisa menyamakan angka atau bahkan membalikkan keadaan. Sayangnya, hingga wasit meniup peluit panjang, gol tambahan yang dinantikan publik Allianz Stadium tak kunjung terwujud.
Selepas pertandingan, beberapa pihak menilai kalau Madrid tak  memainkan sepakbola yang indah karena hanya menahan gempuran Bayern.  Sindiran tersebut kemudian ditanggapi oleh Ramos dengan ringan. Pria  asal Spanyol itu mengungkapkan kalau ia tidak peduli siapa yang bermain  lebih baik karena yang terpenting baginya adalah kemenangan Madrid.

Ramos menerangkan kalau bertahan merupakan cara bagi Madrid untuk  bisa memenangkan pertandingan ketika sudah memimpin atas tim tuan rumah.  Menurutnya, itu adalah cara terbaik mengakhiri pertandingan demi  menjaga kemenangan.
&amp;ldquo;Ketika Anda memimpin di papan skor, Anda bermain sedikit ke dalam  dan banyak mengalami tekanan karena lawan Anda berusaha mengejar gol.  Namun, kami belajar bagaimana mengakhiri pertandingan dan tidak peduli  siapa yang bermain abgus, kami menang,&amp;rdquo; ujar Ramos, menukil dari Sportsmole, Jumat (27/4/2018).</description><content:encoded>MUNICH &amp;ndash; Kemenangan sukses didapat Real Madrid dengan skor 1-2 kala bertandang ke markas Bayern Munich dalam lanjutan leg pertama babak semifinal Liga Champions 2017-2018. Meski sejumlah pihak mengejek kalau Madrid bermain jelek di laga tersebut, namun kapten mereka, Sergio Ramos, nyatanya tak terlalu memusingkannya.
Kemenangan Madrid atas Bayern tersebut dapat dibilang sedikit mengejutkan. Pasalnya, selain Bayern yang bermain di kandang sendiri, tim berjuluk The Bavarian itu juga tak henti-hentinya menggempur lini pertahanan Madrid. Namun, Madrid patut bersyukur karena para pemain Bayern tidak melakukan penyelesaian akhir dengan baik, sehingga peluang yang mereka dapat menjadi sia-sia.
(Baca juga: Asensio: Madrid Harus Tampil Lebih Baik dari Bayern di Santiago Bernabeu)

Kendati demikian, terlepas dari buruknya penyelesaian akhir para pemain Bayern, lini pertahanan Madrid juga patut diacungi jempol. Pasalnya, Ramos dan kolega mampu bermain disiplin yang membuat tim tuan rumah kesulitan mendapat peluang bagus. Perjuangan pertahanan Madrid terhadap serangan Bayern tersebut paling tersorot tentunya saat 15 menit terakhir pertandingan.
Dalam 15 menit tersebut, para pemain Bayern tak henti-hentinya memborbardir gawang Madrid. Pasalnya, kala itu kubu tuan rumah tengah tertinggal 1-2, sehingga mereka berusaha melakukan segala cara demi bisa menyamakan angka atau bahkan membalikkan keadaan. Sayangnya, hingga wasit meniup peluit panjang, gol tambahan yang dinantikan publik Allianz Stadium tak kunjung terwujud.
Selepas pertandingan, beberapa pihak menilai kalau Madrid tak  memainkan sepakbola yang indah karena hanya menahan gempuran Bayern.  Sindiran tersebut kemudian ditanggapi oleh Ramos dengan ringan. Pria  asal Spanyol itu mengungkapkan kalau ia tidak peduli siapa yang bermain  lebih baik karena yang terpenting baginya adalah kemenangan Madrid.

Ramos menerangkan kalau bertahan merupakan cara bagi Madrid untuk  bisa memenangkan pertandingan ketika sudah memimpin atas tim tuan rumah.  Menurutnya, itu adalah cara terbaik mengakhiri pertandingan demi  menjaga kemenangan.
&amp;ldquo;Ketika Anda memimpin di papan skor, Anda bermain sedikit ke dalam  dan banyak mengalami tekanan karena lawan Anda berusaha mengejar gol.  Namun, kami belajar bagaimana mengakhiri pertandingan dan tidak peduli  siapa yang bermain abgus, kami menang,&amp;rdquo; ujar Ramos, menukil dari Sportsmole, Jumat (27/4/2018).</content:encoded></item></channel></rss>
